Video of the Day

Hot Update

Selasa, 29 Desember 2020

0

Mulai 2021 Guru Bukan Lagi CPNS tapi PPPK

2021 Guru bukan CPNS tapi PPPK

Mulai tahun 2021 mendatang penerimaan guru sebagai CPNS akan dihilangkan. Hal ini dikatakan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Buma Haryawibisana saat konferensi pers 'Catatan Kinerja Akhir Tahun 2020 Kementerian PAN RB', Selasa (29/12/2020).

Bima menyebut rekrutmen para guru akan dialihkan melalui perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 

"Kami sepakat bahwa untuk guru itu akan beralih menjadi PPPK jadi bukan CPNS lagi. Kedepan, kami akan menerima guru bukan dengan status CPNS, tapi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja," ujar Bima. 

Menurut Bima, perekrutan guru sebagai PPPK akan membantu pemerintah menyelesaikan persoalan distribusi guru secara nasional. Karena kalau CPNS setelah mereka bertugas 4 sampai 5 tahun biasanya mereka ingin pindah lokasi. Dan itu menghancurkan sistem distribusi guru secara nasional. 20 tahun kami berupaya menyelesaikan itu, tetapi tidak selesai dengan sistem PNS," ungkapnya. 

Tak hanya itu, tenaga kepegawaian lain seperti dokter, perawat, dan penyuluh akan direkrut PPPK. Bima mencontohkan, di berbagai negara maju lebih banyak jumlah PPPK daripada PNS. "Sebenarnya best practice di negara-negara maju juga melakukan hal yang sama. Jumlah PPPK di negara maju sekitar 70-80 persen, PNS-nya hanya 20 persen. Untuk hal-hal yang sifatnya pelayanan publik status kepegawaian adalah PPPK," kata dia.



0

Seleksi CPNS 2021 Digelar Bulan Juni

Tes CPNS bulan juni

Seleksi penerimaan CPNS tahun 2021, direncanakan akan digelar pada bulan juni. Kepastian ini didapatkan dari Kepala Badan Kepegawaian Negara ( BKN) Bima Haria Wibisana yang memastikan bahwa pengadaan seleksi CPNS tahun 2021 mendatang adalah untuk memenuhi kebutuhan pegawai. 

"Diperkirakan formasi itu Mei dapat ditetapkan. Untuk pelaksanaan tes paling lambat Juni sudah harus dimulai agar bulan Desember sudah bisa diselesaikan seluruh proses seleksi CPNS-nya," kata Bima dalam konferensi pers 'Catatan Kinerja Akhir Tahun 2020 Kementerian PAN RB', Selasa (29/12/2020). 

Ia mengatakan pemerintah sudah punya pengalaman menyelenggarakan seleksi CPNS di tengah pandemi tahun ini. Menurut Bima, tidak ditemukan adanya klaster penularan Covid-19 akibat pelaksanaan tes CPNS di 2020. Bima pun yakin pemerintah bisa melaksanakan seleksi CPNS dengan baik pada tahun mendatang.

"Kami akan terus memperbaiki sistemnya. Kami merasa memiliki keyakinan mampu dan melaksanakan itu seperti yang telah kami lakukan pada saat-saat yang lalu," ucapnya. Bima menjelaskan, seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB) tetap akan dilakukan dalam tes CPNS 2021.

Kementerian PAN RB bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menyiapkan soal-soal. "SKD tetap akan dilakukan bersama dengan SKB. Soal-soal juga akan dibuat dan ditambah oleh Kementerian Pendidikan untuk perbanyak jumlah soal yang bisa disampaikan," katanya. Gambaran materi pembelajaran terbaik dan Soal CPNS silakan akses www.paketlkit.com



Selasa, 03 November 2020

0

Kuota Formasi Lebih Besar, Seleksi CPNS 2021 Segera Dibuka

Tes CPNS menggunakan Protokol Covid19

Walaupun saat ini pemerintah masih menyelesaikan proses rangkaian penerimaan seleksi 2019 yang sempat terganggu akibat adanya pandemi - akan tetapi pemerintah sudah memastikan bahwa tahun 2021 pemerintah akan segera membuka kran penerimaan CPNS kembali dengan kuota yang lebih besar - hal ini selain diakibatkan karena tahun 2020 tidak ada perekrutan CPNS, formasi cpns tahun 2019 pun masih banyak yang kosong dan belum terisi.

"Masih adanya formasi yang kosong pada CPNS Tahun 2019 - yang akhir Oktober 2020 sudah ada ketetapan untuk K/L (kementerian/lembaga)/Pemda prinsipnya dapat dipertimbangkan untuk dialihkan ke formasi tahun 2021," ujar Tjahjo kepada pers di Jakarta, Minggu 1 November 2020


Formasi CPNS 2019 Dialihkan

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo menjelaskan seleksi CPNS 2021 berpeluang digelar karena masih ada formasi kosong pada seleksi CPNS 2019. Kekosongan tersebut ada kemungkinan dialihkan untuk formasi CPNS 2021. "Masih adanya formasi yang kosong pada CPNS Tahun 2019 - yang akhir Oktober 2020 sudah ada ketetapan untuk K/L (kementerian/lembaga)/Pemda prinsipnya dapat dipertimbangkan untuk dialihkan ke formasi tahun 2021," kata Tjahjo kepada wartawan di Jakarta, dikutip Minggu (1/11/2020). 


Kuota Formasi Lebih Besar

Kabar dibukanya lowongan CPNS 2021 mulanya disampaikan oleh Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik sekaligus Juru Bicara Kemenpan-RB, Andi Rahadian. "Mengenai jumlah formasi CPNS untuk tahun 2021, kami perkirakan akan lebih besar dari jumlah formasi tahun 2019," ujar Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik sekaligus Juru Bicara Kemenpan-RB, Andi Rahadian kepada detikcom, Jumat (30/10/2020).

 

Kapan Diumumkan

Andi mengatakan pemerintah akan mengusahakan pengumuman seleksi CPNS 2021 dilaksanakan secepatnya. "Hingga saat ini, kami sedang memastikan waktu atau bulan yang tepat untuk mengumumkan. Namun, diusahakan bisa secepatnya," tutur dia.

 




Senin, 04 Mei 2020

0

Pandemi Corona - Seleksi Kompetensi Bidang Belum Diputuskan Ditiadakan

Pandemi Corona Seleksi Kompetensi Bidang Belum Diputuskan Ditiadakan
Pandemi virus corona yang terjadi membawa berbagai macam perubahan dalam setiap aspek segi kehidupan, begitu juga dalam bidang pemerintahan. Akan tetapi khusus untuk tes seleksi bidang CPNS tahun anggaran 2019, pemerintah hingga saat ini belum memutuskan bahwa pelaksanaan seleksi CPNS akan ditiadakan. Seperti halnya dengan Seleksi Kompetesi Dasar (SKD), SKB akan menjadi rangkaian seleksi yang hasilnya akan turut menentukan kelulusan peserta dalam seleksi CPNS.

Pelaksanaan SKB yang pada rencana semula akan digelar mulai 25 Maret 2020 diputuskan ditunda sampai hingga waktu yang belum ditentukan. Penundaan pelaksanaan SKB telah disampaikan oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) melalui Surat Menteri PANRB Nomor B/318/M/SM/01.00/2020 tanggal 17 Maret 2020 perihal Penundaan Jadwal SKB Seleksi CPNS Formasi Tahun 2019.

Pelaksanaannya merujuk pada Peraturan Menteri PANRB Nomor 23 Tahun 2019 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil dan Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2019, dan Surat Kepala BKN Nomor K 26-30/V 205-4/99 tentang Jadwal Pelaksanaan Seleksi Penerimaan CPNS Formasi Tahun 2019.

"Perlu pula kami sampaikan, komposisi penetapan kelulusan peserta seleksi CPNS formasi 2019 tetap akan mengacu ketentuan yang tertuang pada Peraturan Menteri PANRB Nomor 23 Tahun 2019 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan PNS dan Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2019," tulis Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam keterangan resminya, Sabtu (2/4/2020).

Sejumlah hal yang diatur dalam regulasi tersebut di antaranya pembobotan nilai SKD dan nilai SKB adalah 40 persen dan 60 persen. Penjelasan ini sekaligus merupakan bantahan atas sejumlah informasi tak berdasar yang menyebutkan bahwa kelulusan pada seleksi CPNS Formasi tahun 2019 hanya melihat hasil SKD.

Saat ini BKN sedang mengkaji kemungkinan pelaksanaan SKB jika akan berlangsung di tengah pandemi Covid-19. Selain itu BKN juga sedang mengelaborasi model pelaksanaan SKB yang tidak bertentangan dengan protokol kesehatan dan keselamatan jika akan digelar dalam situasi pandemi virus ini.

Tentang SKB Sebagai informasi, berdasarkan Permenpan RB No.24/2019 mengenai passing grade, nilai sub test SKD yang dapat dinyatakan lolos passing grade adalah Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 65, Tes Intelegensi Umum (TIU) 80, dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 126. Tes SKB dianggap paling menentukan jika diukur dari persentase nilainya. Ini karena banyak kementerian/lembaga pusat dan daerah yang menetapkan tes SKB berkontribusi sebesar 60 persen dari total penilaian. Sisanya disumbang oleh tes SKD.

Peraturan Kemenpan RB Nomor 36 Tahun 2018 menyebutkan tes SKB meliputi antara lain computer assisted test (CAT), tes potensi akademik, tes praktik kerja, tes bahasa asing, tes fisik atau kesamaptaan, psikotes, tes kesehatan jiwa, dan/atau wawancara.

Jumlah tes selama pelaksanaan SKB ini berbeda-beda setiap instansi pemerintah. Sejumlah instansi hanya mensyaratkan SKB dilakukan hanya lewat CAT, sementara banyak pula instansi yang mensyaratkan pelamar CPNS melakukan sejumlah tahapan seleksi dari psikotes hingga wawancara.

Setiap formasi akan dihadapkan dengan jenis ujian berbeda. Umumnya, pelamar akan dihadapkan dengan ujian CAT dengan soal-soal seputar bidang yang dilamar. Daftar rangkaian tes SKB yang harus dijalani pelamar CPNS ini bisa dilihat pada dokumen pedoman resmi setiap instansi pemerintah yang membuka lowongan formasi. Jika tahapannya berbentuk ujian lewat CAT, materi soal tes SKB yang diujikan sangat terkait dengan bidang formasi serta instansi yang dilamar calon abdi negara. Pelamar bisa fokus pada kisi-kisi soal CAT di SKB sesuai dengan posisi yang dilamarnya. Rekomendasi pilihan SKB terbaik bisa mengacu pada Paket LKIT SKB



Senin, 09 Maret 2020

0

Tes CPNS...Pilih Instansi CPNS Dengan Tunjangan Fantastis

Pilihan Formasi Terbaik CPNS 2020
Menjadi seorang ASN menjadi salah satu profesi idaman banyak orang di negeri ini. CPNS yang tidak selalu dibuka saban waktu penerimannya menjadi ajang rebutan dan kompetisi bagi jutaan kaum muda di seluruh pelosok negeri. Mereka rela berbondong bondong mengikuti tes demi memperjuangkan impian dan masa depan menjadi seorang abdi negera.

Dalam rekrutmen CPNS 2019 yang saat ini masih menunggu hasil SKD, berdasarkan data BKN, jumlah orang yang mendaftar dalam rekrutmen CPNS Tahun Anggaran 2019 mencapai 5.056.585 pelamar untuk 196.682 formasi...ini jumlah yang sangat tidak sedikit..dan begitu fantastis !!

Tahun Anggaran 2020 rupanya pemerintah akan kembali membuka kran penerimaan untuk abdi negara ini - yang pengumumannya kemungkinan akan diumumkan sekitar bulan September mendatang. Penerimaan CPNS ANggatran 2020 ini tidak luput dari total alokasi formasi yang tidak terisi saat ini, kekurangan ASN di berbagai instansi akibat tidak melakukan rekutmen pada seleksi cpns 2019, pengisian pos pos ASN yang memasuki masa pensiun dan juga merekrut ASN muda berbasis 4.0 untuk menyosngsong era Revolusi Industri yang nanti akan ditempatkan di ibukota baru.

Bagi kamu yang saat ini belum berhasil menjadi ASN dan atau akan mencoba kembali dalam pelaksanaan seleksi CPNS tahun 2020 mendatang - berikut adalah beberapa rekomendasi Instansi yang bisa dipilih sebagai Instansi yang menurut mimin menjadi instansi terbaik karena memiliki tunjangan dengan nominal yang fuantastissss...

Mimin infokan ini, karena standard tes setiap kementerian dan instansi adalah sama menggunakan CAT BKN - tapi nanti setelah kamu jadi ASN, tiap kementerian mempunyai tunjangan yang berbeda-beda. Tentunya mimin wajib menginfokan hal ini agar semua bisa memilih dan mimilah mana yg terbaik untuk masa depan masing masing.


1. Direktorat Jenderal Pajak

Meski masih di bawah naungan Kementerian Keuangan, tunjangan yang diterima PNS di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) berbeda dari kementerian induknya. Bahkan, sempat diwacanakan agar DJP diusulkan menjadi kementerian terpisah. Selain itu, DJP juga jadi direktorat dengan jumlah pegawai terbesar dari semua kementerian atau lembaga yang ada di Indonesia. Tunjangan PNS DJP diatur dalam Perpres 37/2015, posisi dirjen pajak yang setara eselon 1 bisa memperoleh tukin Rp 117.375.000 per bulan. Tukin terendah DJP tercatat Rp 8,45 juta per bulan untuk pelaksana. Sisanya PNS DJP bisa memperoleh tukin belasan hingga puluhan juta setiap bulan.

Jika kamu akan mengikuti tes CPNS di lingkungan ini - kamu wajib belajar dengan Paket LKIT Pack Titanium, dan untuk SKBnya sendiri, silakan pilih Paket LKIT SKB Keuangan

2. Pemprov DKI Jakarta

Tunjangan PNS di Provinsi DKI Jakarta sejauh ini jadi yang tertinggi dibandingkan pemda lain di seluruh Indonesia. Ini wajar, mengingat APBD Jakarta adalah yang paling kaya. Bagi PNS DKI Jakarta, ada pemasukan tambahan di luar gaji yang disebut Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) yang besarannya mencapai Rp 17.370.000 untuk jabatan fungsional umum dan teknis terampil. Sebagai contoh, untuk lulusan IPDN yang sudah diangkat PNS dengan golongan IIIa saja, total gaji yang diterima mencapai Rp 19.949.000. Besarnya tunjangan yang diterima PNS DKI Jakarta sangat variatif mengikuti masa kerja dan jabatan yang diembannya, baik di fungsional maupun pelaksana.

Rekomendasi pilihan pembelajaran PAket LKIT di pemprov DKI adalah Paket LKIT Pack Titanium, dan untuk SKBnya sendiri, silakan pilih Paket LKIT SKB Pemda.

3. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)

BPK jadi salah satu instansi yang memiliki tunjangan yang lumayan tinggi. Tunjangan pegawai BPK diatur secara khusus dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 188 Tahun 2014. Dalam Perpres itu, tunjangan paling rendah yang diterima PNS BPK yakni sebesar Rp 1.540.000 untuk kelas jabatan 1 dan paling besar Rp 41.550.000 untuk kelas jabatan 17. Tugas BPK sebagai pengawas dari laporan keuangan negara jadi alasan pegawai di instansi ini mendapatkan tunjangan yang lebih tinggi dibandingkan kementerian atau lembaga lainnya

Jika kamu akan mencoba peruntungan di BPK, persiapkan kemampuan kamu dengan Paket LKIT Pack Titanium - SKB pilihan yang bisa kamu pilih adalah Paket LKIT SKB BPK

4. Kementerian Keuangan

Tunjangan yang diterima ASN di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) juga terbilang berada di jajaran paling tinggi dibandingkan instansi pemerintah lain, meski besaran tunjangannya masih di bawah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang notabene masih di bawah Kemenkeu.

Tunjangan bagi PNS Kemenkeu diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 156 Tahun 2014, di mana tunjangan terendahnya yakni sebesar Rp 2.575.000 untuk kelas jabatan terendah dan Rp 46.950.000 untuk kelas jabatan 27. Mengingat besarnya tunjangan yang diterima PNS Kemenkeu, kementerian ini menjadi salah satu yang paling diincar pelamar dalam setiap rekrutmen CPNS.

Kamu bisa m,emilih rekomendasi yang sama dengan Ditjen Pajak diatas jika akan melamar CPNS di kementerian Keuangan

5. Kementerian Hukum dan HAM

Kemenkum HAM adalah salah satu kementerian terbesar dari sisi jumlah anggaran dan jumlah pegawai. Tunjangan PNS di lingkungan kementerian ini diatur dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 5 Tahun 2015. Tak mengherankan, jumlah jabatan di kementerian ini mencapai 234. Jabatan paling rendah, yakni caraka dengan kelas jabatan 3, mendapatkan tunjangan sebesar Rp 2.211.000. Kemudian, jabatan paling tinggi kelas 17 yakni sekretaris jenderal, tunjangannya ditetapkan sebesar Rp 27.577.500.

Untuk Kemenkumham, silakan pilih Pack Titanium dengan pilihan paket LKIT SKB yang bisa kamu pilih adalah SKB Hukum.


Selasa, 03 Maret 2020

0

Rumus Ketjeh Libas Soal SKD Bela Negara

Soal SKD CPNS tahun 2019 dikatakan lebih sulit drpada soal SKD tahun 2018 - dan hal ini dibenarkan oleh Bima Haria Wibisana Kepala Badan Kepegawaian Negara seperti dikutip CNN

"Lebih tinggi sekarang tingkat kesulitannya. Nah, sebetulnya tingkat kesulitan relatif... Ada perbedaan soal sekarang lebih berkualitas dibanding soal tahun lalu," kata Bima di Kantor BKN, Jakarta, Senin (27/1)

Lebih lanjut, Bima menyatakan pihaknya sebenarnya memiliki beberapa model soal SKD, yakni soal yang memiliki kesulitan tinggi, sedang, hingga rendah. Meski demikian, ia menjamin ketiga komposisi soal itu akan terdistribusi merata. Ia menambahkan tingkat kesulitan soal SKD tahun ini berdampak pada Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Pengadaan CPNS menjadi menurun.

Kategori Soal SKD CPNS

Kategori dari soal SKD CPNS itu sendiri terdiri dari TIU, TKP dan TWK. Saat ini mimin tidak akan membahas mengenai TKP dan TIU karena dengan TIPS yang sudah mimin jelaskan dalam postingan sebelumnya sudah cukup untuk mengatasi kesulitan dari kedua kategori soal tersebut - yang akan mimin jelaskan kali ini adalah mengenai "Soal CPNS Bela Negara"

Dalam tes TWK yang paling baru adalah munculnya bahan ujian mengenai "Bela Negara" - dan ini yang baru dalam rekrutmen cpns tahun 2019 ini.

Soal CPNS kategori bela negara dianggap salah satu soal sulit, karena selain soalnya dalam bentuk HOTS baru - Jawaban yang disuguhkankan pun terasa mirip dan seakan betul semua.

Benarkah demikian?? Yuk kita intip salah satu soal HOTS CPNS bela negara yang diberikan dalam Paket LKIT 2.0 yang sudah mulai bisa dilakukan pre-order mulai tanggal 10 Maret 2020 mendatang di paketlkit.com

Soal TKD CPNS Bela Negara

Soal diatas adalah merupakan salah satu soal HOTS bela negara yang diambil dari Paket LKIT 2.0.
Lalu jawaban yang manakah dianggap benar menurutmu??

Soal tersebut sudah memenuhi kaidah kesulitan sedang - tapi akan terasa sulit jika tidak mengetahui ataupun memiliki materi yang memadai. Jawaban di poin A, B, C, D dan E terasa benar semuanya, sehingga sangat membingungkan untuk memilih jawabannya.

Dalam Paket LKIT 2.0 - kamu akan diberikan "Rumus Ketjeh Bela Negara" dimana rumus ini adalah salah satu rumus terbaru dalam Paket LKIT, sehingga soal cpns bela negara dalam bentuk apapun yang nanti kamu temukan dalam ujian - kamu akan bisa menjawabnya dengan mudah.

Paket LKIT selalu memberikan kemudahan dalam pembelajaran dan sangat terkenal dengan rumus rumus ketjehnya sehingga telah berhasil meluluskan ribuan CPNS di seluruh Indonesia di berbagai instansi. Rumus ketjeh Paket LKIT antara lain
  1. Rumus Ketjeh Pancasila
  2. Rumus Ketjeh UUD 
  3. Rumus Ketjeh Hitungan
  4. Rumus Ketjeh TKP
  5. Rumus Ketjeh Figural, dan
  6. Rumus Ketjeh Bela Negara
Rumus rumus tersebut tinggal langsung kamu tertapkan ke dalam soal tes - dan soal sesulit apapun akan jadi terasa cemen dan memble - detail kamu bisa akses www.paketlkit.com

Soal CPNS model terbaru tersebut sengaja diberikan kepada setiap peserta tes untuk menyaring Smart ASN 4.0 yang berfikir #ThinkOutofTheBox, #Smart #ThinkDifferent guna memenuhi kebutuhan ASN dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0.



Miliki dan Pelajari Paket LKIT sekarang - #PaketLKITThinkOutofTheBox dan #PaketLKITThinkDifferent. Sukses Untukmu !!


0

Gagal SKD Jangan Berkecil Hati - Tahun 2020 CPNS Dibuka Kembali

Gagal Tes SKD Coba Lagi Dalam Penerimaan CPNS 2020
Kamu yang gagal dalam seleksi CPNS 2019 jangan berkecil hati karena tahun 2020 pemerintah akan kembali membuka kran penerimaan CPNS. Rekrutmen CPNS 2020 akan dibuka jika semua tahapan penerimaan CPNS 2019 selesai dilakukan.

Saat ini, proses pelaksanaan rekrutmen CPNS 2019 sudah akan memasuki tahap SKB - dimana sebagian besar proses SKD hampir di seluruh instansi selesai digelar. Adapun masing-masing formasi mempunyai nilai ambang batas kelulusan yang berbeda untuk ketiga sub-tes (TKP, TWK, dan TIU) yang diujikan dimana semuanya diatur berdasarkan Permenpan RB Nomor 24 Tahun 2019.

Kran Formasi CPNS 2020
Formasi yang akan dibuka dalam CPNS 2020 mendatang sebagian besar masih akan di dominasi oleh formasi tenaga kesehatan, guru dan tenaga penyuluh. Selain itu rekrutmen juga ditujukan untuk mengisi formasi formasi yang kosong ditinggalkan, karena banyak ASN yang memasuki masa pensiun.

Beberapa Instansi pun banyak yang tidak membuka kran penerimaan pada rekrutmen CPNS 2019 kemarin - dan tahun 2020 kran penerimaan baru akan dibuka - sebagai salah satu contoh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menunda pelaksanaan CPNS 2019 karena adanya struktur baru yang masuk ke kementerian tersebut.

Hal senada juga diungkapkan oleh Andi Rahadian, Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kemenpan RB seperti dikutip tribun - dimana kemungkinan besar, formasi rekrutmen CPNS 2020 akan diisi oleh instansi yang tidak membuka seleksi CPNS 2019.

"Ya memang pada saat mereka (instansi) mengajukan penundaan untuk pembukaan CPNS 2019," kata Andi

"Di daerah-daerah kan ada beberapa yang menyatakan tidak membuka seleksi penerimaan CPNS untuk tahun ini," ungkap dia.

"Nah, untuk yang tidak membuka penerimaan CPNS pada tahun ini, kita minta untuk disampaikan kebutuhan formasinya," katanya.

"Hal itu untuk CPNS tahun 2020 sebagai bahan pertimbangan kita untuk menetapkan formasinya," terangnya.

Permohonan kebutuhan formasi tersebut, imbuhnya, sebagai bahan pertimbangan Kemenpan-RB untuk melengkapi kebutuhan formasi di setiap instansi.


Kegagalan tahun ini jadikanlah pengalaman untuk bisa lulus tes di tahun berikutnya - jangan berkecil hati, karena keberhasilan itu takkan pernah indah jika tidak diawali dengan kegagalan. Cummunguuuud....


Sosmed Kita

Facebook
Like Us
Google Plus
Follow Us
Twitter
Follow Us
Pinterest
Follow Us

Subscribe dapetin info asncpns

(Kamu dapetin kabar Fresh dari kita, aman dari HOAX)