Pelajari Paket LKIT Xtreeme dan Jadilah ASN Tahun ini...TERBATAS!!

Video of the Day

banner iklan

Hot Update

Minggu, 16 Juni 2019

0

Kesulitan Soal CPNS 2019 Berbentuk HOTS "High Order Thinking Skill"

Pada rekrutmen CPNS 2018, soal Seleksi Kompetensi Dasar menjadi momok menakutkan karena ratusan ribu orang gagal dalam tahap tes ini. Soal dalam tes ini khususnya soal TKP dianggap menjadi soal tersulit dan banyak mengecoh para peserta sehingga banyak peserta gugur dalam tahapan SKD dan gagal ke tahapan tes Seleksi Kompetensi Bidang.

Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan mengungkapkan, panitia seleksi nasional (Panselnas) saat ini sedang mengevaluasi soal-soal yang dikeluhkan para peserta dalam seleksi sebelumnya.

"Feedback dari masyarakat terkait sulitnya soal-soal SKD. Itu Panselnas akan mempertimbangkan hal-hal itu," kata Ridwan seperti asncpns kutip dari detik, Jakarta, Selasa (11/6/2019).

Baca juga: Rincian Detail Alokasi Formasi CPNS 2019

Meski dievaluasi, namun Ridwan mengatakan bukan berarti soal yang diberikan dalam seleksi tahun ini menjadi mudah. Bahkan, dia bilang soal tahun ini memiliki tantangan yang berbeda dari sebelumnya.

"Sekarang kan isitilahnya Kemendikbud dan Kemenristek soalnya itu bentuknya HOTS, High Order Thinking Skill. Apakah soalnya sulit? Nggak," kata Ridwan.

Referensi Bahan Pembelajaran CPNS 2019 Level HOTS - High Order Thinking Skills, Pelajari Paket LKIT Xtreeme

Ridwan mengatakan, soal yang akan diberikan bakal mengikuti tantangan zaman. Hal ini diperlukan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat mengikuti dan menyesuaikan berbagai tantangan yang ada dalam melayani masyarakat.

Soal CPNS 2019 High Order Thinking Skill

"Yang berubah itu tantangan zaman, jadi kalau dulu misalnya 5-10 tahun yang lalu tidak ada penyebaran ujaran kebencian, hoax yang luar biasa, tapi sekarang kan tantangannya berbeda, jadi itu yang membuat soalnya untuk SKD untuk menyesuaikan dengan tantangan zaman. Jadi bukan lebih sulit, tapi tantangan zamannya berbeda," jelasnya.


Minggu, 09 Juni 2019

0

Rincian Alokasi Jumlah Formasi CPNS Umum 2019 untuk Pusat dan Daerah

Alokasi Formasi Calon Pegawai Negeri Sipil 2019

Penerimaan CPNS 2019 sudah fix akan dilaksanakan dan perekrutannya tinggal menunggu waktu saja - perekrutran ini dilakukan guna mengisi kekosongan formasi CPNS di masing masing kedinasan baik di tingkat pusat maupun daerah.

Mengenai waktu jelas kapan pelaksanaannya, ditunggu saja dan bersabar karena saat ini masih suasana lebaran...tapi mimin kasih bocoran saja, kemungkinan pelaksanaan penerimaan CPNS dari formasi umum untuk tahun anggaran 2019 akan dilakukan pada bulan September/Oktober sedangkan waktu untuk perekrutan PPPK akan dilakukan sebelum seleksi rekrutmen cpns dari jalur umum.

Besaran Alokasi Formasi Penerimaan CPNS 2019

Untuk masing masing besaran formasi berikut adalah jumlah detailnya

Alokasi Formasi CPNS Jalur Umum
Jumlah Formasi yang disediakan untuk CPNS dari jalur pelamar umum adalah sebesar 79.768 dengan rincian sebanyak 62.249 untuk rekrutmen CPNS tingkat daerah dan 17.519 untuk rekrutmen CPNS pusat

Alokasi Penerimaan CPNS dari Sekolah Kedinasan
Sedangkan untuk alokasi penerimaan CPNS dari jalur sekolah kedinasan, baik untuk penempatan CPNS pusat maupun daerah adalah sebanyak 5769 alokasi formasi

Alokasi Formasi Penerimaan PPPK
Alokasi formasi untuk PPPK menempati jumlah yang paling besar, yaitu sebanyak 168.636 dengan rincian sebanyak 145.424 untuk alokasi penerimaan PPPK daerah dan alokasi untuk rekrutmen PPPK pusat sebanyak 23.212 formasi.
Alokasi formasi PPPK ini sendiri diperuntukan untuk pelamar dari golongan honorer dan eks tenaga honorer kategori II - sedangkan untuk umum, silakan melamar di CPNS formasi umum

Alokasi Formasi CPNS Umum 2019

Cara Penilaian Ujian dan Nilai Ambang Batas

Tes CPNS terdiri atas tiga subtes yakni Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) dengan nilai ambang batas yang berbeda beda untuk tiap subtes nya.

Untuk TWK, nilai benar skornya 5 sementara salah 0. Begitu halnya untuk subtes TIU. Jumlah soal dari TWK adalah 35 sementara TIU hanya 30.

Namun, untuk subtes TKP, setiap soal tak ada benar dan salah. Terdapat 35 pertanyaan untuk TKP. Setiap jawaban memiliki grade, yakni 1-5. Artinya, setiap jawaban pasti memberikan nilai bagi peserta.

Tidak ada nilai negatif untuk semua subtes. Hal tersebut berarti Anda para peserta seleksi CPNS sebaiknya tak membiarkan ada kolom jawaban yang tak terisi.

Nilai maksimal dalam tes SKD adalah 500, sementara minimalnya adalah 35.

Cara Penilain CPNS 2019Jika mengacu pada Peraturan Menteri PANRB No. 37/2018 tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS maka Passing grade CPNS bagi peserta SKD dari kelompok pelamar jalur umum adalah 143 untuk TKP (Tes Karakteristik Pribadi), 80 untuk TIU (Tes Intelegensia Umum), dan 75 untuk TWK (Tes Wawasan Kebangsaan)

Bagi pelamar dari formasi sarjana cumlaude dan diaspora, akumulasi nilai paling sedikit 298 dengan nilai TIU minimal 85. Sedangkan bagi penyandang disabilitas, nilai kumulatifnya 260, dengan TIU minimal 70.

Lalu, Putra-putri Papua/Papua Barat, nilai akumulatif 260 dengan TIU minimal 60. Dan, eks tenaga honorer K-II, nilai akumulatif minimal 260 dan TIU minimal 60.

Gambaran Tes TKP

Dalam penerimaan CPNS tahun 2018 kemarin soal Tes Karakteristik Pribadi menjadi momok yang sangat menakutkan bagi sebagian besar peserta tes, bagaimana tidak - ratusan ribu orang bahkan jutaan dinyatakan gagal dan tidak bisa memenuhi nilai ambang batas passing grade hanya karena nilai TKP yang kurang.

Agar tidak penasaran berikut mimin berikan salah satu Soal CPNS TKP Asli dalam rekrutmen CPNS 2018 kemarin - setelah mengetahui soalnya, silakan dicoba dijawab

1. Anda sedang mengerjakan tugas pekerjaan di perpustakaan. Tugas yang sedang dikerjakan tersebut harus selesai dalam jangka waktu 1 jam. Tiba tiba ada teman yang menanyakan anda letak suatu buku. Tindakan apa yang anda lakukan?

A. Menyuruhnya untuk bertanya kepada petugas perpustakaan
B. Menyampaikan kalau anda sedang sibuk
C. Memberitahukan letak rak dan posisi bukunya saja
D. Meninggalkan pekerjaan anda sebentar untuk mengantarnya menunjukan buku yang dimaksud, dan kembali melanjutkan pekerjaan anda
E. Menyuruhnya menunggu, setelah pekerjaan selesai baru akan bisa membantunya.

Dalam soal diatas setiap peserta tes dipastikan akan banyak menjawab dan memilih jawaban D -  mungkin salah satunya adalah kamu...iya kan??

Jika kamu memilih jawaban D - mimin ucapkan "SELAMAT" bahwa kamu memilih "jawaban coret", dan bersiap saja untuk gagal dalam tes CPNS 2019 nanti.

Jawaban D adalah bukan jawaban yang tepat, tapi dalam kenyataannya lebih dari 90% peserta tes akan memilih jawaban tersebut dan berakhir tragis.

Jadi mana jawaban yang benar, dan bagaimana cara melakukan analisanya?
okay..okay...mimin berikan caranya di bagian pembahasan berikut.


Pembahasan Soal:

Paket LKIT Xtreeme 2019Untuk menyelesaikan dan mengetahui nilai jawaban 5 dalam soal tes TKP ada rumus khususnya. Dengan rumus yang diberikan mimin maka semua soal TKP bentuk apapun akan bisa dilibas dengan mudah. Total rumus TKP ketjeh adalah sebanyak 13 rumus - dan semuanya sudah mimin jelaskan dengan detail dalam Paket LKIT Xtreeme termasuk dengan soal soal CPNS TKP asli tahun 2018.

 Rumus Ketjeh Mimin No 1
Baca Soal dengan Tenang, Fokus dan untuk Jawaban carilah Jawaban yang Real, Tidak Berkhayal, Tidak Terbawa Perasaan, Apa adanya, Sesuaikan dengan norma hukum yang berlaku, tidak Sontoloyo dan jawaban tanpa keberpihakan ke salah satu pihak. Jawaban Salah dengan nilai absurd dan Gatot alias Gagal total adalah pasti jawaban yang seakan kamu bak berhati malaikat

Sesuai dengan rumus ketjeh mimin diatas untuk dapatkan nilai tertinggi, kita jangan sampai terjebak dengan jawaban yang seakan kita berhati malaikat, sotoy, sontoloyo dan terbawa perasaan - tapi carilah jawaban yang real.

baca juga: Mengenal Pertanyaan Jebakan dalam Tes Wawancara CPNS

Kita lihat lagi soalnya, dengan teliti. Di dalam soal kita dihadapkan dengan pekerjaan yang mutlak harus selesai dalam 1 jam. Ingat sekali lagi 'Mutlak Selesai dalam 1 jam' dan harus di garis bawahi.

Maka jawaban dengan nilai tertinggi adalah A

kenapa?

  • Bisa dibayangkan jika kamu memilih D......itu baru seorang yang bertanya, bagaimana jika ada 15 orang yang bertanya kepada kamu dengan pertanyaan yang sama...akankah kamu terus terusan menolong dan mengabaikan pekerjaan kamu....dijamin pekerjaan kamu tidak selesai !!
  • Option A, adalah kita menyuruh teman kita untuk bertanya kepada petugas perpustakaan. Disana digaris bawahi bertanya ke petugas perpustakaan....dan itulah memang tanggung jawab dari seorang petugas perpustakaan...kita sudah mengarahkan kepada orang yang benar
  • Dengan option A maka jawaban kita tidak sontoloyo dan real, tidak asal kasih tahu karena memberikan informasi yang benar dengan menyuruhnya bertanya kepada orang yang lebih kompeten di bidangnya.
Untuk 12 Rumus TKP sisanya silakan pelajari Paket LKIT Xtreeme dan sangat rekomen kamu semua memiliki dan mempelajari Paket LKIT Pack Titanium

Untuk testi lulus CPNS murni dengan Paket LKIT pada penerimaan CPNS tahun 2018 kemarin, sebagian diantaranya bisa dilihat di bagian testimonial lulus CPNS 2018


Kamis, 23 Mei 2019

0

Surat Edaran Pengadaan CPNS 2019 Keluar - Rekrutmen CPNS Di Depan Mata

Surat Edaran Pengadaan CPNS 2019
Pelaksanaan penerimaan CPNS 2019 semakin menemui titik terang setelah Kementerian PAN RB menerbitkan surat Nomor B/617/M.SM.01.00/2019 tentang Pengadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun 2019 bagi Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah. Dalam surat Menteri PANRB tersebut, dijelaskan beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menyampaikan usulan kebutuhan formasi ASN untuk tahun ini.

Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa usulan kebutuhan ASN tahun 2019 bagi pemerintah daerah harus memperhatikan ketersediaan anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan prinsip zero growth, kecuali untuk pemenuhan ASN bidang pelayanan dasar. Adapun usulan untuk jabatan pelaksana harus berpedoman pada peraturan Menteri PANRB Nomor 41 Tahun 2018 tentang nomenklatur Jabatan Pelaksana, dan untuk Jabatan Fungsional diprioritaskan pada jenjang ahli pertama, terampil, serta masih dimungkinkan untuk jenjang pemula.

Usulan Kebutuhan CPNS Pemerintah Daerah

Lulus CPNS 2018 Paket LKITDalam menyampaikan usulan kebutuhan, untuk pemerintah daerah berdasarkan peta jabatan yang telah ditetapkan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), dan memperhatikan jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memasuki batas usia pensiun tahun 2019, rasio jumlah penduduk dengan PNS, luas wilayah, serta melampirkan surat pernyataan kesediaan anggaran gaji dan latihan dasar (latsar) bagi CPNS.

Untuk alokasi pegawai, pemerintah daerah mendapat 30 persen untuk CPNS, dan 70 persen untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan pegawai di bidang pelayanan dasar pada satuan/unit kerja di daerah terpencil, tertinggal, dan terluar dengan memberi kesempatan kepada pegawai non-PNS yang saat ini masih aktif bekerja secara terus-menerus sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Pengadaan ASN diutamakan bagi satuan/unit kerja yang dalam pengadaan CPNS tahun 2018 tidak mendapat alokasi tambahan pegawai baru.

Usulan Kebutuhan CPNS Pemerintah Pusat

Paket LKIT XtreemeSedangkan untuk usulan kebutuhan CPNS pemerintah pusat, usulan tersebut haruslah memperhatikan peta jabatan yang telah ditetapkan PPK, dan jumlah PNS yang memasuki batas usia pensiun tahun 2019, serta kesediaan anggaran untuk latsar bagi CPNS. Untuk alokasi pegawai, pemerintah pusat mendapat 50 persen untuk CPNS, dan 50 persen untuk PPPK yang diprioritaskan untuk satuan/unit kerja yang dalam pengadaan CPNS tahun 2018 tidak mendapat alokasi tambahan pegawai baru.

Selain itu, setiap instansi dapat mengusulkan kebutuhan jabatan fungsional yang dapat diisi dari PPPK dengan memberi kesempatan kepada pegawai non-PNS yang saat ini masih aktif bekerja secara terus-menerus sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.


Usulan kebutuhan yang telah diinput ke dalam aplikasi e-Formasi dicetak dan disampaikan secara resmi kepada Menteri PANRB dan Kepala BKN, dengan cara diunggah dalam format file pdf pada menu ‘Unggah Usulan Formasi’ dalam aplikasi e-Formasi. Proses usulan kebutuhan pegawai paling lambat disampaikan pada minggu kedua bulan Juni 2019, dan apabila terdapat K/L/Pemda yang belum menyampaikan, maka dinyatakan K/L/Pemda tersebut tidak melaksanakan pengadaan ASN Tahun 2019.

Baca Juga: Mengenal Pertanyaan Jebakan Dalam Tes Wawancara CPNS

Sebelumnya, Kementerian PANRB telah menetapkan Keputusan Menteri PANRB Nomor 12/2019 tentang Kebutuhan Pegawai ASN Tahun Anggaran 2019. Keputusan Menteri PANRB tersebut secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan ASN guna mewujudkan penyelenggaraan pemerintah yang efektif dan efisien.


Senin, 20 Mei 2019

0

Mengenal Pertanyaan Jebakan Dalam Tes Wawancara CPNS

Pertanyaan Tes Interview CPNS Asli
Tes Wawancara dalam rekrutmen CPNS, disadari atau tidak merupakan tes yang menentukan seseorang bisa lulus atau tidak dalam keseluruhan rangkaian proses seleksi ASN. Tes ini merupakan tes terakhir dalam rangkaian tes CPNS mulai seleksi Administrasi, Tes SKD, tes SKB. Bahkan untuk beberapa kementerian ada juga tes tambahan lain seperti tes kesehatan, tes kebugaran dan tes kesamaptaan seperti di Kementerian Keuangan dan Kementerian Hukum dan HAM.

Proses penyaringan seleksi CPNS semakin tahun mutunya semakin baik karena diharapkan bisa mendapatkan abdi negara yang berkualitas, maka keseluruhan rangkaian proses seleksi pun menggunakan standar dengan kualitas tinggi, mulai dari seleksi SKD menggunakan Computer Assisted Test, SKB - begitu juga dalam poses seleksi wawancara, dimana ada beberapa pertanyaan yang bertujuan mengetes pelamar di tahap interview. Sayangnya masih banyak orang yang terjebak dan berujung dengan kegagalan dan penyesalan.

Agar hal itu tidak terjadi pada Anda, berikut asncpns.com akan membuka tabir beberapa pertanyaan jebakan dalam proses seleksi wawancara tes CPNS. Dan dalam akhir artikel nanti akan diberikan juga beberapa pertanyaan wawancara cpns asli dengan jawaban terbaik yang biasa diberikan pada saat tes nanti.

Pertanyaan Wawancara Jebakan Pertama

Kenapa anda memilih menjadi ASN yang notabene gajinya lebih kecil dibanding bekerja di perusahaan swasta atau berbisnis sendiri, apakah anda tidak memiliki keinginan untuk bekerja di perusahaan swasta atau mungkin memiliki keinginan untuk berbisnis sendiri di dunia usaha?

Pertanyaan ini adalah jenis pertanyaan eksploratif dimana jawaban yang dibutuhkan adalah jawaban yang benar benar murni bukan jawaban yang dibuat dengan bumbu bumbu. Jika anda memberikan jawaban tertarik untuk bekerja di perusahaan swasta dan atau ingin mencoba berbisnis di kemudian hari - maka jawaban tersebut adalah bukan jawaban yang diharapkan oleh seorang interviewer.

Jadi, jika pertanyaan itu datang, jawablah sebijak mungkin. Bahkan, akan lebih baik jika Anda menjelaskan mengapa bekerja sebagai Abdi Negara adalah pilihan yang lebih baik untuk Anda dibanding bidang lainnya.

Pertanyaan Wawancara Jebakan Kedua

Bagaimana Anda mendeskripsikan tentang arti kata "kesuksesan" ?

Pertanyaan wawancara ini ditanyakan oleh interviewer untuk bisa mengetahui goal tujuan hidup Anda. Apakah Anda bekerja untuk gaji besar atau Anda bersemangat tentang apa yang Anda lakukan? Apakah Anda berorientasi pada karier atau Anda hanya bekerja demi uang?

Daripada membicarakan aspirasi pribadi Anda, lebih baik jika Anda mendefinisikan kesuksesan dengan menjelaskan tujuan profesional Anda yang menarik bagi pewawancara Anda. Diskusikan bagaimana tanggung jawab utama dari pekerjaan ini akan membantu Anda selangkah lebih dekat ke tujuan dan keunggulan bagi Kementerian/Lembaga Negara/Instansi yang anda lamar.

Janganlah pernah memberikan jawaban dengan jawaban yang berorientasi pada nilai konsumtif, nilai materialitas yang hanya akan merugikan diri anda sendiri

Pertanyaan Wawancara Jebakan Ketiga

Ceritakan kepada saya bagian tersulit/terpahit yang pernah anda temui dalam pekerjaan Anda sebelumnya !!

Dalam hal ini, Interviewer ingin mengetahui bagaimana Anda menangani situasi dengan tekanan tinggi, atau bagaimana Anda bereaksi ketika segala sesuatu tidak berjalan seperti yang Anda harapkan.

Dalam menjawab pertanyaan ini, pastikan anda menjelaskan apa yang terjadi pada saat itu secara rinci dan detail dan bagaimana pendekatan Anda yang berorientasi pada solusi dalam penyelesaian masalah.

Untuk seluruh pertanyaan wawancara asli CPNS dan jawaban terbaik sebenarnya sudah terangkum dalam "Jebol Wawancara" dan disuguhkan dalam 2 bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris - sehingga anda akan bisa memberikan jawaban terbaik sesuai yang diharapkan pewawancara. Jebol Wawancara wajib anda miliki dan pelajari agar anda tidak menyesal di kemudian hari - mempelajari dan mengetahui jawaban wawancara terbaik berarti anda mengikuti mereka yang sudah lulus menjadi ASN dengan Paket LKIT.

Jebol Wawancara bisa anda dapatkan dalam Paket LKIT Pack Titanium

Sebagai gambaran, berikut asncpns.com berikan bocoran beberapa pertanyaan wawancara asli CPNS beserta jawaban "killer" yang kesemuanya sudah terangkum lengkap dalam Jebol Wawancara di Paket LKIT Pack Titanium.

Pertanyaan:
Andai saudara diterima bekerja sebagi aparatur sipil negara di lingkungan Kementerian Keuangan Republik Indonesia, tentu saudara memiliki kelebihan, dan kelemahan. Menurut saudara, apa kelemahan dan kelebihan saudara?

Jawaban Terbaik:
Menurut pendapat saya, saya percaya bahwa kekuatan berawal dari kelemahan. Saya ingin memperjelas tentang kelemahan saya, Kelemahan saya adalah bahwa saya adalah orang yang sederhana - dalam hidup, saya hanya ingin selalu menjadi diri saya sendiri. Mengenai kekuatan saya, pemahaman yang saya pegang seperti memberi kekuatan kepada saya untuk memahami sikap setiap orang dalam realita kehidupan, sehingga saya bisa mengendalikan mereka. Kejujuran dan loyalitas adalah prinsip pemahaman yang selalu saya pegang.

Khusus anda yang lulusan bahasa asing, atau bahkan anda ingin memberikan jawaban pertanyaan dengan menggunakan bahasa asing berikut adalah jawaban dari pertanyaan diatas dalam versi bahasa inggris


English Version:
In my perception, I believe that strength comes from weakness. I want to make clear about my weakness, My weakness is that I am a simple person, in my life I just want to be my self Coming to my strength, such believing gives me strength to understand the reality of every person attitude, then how to control them. Honesty and loyalty are my backbone.

Pertanyaan 2:
Jika saudara diterima sebagai cpns formasi Analis Keimigrasian, anda akan bekerja keras atau bekerja cerdas?

Jawaban Terbaik:
Dalam pandangan saya: Kerja keras memberikan anda pengalaman. Kerja cerdas datang dengan pengalaman. Tidak ada kerja cerdas tanpa kerja keras.

English version:
In my view: Hard work gives you experience. Smart work comes with experience. There is no smart work without hard work.  


Bagaimana...semakin tertarik bukan dengan Jebol Wawancara?
Memahami Jawaban terbaik dalam tes Interview cpns nanti berarti anda semakin dekat dengan masa depan yang anda impikan. Maka dari itu silakan anda miliki Paket LKIT Pack Titanium


Sukses Ya...


Senin, 22 April 2019

0

Pemerintah Kembali Akan Buka Kran 100 Ribu Formasi CPNS Akhir Tahun

Info Seleksi CPNS 2019
Rekrutmen CPNS 2019 menjadi berita yang ditunggu oleh kalangan pencari kerja khususnya para calon pelamar CPNS, walaupun saat ini berita tersebut masih kalah seru dibanding berita berita terkait pemilu dan pilpres 2019.

Khusus info seleksi CPNS 2019, pemerintah melalui Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin memperkirakan bahwa rencana penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS 2019 akan dilaksanakan pada akhir tahun.

"Nanti, akhir tahun. Mungkin sama dengan tahun lalu (waktu pelaksanaannya), Oktober atau November," ungkap dia saat sesi konferensi pers di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (28/3/2019).

Selain akan merekrut CPNS sebanyak 100 ribu formasi, Syafruddin juga memastikan bahwa pemerintah akan membuka kran PPPK sebanyak 150 ribu dalam dua tahap pada 2019. Seleksi PPPK Tahap pertama sudah dilaksanakan pada 12-17 Februari 2019 dengan jumlah formasi terisi sekitar 50 ribu posisi.

Sebagai referensi pembvelajaran terbaik CPNS 2019, silakan pelajari Paket LKIT Xtreeme Pack Titanium

Rekrutmen PPPK Tahap 2

Rekrutmen pendaftaran PPPK tahap 2 kemungkinan akan dibuka pada kurun waktu antara Juni hingga Juli 2019. Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengatakan, akan dibuka pendaftaran PPPK tahap kedua sebanyak kurang lebih 100 ribu formasi. Jumlah itu keluar lantaran baru sebanyak 50 ribu posisi yang terisi pada perekrutan Aparatur Sipil Negara (ASN) kontrak tahap pertama.

"Sebetulnya untuk Tahap I disediakan 75 ribu, dikasih alokasi 150 ribu (untuk dua tahap perekrutan). Cuma yang sekarang baru kepakai 50 ribu (formasi), masih ada sisa. Kalau bisa saya tarik ke belakang jadi 100 ribu," ujar Bima.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Syafruddin menyatakan, pemerintah akan menggelar seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II terlebih dahulu pada 2019 sebelum penerimaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019.
Paket LKIT Xtreeme

"Duluan PPPK (Tahap II), CPNS yang terakhir," tegas Syafruddin dalam gelaran konferensi pers di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (28/3/2019).

Untuk kepastian waktunya, dia melanjutkan, pihaknya harus rapat koordinasi terlebih dahulu dengan Kementerian Keuangan serta tiap kementerian/lembaga dan pemerintah daerah yang akan terlibat di dalamnya.

"Nanti, kita akan rapatkan koordinasi dengan Kementerian Keuangan dan seluruh instansi. Harus dirapatkan dulu ke pemerintah daerah. Ini masalah penggajiannya," tuturnya.


Penerimaan CPNS Provinsi Papua

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara ( BKN) Mohammad Ridwan mengatakan, pendaftaran CPNS 2018 untuk pemerintah kabupaten/pemerintah kota/pemerintah provinsi Papua telah dibuka hari ini, Rabu (24/4/2019) melalui situs SSCN, sscn.bkn.go.id. "Hari ini (pendaftaran) dibuka. Proses pendaftaran sama persis (dengan CPNS 2018 yang telah berjalan).

Ridwan menegaskan, rekrutmen CPNS untuk Provinsi Papua ini hanya dapat diikuti peserta baru. Sehingga, bagi pelamar yang telah melakukan pendaftaran di SSCN 2018 tidak bisa kembali mendaftar. "Yang bisa ikut adalah mereka yang belum pernah mendaftar atau sudah mendaftar tapi belum sampai tahap kirim pada halaman resume," ujar dia.

Penerimaan CPNS Papua

Dalam pemilihan formasi di situs SSCN nanti, akan muncul tiga jenis formasi, yaitu formasi umum Papua/non Papua, formasi eks Tenaga Honorer Kategori (THK) II, dan formasi khusus. Tapi, peserta dapat memilih jenis formasi sesuai rekrutmen yang tersedia. "Web SSCASN terintegrasi. Gunakan (pilihan formasi) yang sesuai dengan pengumuman Pemda saja," papar Ridwan.



Selasa, 19 Maret 2019

0

Besaran Gaji Polisi Terbaru Berdasar PP No 17 Tahun 2019

Besaran Gaji Polisi 2019
Polisi memiliki besaran gaji baru setelah Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Belas Atas Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2001 tentang Peraturan Gaji Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Dalam PP ini, pemerintah mengubah lampiran PP No. 29 Tahun 2002 tentang Peraturan Gaji Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang telah beberapa kali diubah, terakhir diubah dengan PP No. 32 Tahun 2015, sehingga menjadi sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari PP No. 17 Tahun 2019 ini.

Dalam lampiran PP No. 17/2019 itu disebutkan, gaji terendah anggota Polri adalah Rp 1.643.500,00 untuk pangkat Bhayangkara Dua dengan masa kerja 0 tahun (sebelumnya Rp 1.565.200,00). Sementara gaji tertinggi untuk anggota Polri dalam jajaran Tamtama (dengan pangkat Ajun Brigadir Polisi masa kerja 28 tahun) adalah Rp 2.960.700,00 (sebelumnya Rp2.819.500,00).

Untuk jajaran Bintara gaji terendah diterima anggota Polri yang berpangkat Brigadir Polisi Dua dengan masa kerja 0 tahun sebesar Rp 2.103.700,00 (sebelumnya Rp2.003.300,00). Sedangkan gaji tertinggi untuk anggota Bintara Polri (Ajun Inspektur Polisi Satu masa kerja 32 tahun) adalah Rp 4.032.600,00 (sebelumnya Rp3.838.800,00).

Sedangkan untuk jajaran Perwira Pertama, gaji terendah diterima anggota Polri yang berpangkat Inspektur Polisi Dua dengan masa kerja 0 tahun sebesar Rp 2.735.300,00 (sebelumya Rp2.604.400,00), tertinggi untuk anggota polisi berpangkat Ajun Komisaris Polisi dengan masa kerja 32 tahun yaitu sebesar Rp 4.780.600,00 (sebelumnya Rp 4.552.700,00).

Adapun untuk jajaran Perwira Menengah, gaji terendah diterima anggota Polri berpangkat Komisaris Polisi dengan masa kerja 0 tahun sebesar Rp 3.00.100,00 (sebelumnya Rp2.856.400,00), tertinggi untuk anggota polisi berpangkat Komisaris Besar Polisi dengan masa kerja 32 tahun sebesar Rp 5.243.400,00 (sebelumnya Rp4.992.000,00).

Untuk jajaran Perwiran Tinggi, gaji terendah diterima anggota Polri berpangkat Brigadir Jenderal Polisi masa kerja 0 tahun sebesar Rp 3.290.500,00 (sebelumnya Rp3.132.700,00), dan tertinggi untuk Jenderal Polisi masa kerja 32 tahun sebesar Rp 5.930.800,00 (sebelumnya Rp 5.646.100,00).

Ketentuan sebagaimana dimaksud, menurut PP ini, mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2019.

"Peraturan in mulai berlaku pada tanggal diundangkan," bunyi Pasal II Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2019, yang telah diundangkan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly pada 13 Maret 2019.


Minggu, 10 Februari 2019

0

Detail Jadwal Pengadaan PPPK Tahun Anggaran 2019

Detail Jadwal Seleksi PPPK Tahap 1
Seleksi PPPK tahun 2019 dilakukan 2 tahap, dimana tahap pertama adalah diperuntukan untuk eks Tenaga Honorer Kategori II dan penyuluh pertanian dari Kementerian Pertanian yang memenuhi ketentuan peraturan perundangan dan sudah terdaftar di database Badan Kepegawaian Negara (BKN). Khusus untuk penyuluh pertanian yang diangkat oleh Kementerian Pertanian (Kementan), database-nya ada pada Kementan dan BKN. Sedangkan tahap ke 2 adalah proses rekrutmen PPPK untuk kalangan umum yang jadwal pelaksanaannya akan ditentukan kemudian.

Untuk Tahap pertama ini pendaftaran dilakukan di website: sscasn.bkn.go.id mulai tanggal 10 s/d 16 Februari. Berikut di bawah ini adalah detail tanggal dan tahapan proses rekrutment PPPK Tahap I

Jadwal Detail, Tanggal dan Tahapan Rekrutmen PPPK 2019
  • 8-16 Februari Proses Pengumuman Seleksi PPPK
  • 10-16 Februari, Proses Pendaftaran PPPK dilakukan di sscasn.bkn.go.id
  • 10-17 Februari, Verifikasi Administrasi Peserta pendaftaran
  • 18 Februari, Pengumuman hasil verifikasi administrasi
  • 19 Februari, Pengumuman jadwal lokasi tes
  • 20-22 Februari, Sinkronisasi Data Ujian
  • 23-24 Februari, Pelaksanaan Tes Seleksi PPPK menggunakan CAT
  • 25-28 Februari, Pengolahan Nilai
  • 1 Maret, Pengumuman hasil
Seperti pada rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), rekrutmen PPPK tahap I juga akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Penggunaan teknologi dalam rekrutmen ini, bertujuan untuk menghindari kecurangan, terutama untuk mereduksi adanya calo. Juga, dalam rangka mendekatkan lokasi seleksi kepada peserta, agar peserta tidak perlu mengeluarkan biaya yang besar.
Sebagai referensi bahan pembelajaran tes PPPK tahap 1 silakan pelajari Paket LKIT


Sosmed Kita

Facebook
Like Us
Google Plus
Follow Us
Twitter
Follow Us
Pinterest
Follow Us

Subscribe dapetin info asncpns

(Kamu dapetin kabar Fresh dari kita, aman dari HOAX)