Janji Penyuluh Kepada Menteri Pertanian


By | 02.14 Leave a Comment
Penyuluh

asncpns.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman, usai memimpin Gerakan Pemberdayaan Petani Terpadu tadi pagi secara serempak di Desa Rawakidang, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, hari Senin (07/12/2015), menantang komandan penyuluh tenaga harian lepas (THL) untuk menambah luas tanam padi periode Oktober-Maret 2016.

"Seluruh jurus kami sudah keluarkan tahun 2015 agar produksi tetap naik meski el-nino. Ibarat pemain bola, sekali main sudah harus menang. Setahun jadi Menteri harus menangkan padi. Saya konsolidasi sambil bertahan sambil menyerang. Hasilnya, di saat el-nino produksi tetap naik. Dihadapkan pada kondisi paling keras tapi produksi bisa naik 74 juta ton," ungkap Mentan. 

Setelah Mentan selesai menanam bibit padi, dirinya melanjutkan perbincangan dengan santai bersama petani. Mentan berbicara dihadapan puluhan penyuluh pertanian lapangan (PPL) guna membantu petani menambah luas lahan dan produksi padi. Dengan adanya penambahan luas tanam ini adalah sebagai salah satu upaya mengurangi impor beras. Target Desember minimal 3 juta hektar sawah bisa ditanami, sedangkan impor beras hanyalah  cadangan.

Sementara itu, Mentan mengajak ketua penyuluh nasional untuk berdiri disebelahnya. Penyuluh tersebut akan ditantang agar menambah luas tanam, jika tidak akan berada di urutan paling akhir diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Dirinya bertanya kepada seluruh penyuluh disana mengenai sudah siapkah untuk penambahan luas tanam dan semua penyuluh serempak menjawab siap.

Menurut Mentan Amran, peran penyuluh bukan sebatas petugas pencatat data saja, melainkan harus turun ke sawah guna menambah luas tanam dan meningkatkan hasil produksi. "Perjuangan tidak gampang. PPL nulis-nulis nggak penting. Sudah tahu kan tanam padi? sudah tahu cara pakai transplanter? Buktikan tambah tanam. 70% bobot penilaian naik PNS ada di tambah tanam. Sudah berapa tahun jadi penyuluh?" tanya Mentan. "Sembilan tahun pak," jawab penyuluh. 

Selain itu, Amran juga mengikat janji dengan penyuluh, jika tidak bisa tambah tanam dan tidak berhasil menaikan produksi padi petani, maka penyuluh tersebut akan diangkat paling akhir menjadi PNS dan penyuluh pun menyetujuinya.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: