Berita CPNS Terbaru

CPNS Formasi Khusus 2017
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur menyebutkan pemerintah daerah dapat menerima Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), tetapi lewat formasi khusus.

"Kita masih buka, tapi formasi khusus," kata dia usai beraudiensi dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu sebagaimana diberitakan laman berita nasional Antara.

Ia mengatakan pemerintah daerah yang mengajukan harus membuat roadmapnya, berapa yang dibutuhkan, tapi harus detail.

Misalnya, kata dia, untuk Dinas Pekerjaan Umum butuh tenaga insinyur apa saja, mungkin insinyur pertanahan, konstruksi, arsitektur, sehingganya pemerintah daerah mempunyai orang-orang yang memiliki keahlian di bidangnya.

Begitu juga untuk bidang-bidang lain seperti, pertanian, guru, tenaga medis. Tujuannya CPNS yang dibutuhkan jelas.

"Tolong buatkan detailnya, nanti berdasarkan hal itu dibuatkan namanya formasi khususnya," kata dia.

Menurutnya pola rekrutmen CPNS pada 2017 tidak akan secara massal, tapi memakai formasi khusus, tujuannya perekrutan itu sesuai kebutuhan.

Untuk itu semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) perlu memetakan serta mengevaluasi tenaga yang dibutuhkan.

Pemetaan ini, tambahnya termasuk menyesuaikan kebutuhan pegawai dengan kualifikasi pendidikannya.

Jangan sampai, katanya saat mengajukan pegawai kualifikasinya tidak sama. Misalnya sarjana bidang agama bekerja di dinas perhubungan, atau sarjana teknik di pariwisata.



Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi menyambut baik peluang penerimaan seperti yang disampaikan pihak Kemenpan-RB.

Menurutnya, jika salah syarat menerima CPNS itu belanja pegawai lebih kecil dari belanja modal, maka Kabupaten Limapuluh Kota tidak akan dapat menerima CPNS, sementara kebutuhan cukup banyak.

Hal itu disebabkan karena banyaknya ASN di daerah itu yang pensiun setiap tahunnya sementara tambahannya tidak ada.

Ia menyebutkan beberapa formasi yang sangat dibutuhkan Kabupaten Limapuluh Kota adalah tenaga guru dan medis.

"Kami akan perintahkan OPD untuk membuat roadmapnya. Nanti diajukan ke Kemenpan-RB," kata Mantan Bupati Limapuluh Kota periode 2005-2010 itu.
Gaji 13 dan 14 PNS
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan Pegawai Negeri Sipil (PNS), prajurit TNI, anggota Polri, dan pejabat negara akan kembali mengantongi gaji ke-13 dan ke-14 atau yang disebut Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini. Terkait hal tersebut, Kemenkeu sedang menanti Peraturan Pemerintah (PP) terkait aturan gaji ke-13 dan ke-14.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Asman Abnur mengatakan pihaknya sedang mengkaji aturan terkait realisasi gaji ke-13 dan ke-14 atau THR tahun ini. Nantinya, pemberian gaji ke-13 dan ke-14 akan diberikan berdasarkan pencapaian kinerja atau penilaian selama bekerja.

"Iya tahun ini (Pemberian gaji ke-13 dan ke-14). Ada ukurannya nanti, mana akuntabilitasnya, nilainya bagus, tunjangan kinerjanya bagus. Per unit nanti, jadi tidak semuanya. Kalau yang belum bagus nilainya masih D, masih C ya enggak kita kasih. Ini jadi motivasi juga," ujar Asman di Gedung Kemen PAN-RB, Jakarta, Jumat (21/4).

Asman mengatakan kinerja pegawai pada saat melakukan tanggung jawab yang diberikan merupakan penilaian pokok dalam pemberian tunjangan. Semakin bagus pelayanan publik yang dilakukan oleh badan atau lembaga, maka besar kemungkinan unit tersebut memperoleh gaji ke-13 dan ke-14.

"Ya, Ini lagi kita desain juga termasuk tunjangan kinerja, segala macam terus kita perbaiki. Kalau pelayanan publiknya sudah bagus, kinerjanya sudah bagus, kita beri apresiasi dong kpd ASN-nya. Harus ada tukin yang lebih baik dari sebelumnya," ujarnya.

Asman memastikan pemberian gaji ke-13 dan gaji ke-14 akan dilakukan tahun ini. Namun demikian, sampai saat ini masih dilakukan beberapa kajian termasuk melakukan koordinasi dengan Kemenkeu. "Ada peraturan nanti saya coba cek dulu. Sudah komunikasi dengan Menteri Keuangan, sudah bentuk tim bersama," pungkasnya.
Penyuluh Pertanian Diangkat CPNS
Senyum sumringah saat ini dirasakan oleh sekitar 6.069 Tenaga Harian Lepas dan para penyuluh pertanian di Seluruh Indonesia, bagaimana tidak, kemarin (11/4) di sela sela kunjungan ke Ungaran Jawa Tengah Menteri Amran Sulaiman secara simbolis menyerahkan Formasi dan Hasil TKD kepada 441 Bupati/Walikota selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) Kabupaten/Kota untuk diangkat menjadi CPNS.

Walaupun saat ini pemerintah masih menerapkan kebijakan moratorium penerimaan cpns dari jalur umum, akan tetapi kado ini dirasakan sangat spesial bagi para penyuluh termasuk menteri Amran sendiri - yang mana dia menjelaskan dia berhasil meyakinkan presiden Jokowi dimana para THL dan penyuluh ini telah berhasil meningkatkan produksi pangan strategis dan pendapatan bagi petani.

Menteri Amran menganggap perjuangan yang telah dilakukannya bukanlah perjuangan mudah - begitu juga bagi kalangan tenaga kontrak dan penyuluh itu sendiri. Menjadi penyuluh pertanian, THL-TB ini statusnya hanya pekerja kontrak yang tiap tahun harus memperbaharui kontrak berdasarkan kinerja. Kalau kinerjanya buruk ya tidak diperpanjang. Statusnya ada pegawai kontrak yang digaji berdasar tingkat pendidikan akhir dan ada juga pegawai lepas

"Bertahun-tahun kami memperjuangkan THL ini, dan kami bersyukur dari 7.684 formasi yang diajukan kepada 441 Kabupaten/Kota di Indonesia, diangkat 6.069 THL menjadi CPNS. Saya serahkan surat keputusan (SK) SKD CPNS ini kepada bupati dan walikota masing-masing daerah" ujar Amran yang juga ditemani Gubernur Jawa Tengah di Alun-Alun Kalirejo, Ungaran (11/4)

Dalam pernyataannya juga, menteri Amran menjelaskan bahwa ribuan THL - TB yang statusnya telah diangkat ini berusia dibawah 35 tahun dan telah bekerja selama delapan hingga 10 tahun, sedangkan bagi para THL-TB penyuluh pertanian yang berusia lebih dari 35 tahun akan diarahkan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) setelah Peraturan Pemerintah tentang Manajemen PPPK diterbitkan.


Kerja Penyuluh Pertanian Dipertanyakan Presiden

Pengangkatan ribuan CPNS dari jalur penyuluh pertanian ini memang patut disyukuri oleh masing masing PPL pertanian ini, dari ribuan guru honorer ataupun tenaga kesehatan yang statusnya masih honorer, ternyata penyuluhlah yang saat ini mendapatkan lampu hijau untuk diangkat menjadi PNS. Tentunya hal ini juga berkaitan dengan kinerja yang telah dilakukan.

Presiden nanya betul itu kerja PPL? Saya bilang betul kerja kerja keras PPL kita tak bergantung impor beras dan berhasil bertahan dari elnino dan lanina, presiden langsung bilang segera lakukan rapat terbatas, saya langsung telepon Menpan-RB bilang Presiden setuju angkat PPL jadi CPNS bulan April ini. Jadi ini negoisasi yang tidak mudah. Jangan main-main gunakan kepercayaan ini. Saya juga dulu dua tahun jadi PPL dan THL, jadi saya tahu gimana perjuangannya. Saya malah dulu masih digaji 150 ribu. cuma saya PPL ditakdirkan jadi Menteri," kata Menteri Amran di Alun-Alun Bung Karno, Ungaran, Semarang, Selasa (11/4).

Menurut Menteri Amran saat ini sebetulnya kebutuhan PPL masih kurang yakni 23.000 PPL dari kebutuhan 80.000 desa. Tapi kata menteri Amran walau kekurangan tenaga PPL, indonesia mampu meraih swasembada. Menteri Amran membeberkan, produksi padi selama dua tahun yakni 2015 hingga 2016 naik 11 persen, jagung naik 21,8 persen, cabai naik 2,3 persen, dan bawang merah naik 11,3 persen. Kemudian, tidak ada impor beras dan ekspor beras naik 43,7 persen, impor jagung turun 66,6 persen dan impor bawang merah turun 93 persen.

Dia berharap setelah turunnya pengangkatan status ini, para penyuluh pertanian harus bekerja lebih maksimal percepatan peningkatan swasembada pangan.

Selain itu, Amran tidak ingin para penyuluh pertanian melakukan pungutan liar (Pungli) dan harus membantu para petani mencapai kesejahteraan yang layak.

"Untuk itu, saya minta THL harus jujur dalam bekerja, dengan tekad dan komitmen membantu tingkatkan produksi dan kesejahteraan petani. Jangan gadai SK PNS itu nanti untuk alasan nikah lagi atau mau utang. Fokus sejahterakan petani kita karena masih banyak yang miskin. Kalau main-main, ada pungli, saya cabut lagi SK-nya," tegasnya.
Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2017
Cita cita menjadi seorang abdi negara seakan sudah mendarah daging bagi sebagian besar warga Indonesia - dan memang tidak salah, karena di lapangan sebagaian besar orang tua memang menginginkan anaknya untuk menjadi seorang PNS dan pelayan negara.

Dari survei yang dilakukan asncpns, dari 100 orang orang tua yang dilakukan wawancara mengenai cita cita dan keinginan orang tua terhadap masa depan anaknya, sebanyak 73% dari mereka mengungkapkan bahwa kelak anak mereka harus menjadi seorang abdi negara, dan sisanya menjawab menjadi dokter dan pengusaha.

Kenyataan ini memang bertolak belakang dengan keinginan pemerintah yang menginginkan warganya untuk bisa mandiri dan berusaha untuk menjadi wirausaha dan atau bekerja di sektor swasta.

Cita cita memang tidak pernah ada yang salah, yang menjadi pertanyaan apakah masih tersedia lapangan pekerjaan yang diinginkan dan apakah cita cita tersebut didukung dengan SDM yang berkualitas atau bahkan anggaran dari pemerintahnya itu sendiri.

Sekolah Pendidikan Kedinasan

Sekolah kedinasan adalah salah satu jalur yang bisa ditempuh bagi anda atau siapapun yang memiliki cita cita menjadi seorang pelayan negara.
Di dalam sekolah kedinasan ini, putra putri terbaik akan digembleng secara terarah dan mumpuni untuk menjadi seorang yang kompeten di bidangnya saat pendidikan selesai nanti - dan tentunya ditempatkan di dinas dinas terkait sesuai pendidikan yang telah ditempuhnya.

Tahun 2017 ini walaupun penerimaan cpns dari jalur umum masih samar dan belum jelas, pemerintah sudah membuka alokasi penerimaan yang dikhususkan untuk putra putri Indonesia di jalur sekolah kedinasan.

Total sebanyak 10.389 orang putra putri terbaik akan diterima dan diserap di lingkungan universitas milik pemerintah tersebut. Dari total tersebut, berikut adalah alokasi rincian masing masing penerimaannya:
  1. STAN 6961 orang
  2. IPDN 1689 orang
  3. STTD 165 orang
  4. POLTEKIP dan POLTEKIM 500 orang
  5. STIN 124 orang
  6. STIS 600 orang
  7. STMKG 250 orang
  8. STSN 100 orang

Detail Dokumen Pengumuman

Untuk lebih jelas anda bisa melihat pengumuman resmi yang telah ditandatangani oleh Dwi Wahyu Atmaji selaku Sekretaris Kementerian PAN RB pada tanggal 3 Maret 2017. Dalam surat yang bernomor: 132/S.SM.01.00/2017 tersebut tertera untuk pendaftaran bisa langsung mengakses www.panselnas.id. Pendaftaran mulai bisa dilakukan tanggal 9 Maret s/d 31 Maret 2017

Alur Pendaftaran Sekolah Kedinasan

Alur Pendaftaran Pendidikan Kedinasan

Setelah anda mengakses portal panselnas.id silakan anda baca secara detail setiap informasi yang tertera di website tersebut, mulai dari jadwal, formasi dan unduhan dokumen yang disediakan.


Tes Seleksi Gunakan CAT CPNS

Sebagaimana tertuang dalam pengumuman tersebut, seleksi dilakukan secara bertahap di masing-masing Kementerian/Lembaga. Salah satu tahapan seleksi bagi para peserta pendaftaran yang memenuhi syarat adalah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang menggunakan Sistem Computer Assisted Test (CAT).

Ujian Computer Assisted Test (CAT) yang akan dilewati peserta meliputi Tes Kompetensi Dasar (TKD) yang terdiri dari Tes Intelegensi Umum (TIU), Tes Karakteristik Pribadi (TWK), dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dimaksudkan untuk menggali pengetahuan, keterampilan, dan sikap/perilaku peserta ujian yang meliputi wawasan nasional, regional, dan internasional maupun kemampuan verbal, kemampuan kuantitatif, kemampuan penalaran, kemampuan beradaptasi, pengendalian diri, semangat berprestasi, integritas, dan inisiatif.

baca juga: Tes CAT CPNS, 1 soal bernilai kurang dari 54 detik

Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan nilai-nilai 4 (empat) Pilar Kebangsaan Indonesia yang meliputi Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika serta Negara Kesatuan Republik Indonesia yaitu mengenai sistem tata negara Indonesia, baik pada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, sejarah perjuangan bangsa, peranan Bangsa Indonesia dalam tatanan regional maupun global, kemampuan peserta dalam berbahasa Indonesia secara baik dan benar.

Pada Tes Intelegensi Umum, dimaksudkan untuk menilai kemampuan intelegensi peserta pada 4 (empat) area, yaitu kemampuan verbal yaitu kemampuan menyampaikan informasi secara lisan maupun tertulis, kemampuan numerik yaitu kemampuan melakukan operasi perhitungan angka dan melihat hubungan diantara angka-angka, kemampuan berpikir logis yaitu kemampuan melakukan penalaran secara runtut dan sistematis serta kemampuan berpikir analitis yaitu kemampuan mengurai suatu permasalahan secara sistematik.

Sedangkan pada Tes Karakteristik Pribadi dilakukan untuk mengetahui kepribadian peserta pada 11 (sebelas) karakteristik, yang terdiri dari integritas diri, semangat berprestasi, orientasi pada pelayanan, kemampuan beradaptasi, kemampuan mengendalikan diri, kemampuan bekerja mandiri dan tuntas, kemauan dan kemampuan belajar berkelanjutan, kemampuan bekerja sama dalam kelompok, kemampuan menggerakkan dan mengkoordinir orang lain, orientasi kepada orang lain serta kreativitas dan inovasi.

baca juga: Tes Karakteristik Pribadi dan rahasia penyelesainnya

Melalui Computer Assisted Test (CAT), peserta akan langsung mengetahui nilai atau grade yang diperolehnya usai peserta menyelesaikan tes tersebut. Untuk dapat melewati tahapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), peserta harus melewati passing grade atau ambang batas nilai untuk dapat melanjutkan kepada tahap seleksi penerimaan selanjutnya.

Penggunaan Computer Assisted System (CAT) dalam Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dijamin cepat, akuntabel, serta transparan. Karena CAT menjamin hasil yang diperoleh peserta ujian dapat diketahui secara langsung tanpa perlu menunggu lama. Nilai hasil ujian akan langsung keluar setelah selesai mengikuti ujian. Selain itu, hasil ujian dengan CAT dapat dipertanggungjawabkan. Aksi peserta pada setiap soal termonitor dalam sistem yang memudahkan dalam audit jika terjadi hal tak terduga selama ujian berlangsung. Ditambah lagi, proses ujian dengan CAT dapat dipantau oleh semua pihak. Pergerakan nilai dari awal pengerjaan sampai dengan selesai dapat diikuti dan jawaban peserta dapat dilacak.