Berita CPNS Terbaru

Pengumuman Tes CAT CPNS 2018 Juli
Sulitkah Tes CAT CPNS BKN?

Sebanyak 2.433.656 orang pada tahun 2017 tercatat melakukan pendaftaran seleksi CPNS. Dari jumlah tersebut hanya sekitar 33.155 orang saja yang dinyatakan lolos seleksi, atau menyisakan sekitar 1 persen saja yang bisa lulus PNS berdasarkan passing grade. Pertanyaannya sekarang, apakah memang sulit soal soal CPNS CAT BKN tersebut?

Soal CAT CPNS BKN dibagi menjadi 3 golongan kategori soal, yaitu soal golongan kategori TWK sebanyak 35 Soal, kategori TIU sebanyak 30 Soal, dan TKP sebanyak 35 soal. Jumlah soal keseluruhan sebanyak 100 soal. Dari 100 soal tersebut harus selesai dikerjakan dalam jangka waktu 90 menit, atau dengan kata lain tiap satu soal bernilai kurang dari 54 detik.

Untuk cara penilaian perhitungan soal TWK, TIU dan TKP berbeda satu sama lain. Bobot nilai adalah mulai dari nilai 0 sampai dengan nilai 5 untuk tiap satu soal. Nilai sempurna dari total semua soal adalah 520. Bobot dari salah dan benarnya sendiri bisa dibaca secara jelas dalam cara perhitungan detail passing grade CPNS 2018

Pengumuman CPNS s/d Pelaksanaan Seleksi CAT

Pengumuman penerimaan dan pembukaan CPNS sendiri akan diumumkan waktunya setelah pilkada seperti yang selalu menteri Asman jelaskan dalam berbagai kesempatan. Sementara diketahui pemungutan dan penghitungan suara Pilkada Serentak 2018 sendiri akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018. Kemungkinan besar pengumuman CPNS akan diumumkan sekitar bulan Juli 2017 atau paling lambat Agustus 2017.

Berdasarkan PP 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai negeri Sipil, tersedia waktu antara 20 hari sampai dengan satu bulan untuk memberikan kesempatan bagi putra-putri terbaik di seluruh Indonesia mendaftarkan diri secara online di sscn.bkn.go.id. Setelah itu barulah seleksi tes berbasis CAT dimulai. Dari penjelasan detail diatas sekarang dapat diprediksi kapan pelaksaan tes CPNS dilaksanakan.

Seleksi Tes sendiri dimulai dari screening administrasi (proses kelengkapan berkas dan administrasi dokumen pada saat pendaftaran secara online), Seleksi SKD CAT dan SKB

"Ketika sudah selesai semua administrasi dokumen online itu, tiba masanya kemudian seleksi kompetensi dasar (SKD) dengan CAT BKN. Kalau di luar itu, untuk Seleksi Kompetensi Bidang biasanya K/L sendiri yang menyelenggarakan, walaupun ada beberapa yang menggunakan CAT BKN," Ungkap Muhammad Ridwan selaku Karo Humas BKN seperti asncpns kutip dari detik.
Paket LKIT Lulus CPNS


Paket LKIT menjadi bahan pembelajaran terbaik yang sangat direkomendasikan untuk dipelajari oleh tiap calon pelamar CPNS. Selain memiliki keakuratan materi yang sangat baik, Paket LKIT juga terbukti diakui sebagai bahan pembelajaran berbobot dalam rangka menghadapi seleksi CPNS oleh Kemenpan RB, detailnya bisa dilihat di https://www.paketlkit.com/p/special.html

Setelah Lolos CPNS

Setelah lolos seleksi menjadi CPNS, ternyata tak lantas bisa menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Herman Suryatman mengatakan, setelah lolos menjadi CPNS, tak lantas langsung menjadi PNS. Jabatan CPNS tersebut bakal melekat selama sekitar satu tahun sebelum benar-benar diangkat menjadi PNS.

"Jadi selama kurang lebih selama satu tahun itu masa dia menjadi CPNS, kan ada masa orientasi, pra jabatan, dan lainnya. Kurang lebih, ya kira-kira satu tahun," kata Herman.

Lebih lanjut Herman menegaskan, selama masa tersebut CPNS harus menunjukkan sikap, kinerja, serta disiplin yang baik. Bila melanggar ketentuan, maka CPNS tersebut tak akan diangkat menjadi PNS.

"Kalau selama jadi CPNS dia tidak disiplin, ya dia melanggar peraturan, ya dia tidak diangkat jadi PNS," katanya.

Herman menjelaskan, contoh disiplin yang dimaksud tersebut tertera dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS. Nantinya, ada bentuk-bentuk pelanggaran disiplin mulai dari pelanggaran disiplin ringan, sedang, maupun berat.

Dia melanjutkan, bila CPNS tersebut melanggar disiplin berat maka sanksi yang bisa terima adalah diberhentikan dan gagal menjadi PNS.

"Misalnya tidak masuk kerja selama 40 hari. Yang jelas dia tidak masuk kerja sesuai ketentuan, ya dia bisa dikenakan hukuman disiplin berat, dan bisa gagal jadi PNS. Maka itu, selama jadi CPNS dia harus menjaga sikap, menjaga kinerja, menjaga disiplin," tuturnya.

Dalam masa orientasi tersebut, Herman mengatakan CPNS akan mendapatkan penilaian kinerja maupun penilaian disiplin. Setelah semua itu dijalani, baru CPNS tersebut diangkat menjadi PNS.

"Nanti dilihat seperti apa kinerjanya itu, kalau baik, menunjukan kinerja yang baik, baru diangkat jadi PNS," kata Herman.

Tak hanya itu, selama berstatus CPNS, maka gaji yang diterima baru sebesar 80% dari penghasilan. Setelah menjadi PNS, barulah 100% gaji dan penghasilan bakal diterima.

"Untuk gaji, penghasilannya baru dapat 80%, jadi masih belum full menerima," kata Herman.
Nilai ambang batas kelulusan atau passing grade CPNS untuk tahun 2018 belum diumumkan, akan tetapi jika mengacu pada rekrutmen sekolah kedinasan 2018 yang telah berlangsung kemarin yaitu melalui Permen PANRB No. 22/2018, pemerintah telah menetapkan nilai ambang batas SKD untuk masing-masing kelompok soal yaitu minimal 75 (tujuh puluh lima) untuk TWK, Minimal 80 (delapan puluh) untuk TIU, dan 143 (seratus empat puluh tiga) untuk TKP.

Ambang batas kelulusan tersebut adalah sama persis dengan ambang batas kelulusan seleksi CPNS tahun 2017 yaitu Permenpan RB No 22 Tahun 2017.

Passing Grade CPNS


Cara Perhitungan Detail Passing Grade CPNS

Andai tahun 2018 ini, passing grade seleksi CPNS masih menggunakan nilai acuan passing grade yang sama dengan penjelasan diatas - maka penjelasannya adalah sebagai berikut:

Dijelaskan, nilai ambang batas (passing grade) TWK itu diperoleh dari 35 (tiga puluh lima) soal, dengan bobot nilai jawaban benar setiap soal 5 (lima), dan tidak menjawab 0. Artinya, kalau semua jawaban benar nilainya 185, sedangkan ambang batasnya cukup 15 jawaban benar yang berarti nilainya 75.

Sedangkan TIU, tersedia 30 (tiga puluh) soal dengan bobot nilai 5 untuk setiap jawaban benar, dan nol untuk jawaban salah atau tidak menjawab. Artinya jika jawaban yang diberikan benar semua, berarti nilai yang didapatkan adalah 150. Untuk ambang batas kelulusan, kamu cukup bisa mengisi 16 soal dengan jawaban benar, andai lebih tentu akan lebih baik karena nilai akhir lulus sebenarnya nanti adalah berdasarkan peringkat perankingan peserta yang lulus passing grade - dimana peserta yang paling besarlah yang berhak lulus disesuaikan dengan quota CPNS yang tersedia di instansi yang bersangkutan.

Berbeda dengan kelompok soal TKP, yang terdiri dari 35 (tiga puluh lima) soal. Dalam kelompok soal ini, setiap jawaban ada bobot nilainya, dari satu sampai lima. Tetapi kalau tidak menjawab, tentu saja nilainya nol. Andai saja peserta bisa menjawab sempurna dari ke 35 soal yang diberikan, berarti nilai yang terkumpul adalah 185.

Jumlah nilai sempurna dari ketiga kategori diatas jika dijumlahkan adalah 520. Sampai dengan saat ini, nilai sempurna belum pernah didapatkan oleh peserta seleksi CAT, mungkinkah kamu bisa mendapatkannya dan memecahkan rekor??
Tentunya tidak ada hal sulit, dan tidak ada hal yang tidak mungkin jikalau kamu mau belajar dan mempersiapkan diri dengan baik.

Kisi Kisi Bahan Pembelajaran Materi Soal

Tes Wawasan Kebangsaan

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik (HKIP) Kementerian PANRB Herman Suryatman menjelaskan, TWK merupakan seleksi untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan nilai-nilai 4 (empat) Pilar Kebangsaan Indonesia.

“Keempat pilar itu adalah Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Rebublik Indonesia, yang mencakup sistem tata negara Indonesia, sejarah perjuangan bangsa, peranan Bangsa Indonesia dalam tatanan regional maupun global, dan kemampuan berbahasa Indonesia secara baik dan benar,” ujar Herman di Jakarta, Senin (16/4/2018).

Tes Intelegensi Umum

Adapun Tes Intelegensi Umum (TIU) adalah seleksi untuk menilai kemampuan verbal, yaitu kemampuan menyampaikan informasi secara lisan maupun tulis, kemampuan numerik yaitu kemampuan melakukan operasi perhitungan angka dan melihat hubungan diantara angka-angka.

Selain itu juga untuk menilai kemampuan berpikir logis, yaitu kemampuan melakukan penalaran secara runtut dan sistematis, serta kemampuan berpikir analitis yaitu kemampuan mengurai suatu permasalahan secara sistematik.

Tes Karakteristik Pribadi

Sedangkan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) adalah seleksi untuk menilai integritas diri, semangat berprestasi, kreativitas dan inovasi, orientasi pada pelayanan, orientasi kepada orang lain, kemampuan beradaptasi, kemampuan mengendalikan diri, kemampuan bekerja mandiri dan tuntas.

“Selain itu, juga untuk menilai kemauan dan kemampuan belajar berkelanjutan, kemampuan bekerja sama dalam kelompok, serta kemampuan menggerakkan dan mengkoordinir orang lain,” imbuh Herman.

Paket LKIT Kemenpan

Bahan Pembelajaran

Semua kisi kisi pembelajaran yang telah dijelaskan diatas sudah terangkum detail dan lengkap dalam Paket LKIT 2018. Pelajari semua bahan materi yang diberikan dalam Paket LKIT, dan jadilah yang terbaik tahun ini !!
Detail Jabatan Prioritas CPNS 2018
Beberapa pekan mendatang tepatnya setelah proses pilkada usai, Kementerian PAN RB akan segera melakukan seleksi ujian CPNS 2018. Dan direncanakan akhir bulan mei ini penetepan formasi CPNS baru akan ditetapkan pemerintah.

Usulan usulan formasi yang telah masuk melalui sistem e-formasi menyisakan banyak pertanyaan untuk hampir tiap daerah, berapa usulan formasi yang akan disetujui untuk daerahnya. Setiap usulan formasi yang masuk ke Kemenpan RB tidak akan sepenuhnya disetujui oleh Kemenpan RB, salah satunya adalah karena alasan pertimbangan belanja daerah itu sendiri.

Walaupun formasi yang akan ditetapkan sesuai usulan. Namun, usulan itu harus sesuai dengan formasi jabatan yang dibutuhkan seperti tenaga kesehatan, pendidik, dan jabatan yang mendukung percepatan pembangunan masing masing daerah dan juga jabatan yang mendukung program nawacita

Dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa, 23 Mei 2018, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PAN RB) Asman Abnur mengatakan, proporsi terbesar formasi calon pegawai negeri sipil atau CPNS tahun 2018 -2024 akan difokuskan untuk jabatan-jabatan teknis dan spesialis. Jabatan teknis dan spesialis ini diprioritaskan untuk mendukung pembangunan daerah tertinggal, terluar, dan terdepan.

"Karena itu rekrutmen CPNS akan diprioritaskan untuk tenaga pendidikan dan kesehatan, tenaga pendukung pembangunan infrastruktur, poros maritim, ketahanan energi, serta ketahanan pangan," ujar Asman.

Pemerintah memerlukan spesialisasi keahlian, menurut Asman, agar perencanaan dan usulan aparatur sipil negara (ASN) baru bisa difokuskan pada jabatan-jabatan spesifik sesuai core business instansi, arah pembangunan nasional atau daerah, dan sasaran Nawacita. Dengan begitu diharapkan dapat meningkatkan daya saing bangsa di dunia internasional.

Baca Juga:
Passing Grade Kelulusan CPNS 2018

Asman menjelaskan, saat ini jumlah ASN nasional adalah 4,3 juta lebih, dengan proporsi terbesar selain guru adalah tenaga pelaksana dan administrasi sebesar 1,6 juta atau sekitar 38 persen. Untuk mendukung terciptanya birokrasi berkelas dunia tahun 2024, pemerintah menyelenggarakan program strategis yang dimulai dari perencanaan, rekrutmen dan seleksi, pengembangan kompetensi, hingga reformasi kesejahteraan.

Indonesia dan dunia yang tengah menghadapi perubahan cepat di era industri 4.0, menurut Asman, harus diantisipasi. Era industri 4.0 ini di antaranya terlihat dari dominasi peran mesin dan otomatisasi, serta terintegrasinya sistem komputasi dan jejaring dalam proses fisik.

Lulus Seleksi CPNS

Oleh karena itu diperlukan ASN yang profesional, berwawasan global, menguasai teknologi informasi dan bahasa asing, memiliki daya hospitality, entrepreneurship, dan networking. Selain itu ASN juga harus tetap memiliki rasa nasionalisme dan berintegritas.

Adapun dalam pelaksanaan rekrutmen dan seleksi CPNS, kata Asman, harus berdasarkan enam prinsip utama. Keenam prinsip itu yakni kompetitif, adil, objektif, transparan, bersih dari prartik KKN serta tidak dipungut biaya.

Formasi CPNS Daerah vs Formasi CPNS Pusat

Alokasi penerimaan CPNS tahun ini adalah diperuntukan untuk daerah dan pusat (K/L). Khusus untuk pemerintah daerah, jumlah alokasi akan lebih besar dari pusat sebab sejak penerimaan CPNS dimoratorium dari 2014 hingga saat ini, sudah banyak pegawai ASN yang memasuki masa pensiun. Hal itu membuat kebutuhan pegawai tinggi. Daerah sangat membutuhkan tenaga baru untuk melaksanakan tugas-tugas pelayanan.

Khusus daerah dengan persentase belanja pegawai lebih besar dari 50% dari APBD tidak akan mendapatkan formasi CPNS.

Waktu Pelaksanaan Tes?

Jika mengacu pada pelaksanaan tes di tahun tahun sebelumnya - akhir bulan Juli dan awal agustus biasanya berbagai macam pengumuman penerimaan pendaftaran CPNS oleh berbagai instansi pusat sudah mulai diumumkan di sscn.bkn.go.id, disusul kemudian oleh instansi daerah (pemda). Jadwal ini terus berlanjut hingga bulan september untuk waktu pelaksanaan tes CAT.

Jadi kapanpun pelaksanaan tes CPNS tahun 2018 ini, tidaklah masalah. Yang jadi masalah adalah jika setiap yang bertanya kapan pelaksanaan tes tapi tidak punya persiapan yang baik, tidak belajar dengan baik untuk menghadapinya.

Untuk apa menunggu waktu sekian lama jika hanya untuk menjadi orang yang tereliminasi, menjadi orang yang gagal. Kenyataan akan selalu pahit bagi orang yang selalu menyepelekan. Persiapkan dengan belajar maksimal dan jadilah abdi negara yang bisa dibanggakan.

Salah satu bahan pembelajaran yang bisa dipelajari sebagai rekomendasi terbaik adalah Paket LKIT 2018. Berikut adalah tanggapan Kementerian PAN RB tentang bahan pembelajaran Paket LKIT yang sudah diakui berbobot sejak tahun 2014 http://www.paketlkit.com/p/special.html
Persyaratan Umum Khusus CPNS 2018

Tahun 2018 pemerintah akan kembali membuka kran penerimaan CPNS dengan quota yang lebih besar daripada tahun sebelumnya untuk mengisi banyak kursi kekosongan di tiap instansi diakibatkan banyaknya ASN yang memasuki masa pensiun.

Pelaksanaan pendaftaran CPNS itu sendiri akan segera digelar dalam beberapa pekan mendatang (setelah pilkada) dan pengumumannya akan dimuat secara resmi di situs sscn.bkn.go.id

Informasi Umum CPNS 2018

Berikut adalah beberapa informasi penting yang perlu diketahui, terkait rencana penerimaan CPNS 2018.
  • Quota Formasi Penerimaan CPNS tahun 2018 adalah diperuntukan untuk pusat dan daerah.
  • Sistem penerimaan CPNS akan menggunakan "Minus Growth" dimana jumlah formasi CPNS yang akan diterima tidak akan melebihi jumlah ASN yang pensiun. Sementara angka PNS yang memasuki masa pensiun sebanyak 250 ribu orang, yang terdiri dari 38.000 PNS pusat dan sisanya PNS daerah.
  • Pelaksanaan Tes CPNS dilaksanakan setelah pilkada. (Jika mengacu pada tahun sebelumnya, kemungkinan tes dilaksanakan antara bulan Agustus-September)
  • Kebutuhan CPNS diprioritaskan untuk jabatan fungsional (tertentu) dan jabatan teknis lain yang mendukung tugas inti (core business) instansi. Khusus untuk pemerintah daerah diprioritaskan untuk tenaga pendidikan dan kesehatan, serta jabatan-jabatan yang mendukung pembangunan infrastruktur. 
  • Jumlah quota formasi penerimaan CPNS daerah lebih besar porsinya dibanding formasi CPNS pusat.
  • Honorer tidak ada pengangkatan langsung, honorer silakan ikut tes.
  • Khusus formasi CPNS daerah, akan disesuaikan dengan usulan bupati dan gubernur sesuai dengan kompetensi bidang apa saja yang akan dikembangkan di daerah bersangkutan. 
  • Daerah yang belanja pegawainya lebih dari 50% dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tidak akan mendapatkan formasi.
  • Tes menggunakan sistem CAT CPNS dan kelulusan berdasarkan passing grade yang ditetapkan
  • Untuk mengikuti seluruh seleksi CPNS, para peserta tes TIDAK DIPUNGUT BIAYA apapun. 

baca juga: Materi pembelajaran seleksi cpns 2018

Sebagai persiapan menjelang dibukanya pendaftaran, asncpns menyarankan kepada calon pelamar untuk:
  • Mempersiapkan persyaratan pelamaran.
  • Mempersiapkan data-data kependudukan yang valid (KTP, Kartu Keluarga). Apabila terdapat ketidaksesuaian atas data-data kependudukan, disarankan agar calon pelamar segera memperbaharui data dimaksud di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat.
    Persyaratan Umum CPNS

    Setiap warga negara Indonesia mempunyai kesempatan yang sama untuk melamar menjadi PNS dengan memenuhi persyaratan sebagai berikut:
    1. Warga Negara Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia dan taat kepada Pancasila, UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
    2. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara 2 (dua) tahun atau lebih.
    3. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, anggota TNI I POLRI, Pegawai BUMN I BUMD atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.
    4. Tidak berkedudukan sebagai Galon Pegawai Negeri Sipil atau Pegawai Negeri Sipil, prajurit TNI, anggota Polri, dan siswa sekolah ikatan dinas Pemerintah.
    5. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis.
    6. Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan jabatan yang dilamar.
    7. Tidak memiliki ketergantungan terhadap narkotika dan obat-obatan terlarang atau sejenisnya (Surat Keterangan Bebas Narkoba/NAPZA dari Rumah Sakit Pemerintah setempat yang masih berlaku wajib dilengkapi setelah peserta dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan akhir)
    8. Bersedia ditempatkan diseluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
    9. Bagi Wanita tidak bertato I bekas tato dan tindik I bekas tindik anggota badan lainnya selain di telinga kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama atau adat dan bagi Pria tidak bertato I bekas tato dan tindik / bekas tindik di anggota badan kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama atau adat.
    10. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan, dari Perguruan Tinggi negeri atau swasta dengan Program Studi yang terakreditasi minimal B/Sangat Baik dari Badan Akreditasi Nasional (BAN-PT) pada saat ljazah tersebut dikeluarkan, jika akreditasi tidak tertulis didalam ljazah, maka dibuktikan dengan surat keterangan dari fakultas (Surat Keterangan Lulus Sementara tidak berlaku).
    11. Pelamar merupakan lulusan Sarjana/S-1 dan Diploma Ill /D-111 dengan lndeks Prestasi Kumulatif (IPK) Minimal 2.75 (Dua koma tujuh lima) skala 4,00 (Empat koma nol) yang dibuktikan dengan fotokopi ljazah dan Transkrip Nilai yang dilegalisir sekurang-kurangnya oleh Dekan atau sederajat (wajib dilengkapi setelah peserta dinyatakan lulus pada pengumuman Seleksi Kompetensi Dasar/CAT).
    12. Usia Minimal 18 tahun dan Maksimal 35 Tahun.

     Persyaratan Khusus CPNS

    Persyaratan khusus adalah persyaratan tambahan CPNS lainnya yang diberikan oleh masing masing instansi pemerintah sesuai kebutuhan jabatan. Persyaratan khusus antara instansi satu dengan instansi lainnya akan berbeda. Beberapa Persyaratan khusus yang biasa dipersyaratkan kepada pelamar diantaranya adalah:

    • TOEFL/TOEFL Prediction dari Lembaga Bahasa Perguruan Tinggi Negeri atau UPT Bahasa Perguruan Tinggi Negeri atau lembaga pendidikan Bahasa Inggris terakreditasi dengan nilai minimal 450. ( Kementerian PU, Kementerian BUMN, Kementerian ESDM, Lemsaneg) 
    • Menguasai bahasa lnggris dengan baik (lisan dan tulisan), dan/atau bahasa Perserikatan bangsa-bangsa (PBB) lainnya (Arab, Spanyol, Cina, Perancis, dan Rusia), dan/atau bahasa asing lainnya (Jepang) (Persyaratan khusus formasi Diplomat Kemenlu)

      Artikel Menarik Lainnya: Tes CAT, 1 Soal bernilai kurang dari 54 detik

        Berkas Kelengkapan

        Beberapa hal yang perlu dipersiapkan dan diperhatikan bagi calon pendaftar CPNS tahun 2018, diantaranya adalah:
        1. Pendaftaran CPNS akan dilakukan secara online di sscn.bkn.go.id
        2. Memiliki email aktif
        3. Sediakan scan pas foto berukuran 2x3, 4x6 berlatar belakang merah dengan format JPEG dan maksimal file ukuran 300KB
        4. Scan ijazah dalam format PDF dengan maksimal file sebesar 300KB
        5. Scan Transkip Nilai dalam format PDF dengan maksimal file ukuran sebesar 300KB
        6. Scan Akte Kelahiran (PDF) max 300KB
        7. Scan KTP (JPEG) max 300KB
        8. Scan bukti akreditasi jurusan (PDF) max 300KB
          Bahan Pembelajaran Resmi CPNS 2018

          Proses Seleksi

          1. Proses seleksi adalah menggunakan sistem CAT CPNS
          2. Tes terdiri dari seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (TKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (TKB)
          3. Materi ujian TKD meliputi Tes Wawasan Kebangsaan, Tes Inteligensia Umum, dan Tes Karateristik Pribadi. Untuk latihan dan referensi bahan pembelajaran terbaik silakan belajar dari Sumber Materi Soal CPNS
          4. TKD diselenggarakan bagi pelamar yang telah mendaftar pada portal nasional sesuai dengan ketentuan tatacara pendaftaran, dan telah mencetak Kartu Tanda Peserta Seleksi.
          5. Pada saat pelaksanaan tes TKD, setiap pelamar wajib menunjukkan Kartu Tanda Peserta Seleksi dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli yang masih berlaku yang digunakan saat registrasi pendaftaran, serta mengisi daftar hadir yang telah dilengkapi dengan pas foto pelamar.
          6. Pelamar hanya dapat melaksanakan TKD pada lokasi dan waktu yang telah ditentukan.
          7. Beberapa Kementerian menerapkan tes tambahan seperti tes kesehatan dan kebugaran dan tes kesamaptaan

          Passing Grade CPNS

          Jumlah soal yang akan diberikan pada tes seleksi CAT CPNS sebanyak 100 butir soal dengan lama waktu pengerjaan 90 menit.

          Mengacu pada peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) no 22/2017, Passing grade CPNS adalah 143 untuk Tes Karakteristik Pribadi (TKP), 80 untuk Intelegensia Umum (TIU) dan 75 untuk Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

          Passing grade ini tidak berlaku untuk peserta seleksi pada jalur khusus, yakni cumlaude, putra-putri Papua/Papua Barat, serta bagi peserta dari kelompok disabilitas. Untuk ketiga kelompok itu akan menggunakan perangkingan

          Jika anda belum memiliki bahan pembelajaran sebagai persiapan cpns anda, asncpns.com merekomendasikan Paket LKIT 2018 sebagai bahan pembelajaran CPNS terbaik anda. Apa pendapat Kemenpan RB tentang Paket LKIT bisa anda lihat di http://www.paketlkit.com/p/special.html

          Kelulusan Akhir

          Kelulusan Akhir ditentukan berdasarkan hasil integrasi Seleksi Kompetensi Dasar dan Seleksi Kompetensi Bidang yang diatur dalam peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

          Kelulusan akhir adalah hasil integrasi nilai Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yaitu :
          • Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan bobot 40%;
          • Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dengan Bobot 60%;


          Ketentuan Lain
          1. Apabila pelamar memberikan keterangan/data yang tidak benar dan di kemudian hari diketahui, baik pada setiap tahapan seleksi maupun setelah diangkat menjadi CPNS/PNS, maka Kementerian atau instansi yang bersangkutan berhak menggugurkan kelulusan tersebut dan/atau memberhentikannya sebagai CPNS/PNS, menuntut ganti rugi atas kerugian negara yang terjadi akibat keterangan yang tidak benar tersebut, dan melaporkan sebagai tindak pidana ke pihak yang berwajib karena telah memberikan keterangan palsu.


            update: 19 Mei 2018
            Alur Seleksi Penerimaan CPNS
            Berikut di bawah ini dijelaskan mengenai alur singkat perekrutan CPNS, mulai dari alokasi formasi, sampai dengan tes seleksi dan Pemberkasan di BKN

            1. Alokasi Prinsip Zero Growth
            Alokasi formasi CPNS haruslah zero growth, dimana jumlah PNS yang diterima tidak boleh melebihi dari jumlah PNS yang memasuki masa pensiun.

            2. Validasi Usul Kebutuhan CPNS
            Proses ini merupakan proses cross cek dan validasi mengenai formasi yang diajukan instansi/lembaga ke pemerintah pusat melalui sistem e-formasi. Setiap jumlah alokasi formasi yang diajukan haruslah berdasarkan analisis jabatan dan analisis beban kerja di tiap tiap daerah/instansi yang bersangkutan.

            3. Penetapan Formasi
            Proses penentuan jumlah kuota formasi yang diberikan ke masing-masing daerah/instansi dilakukan oleh Kemenpan RB dan setelah disetujui maka jumlah kuota yang akan disetujui diinformasikan kembali ke daerah/instansi yang bersangkutan. Tentunya setelah memperhatikan kemampuan keuangan negara dan persetujuan Kementerian Keuangan.

            4. Pendaftaran Online CPNS
            Setiap Instansi Pemerintah mengumumkan secara terbuka kepada masyarakat tentang adanya pengumuman penerimaan CPNS
            Pendaftaran CPNS dilakukan secara online melalui web portal resmi pemerintah. Jangka waktu pendaftaran online biasanya berkisar sekitar 30 hari.

            5. Pelaksanaan Seleksi CPNS
            Pelaksanaan tes CPNS sendiri terdiri dari Seleksi Administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar dan Seleksi Kompetensi Bidang.
            • Seleksi Administrasi: Screening administrasi pada saat pendaftaran online
            • Seleksi Kompetensi Dasar: CAT CPNS (TWK, TIU, TKP)
            • Seleksi Kompetensi Bidang: Tes SKB setiap intansi dan kementerian berbeda, tes ini disesuaikan dengan kompetensi yang dibutuhkan oleh tiap tiap instansi. Secara umum Tes SKB bisa berupa:
            1. CAT SKB dan Wawancara
            2. Tes Kemampuan Praktek Komputer dan Wawancara (Formasi TI dan Komputer)
            3. Tes Kesehatan/Kebugaran dan Wawancara 
            baca juga:
            Patokan lulus tes kebugaran Kemenkeu
            SKB Wawancara Kemenkumham
              6. Pengumuman Kelulusan Akhir
              Setiap peserta tes lulus akan diangkat menjadi Calon PNS dan masuk masa percobaan PNS selama 1 tahun. Masa percobaan dilaksanakan melalui proses pendidikan dan pelatihan terintegrasi untuk membangun integritas moral,kejujuran,semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab, dan memperkuat profesionalisme serta kompetensi bidang

              7. Pemberkasan di BKN
              Pemberkasan di BKN bisa juga disebut dengan proses penetapan NIP dari pelamar yang lolos seleksi CPNS
              Quota Formasi CPNS 2018
              Walaupun pemerintah sudah pasti akan melakukan perekrutan CPNS pada tahun ini, akan tetapi jumlah quota resmi secara pasti belumlah ditentukan.

              Saat ini Kemenpan RB sudah menerima semua usulan formasi dari tiap-tiap daerah melalui sistem e-formasi, sebagaimana diungkapkan Menpan RB Asman Abnur usai memimpin studi kelaikan kenaikan tipe Polda NTB, di Mataram (11/05/2018)

              "Semua daerah sudah mengajukan usulan. Sistem pengajuannya melalui e-formasi".

              Salah satu faktor yang menentukan suatu daerah bisa tidaknya mendapatkan formasi CPNS adalah rasio belanja pegawai daerah itu sendiri.

              Persetujuan penerimaan CPNS tidak akan diberikan kepada daerah atau pemda yang memiliki belanja pegawai diatas 50%. Dan berdasarkan data yang dimiliki kementerian PAN RB saat ini terdapat 134 pemda yang anggaran pegawainya diatas 50%.
              baca juga:
              Kapan Jadwal Rekrutmen CPNS 2018, Ini Detailnya !!
              134 Pemda Tidak dapat Formasi CPNS
              Menteri Asman sendiri pernah menyatakan bahwa jumlah ASN yang memasuki pensiun saat ini adalah sebanyak 200 ribu orang - sedangkan untuk jumlah penerimaan CPNS tahun ini akan kurang dari jumlah tersebut karena pemerintah menerapkan sistem "minus growth".

              Ketika disinggung mengenai kepastian kuota, menteri Asman hanya mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang menggodok dan mengkaji kebutuhan dari usulan formasi yang diajukan, jadi tunggu saja tutupnya.
              Bahan Ujian Soal CPNS 2018

              “Pengusulannya kan ada sistem tersendiri. Soal kuota CPNS itu sampai sekarang belum kita putuskan. Tunggu saja,” kata Asman.