Pelajari Paket LKIT Xtreeme dan Jadilah ASN Tahun ini...TERBATAS!!

Video of the Day

banner iklan

Hot Update

Senin, 22 April 2019

0

Pemerintah Kembali Akan Buka Kran 100 Ribu Formasi CPNS Akhir Tahun

Info Seleksi CPNS 2019
Rekrutmen CPNS 2019 menjadi berita yang ditunggu oleh kalangan pencari kerja khususnya para calon pelamar CPNS, walaupun saat ini berita tersebut masih kalah seru dibanding berita berita terkait pemilu dan pilpres 2019.

Khusus info seleksi CPNS 2019, pemerintah melalui Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin memperkirakan bahwa rencana penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS 2019 akan dilaksanakan pada akhir tahun.

"Nanti, akhir tahun. Mungkin sama dengan tahun lalu (waktu pelaksanaannya), Oktober atau November," ungkap dia saat sesi konferensi pers di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (28/3/2019).

Selain akan merekrut CPNS sebanyak 100 ribu formasi, Syafruddin juga memastikan bahwa pemerintah akan membuka kran PPPK sebanyak 150 ribu dalam dua tahap pada 2019. Seleksi PPPK Tahap pertama sudah dilaksanakan pada 12-17 Februari 2019 dengan jumlah formasi terisi sekitar 50 ribu posisi.

Sebagai referensi pembvelajaran terbaik CPNS 2019, silakan pelajari Paket LKIT Xtreeme Pack Titanium

Rekrutmen PPPK Tahap 2

Rekrutmen pendaftaran PPPK tahap 2 kemungkinan akan dibuka pada kurun waktu antara Juni hingga Juli 2019. Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengatakan, akan dibuka pendaftaran PPPK tahap kedua sebanyak kurang lebih 100 ribu formasi. Jumlah itu keluar lantaran baru sebanyak 50 ribu posisi yang terisi pada perekrutan Aparatur Sipil Negara (ASN) kontrak tahap pertama.

"Sebetulnya untuk Tahap I disediakan 75 ribu, dikasih alokasi 150 ribu (untuk dua tahap perekrutan). Cuma yang sekarang baru kepakai 50 ribu (formasi), masih ada sisa. Kalau bisa saya tarik ke belakang jadi 100 ribu," ujar Bima.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Syafruddin menyatakan, pemerintah akan menggelar seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II terlebih dahulu pada 2019 sebelum penerimaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019.
Paket LKIT Xtreeme

"Duluan PPPK (Tahap II), CPNS yang terakhir," tegas Syafruddin dalam gelaran konferensi pers di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (28/3/2019).

Untuk kepastian waktunya, dia melanjutkan, pihaknya harus rapat koordinasi terlebih dahulu dengan Kementerian Keuangan serta tiap kementerian/lembaga dan pemerintah daerah yang akan terlibat di dalamnya.

"Nanti, kita akan rapatkan koordinasi dengan Kementerian Keuangan dan seluruh instansi. Harus dirapatkan dulu ke pemerintah daerah. Ini masalah penggajiannya," tuturnya.


Selasa, 19 Maret 2019

0

Besaran Gaji Polisi Terbaru Berdasar PP No 17 Tahun 2019

Besaran Gaji Polisi 2019
Polisi memiliki besaran gaji baru setelah Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Belas Atas Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2001 tentang Peraturan Gaji Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Dalam PP ini, pemerintah mengubah lampiran PP No. 29 Tahun 2002 tentang Peraturan Gaji Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang telah beberapa kali diubah, terakhir diubah dengan PP No. 32 Tahun 2015, sehingga menjadi sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari PP No. 17 Tahun 2019 ini.

Dalam lampiran PP No. 17/2019 itu disebutkan, gaji terendah anggota Polri adalah Rp 1.643.500,00 untuk pangkat Bhayangkara Dua dengan masa kerja 0 tahun (sebelumnya Rp 1.565.200,00). Sementara gaji tertinggi untuk anggota Polri dalam jajaran Tamtama (dengan pangkat Ajun Brigadir Polisi masa kerja 28 tahun) adalah Rp 2.960.700,00 (sebelumnya Rp2.819.500,00).

Untuk jajaran Bintara gaji terendah diterima anggota Polri yang berpangkat Brigadir Polisi Dua dengan masa kerja 0 tahun sebesar Rp 2.103.700,00 (sebelumnya Rp2.003.300,00). Sedangkan gaji tertinggi untuk anggota Bintara Polri (Ajun Inspektur Polisi Satu masa kerja 32 tahun) adalah Rp 4.032.600,00 (sebelumnya Rp3.838.800,00).

Sedangkan untuk jajaran Perwira Pertama, gaji terendah diterima anggota Polri yang berpangkat Inspektur Polisi Dua dengan masa kerja 0 tahun sebesar Rp 2.735.300,00 (sebelumya Rp2.604.400,00), tertinggi untuk anggota polisi berpangkat Ajun Komisaris Polisi dengan masa kerja 32 tahun yaitu sebesar Rp 4.780.600,00 (sebelumnya Rp 4.552.700,00).

Adapun untuk jajaran Perwira Menengah, gaji terendah diterima anggota Polri berpangkat Komisaris Polisi dengan masa kerja 0 tahun sebesar Rp 3.00.100,00 (sebelumnya Rp2.856.400,00), tertinggi untuk anggota polisi berpangkat Komisaris Besar Polisi dengan masa kerja 32 tahun sebesar Rp 5.243.400,00 (sebelumnya Rp4.992.000,00).

Untuk jajaran Perwiran Tinggi, gaji terendah diterima anggota Polri berpangkat Brigadir Jenderal Polisi masa kerja 0 tahun sebesar Rp 3.290.500,00 (sebelumnya Rp3.132.700,00), dan tertinggi untuk Jenderal Polisi masa kerja 32 tahun sebesar Rp 5.930.800,00 (sebelumnya Rp 5.646.100,00).

Ketentuan sebagaimana dimaksud, menurut PP ini, mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2019.

"Peraturan in mulai berlaku pada tanggal diundangkan," bunyi Pasal II Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2019, yang telah diundangkan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly pada 13 Maret 2019.


Minggu, 10 Februari 2019

0

Detail Jadwal Pengadaan PPPK Tahun Anggaran 2019

Detail Jadwal Seleksi PPPK Tahap 1
Seleksi PPPK tahun 2019 dilakukan 2 tahap, dimana tahap pertama adalah diperuntukan untuk eks Tenaga Honorer Kategori II dan penyuluh pertanian dari Kementerian Pertanian yang memenuhi ketentuan peraturan perundangan dan sudah terdaftar di database Badan Kepegawaian Negara (BKN). Khusus untuk penyuluh pertanian yang diangkat oleh Kementerian Pertanian (Kementan), database-nya ada pada Kementan dan BKN. Sedangkan tahap ke 2 adalah proses rekrutmen PPPK untuk kalangan umum yang jadwal pelaksanaannya akan ditentukan kemudian.

Untuk Tahap pertama ini pendaftaran dilakukan di website: sscasn.bkn.go.id mulai tanggal 10 s/d 16 Februari. Berikut di bawah ini adalah detail tanggal dan tahapan proses rekrutment PPPK Tahap I

Jadwal Detail, Tanggal dan Tahapan Rekrutmen PPPK 2019
  • 8-16 Februari Proses Pengumuman Seleksi PPPK
  • 10-16 Februari, Proses Pendaftaran PPPK dilakukan di sscasn.bkn.go.id
  • 10-17 Februari, Verifikasi Administrasi Peserta pendaftaran
  • 18 Februari, Pengumuman hasil verifikasi administrasi
  • 19 Februari, Pengumuman jadwal lokasi tes
  • 20-22 Februari, Sinkronisasi Data Ujian
  • 23-24 Februari, Pelaksanaan Tes Seleksi PPPK menggunakan CAT
  • 25-28 Februari, Pengolahan Nilai
  • 1 Maret, Pengumuman hasil
Seperti pada rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), rekrutmen PPPK tahap I juga akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Penggunaan teknologi dalam rekrutmen ini, bertujuan untuk menghindari kecurangan, terutama untuk mereduksi adanya calo. Juga, dalam rangka mendekatkan lokasi seleksi kepada peserta, agar peserta tidak perlu mengeluarkan biaya yang besar.
Sebagai referensi bahan pembelajaran tes PPPK tahap 1 silakan pelajari Paket LKIT


Jumat, 08 Februari 2019

0

Pendaftaran PPPK 2019 Mulai 10 Februari, Pengumuman Resmi 8 Februari Bada Jumat

Penerimaan PPPK 2019
Pengumuman resmi tentang Penerimaan PPPK 2019 rencananya akan diumumkan hari jumat ini dan khusus untuk pendaftaran baru bisa dilakukan mulai tanggal 10 Februari 2019. Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan mengatakan, pengumuman lowongan akan menjelaskan terkait posisi yang dibuka hingga jumlah formasi yang dibutuhkan.

"Besok itu baru pembukaan pengumuman. Jadi baru ada pengumuman dari posisi hingga jumlah besok tanggal 8 Februari jam 16.00 WIB. Kalau pendaftaran itu nanti Insya Allah tanggal 10 Februari," ungkapnya, Kamis (7/2/2019).

Pendaftaran PPPK 2019 nantinya dilakukan melalui laman sscasn.bkn.go.id - laman ini akan aktif pas pendaftaran mulai dibuka.

"Nanti kurang lebih pendaftaran sama dengan (dengan seleksi CPNS), lewat online websitenya sscasn.bkn.go.id tapi coba saja sudah bisa diakses atau belum, saya belum tahu," sambung dia.

Persyaratan

Diploma/Sarjana

Khusus persyaratan untuk kualifikasi posisi guru minimal berpendidikan S-1 dan masih aktif mengajar hingga saat ini. Selanjutnya, untuk tenaga kesehatan kualifikasinya minimal pendidikan D-III di bidang kesehatan hingga S-1.

"Tenaga kesehatan mempunyai kualifikasi pendidikan minimal D-III bidang kesehatan dan mempunyai STR yang masih berlaku (bukan STR internship), kecuali untuk Epidemiologi, Entomolog, Administrator Kesehatan dan Pranata Laboratorium Kesehatan kualifikasi pendidikan D-III/S-1 Kimia/Biologi," bunyi keterangan tersebut.

SMA / SMK

PPPK juga membuka lowongan untuk jenjang SMA dan SMK, yaitu untuk penyuluh pendidikan minimal SMK bidang pertanian atau SMA plus sertifikasi di bidang pertanian.

Sementara itu, masa hubungan kerja pekerja setara PNS paling singkat minimal satu tahun dengan perpanjangan berdasarkan pencapaian kerja dan kebutuhan instansi.

Pengumuman Resmi PPPK

Pendaftaran sendiri baru bisa dilakukan 10 Februar, namun pengumuman resmi sudah bisa dilihat mulai tanggal 08 Februari ba'da Jumat.

"Kalau pendaftaran itu nanti Insya Allah tanggal 10 Februari. Nanti kurang lebih pendaftaran sama dengan (dengan seleksi CPNS), lewat online websitenya sscasn.go.id," ungkapnya.

Sementara itu, Menteri PAN RB Syarifuddin mengatakan sebanyak 150.000 formasi dibuka. Adapun formasi yang diutamakan, yakni guru honorer, tenaga kesehatan, tenaga penyuluhan pertanian dan lainnya.

"Besok sudah buka pendaftaran. Formasi PPPK 150.000," kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Syafruddin di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (7/2/2019).

Sebagai bahan pembelajaran resmi tes PPPK dan CPNS 2019 silakan pelajari Paket LKIT - dan jadilah yang terbaik dengan mempelajarinya!!

Pelaksanaan Tes Seleksi

Jika tidak ada perubahan, untuk pelaksanaan tes PPPK rencananya akan dilakukan tanggal 23 dan 24 Februari sedangkan untuk pengumuman hasil akhir akan diumumkan 1 Maret 2019.


Senin, 04 Februari 2019

0

Anggaran Penerimaan CPNS 2019 Sudah Siap

Anggaran Seleksi CPNS 2019
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin menyebut anggaran rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 sudah siap.

"Sudah siap. Kemarin saya sudah rapat dengan Kementerian Keuangan," kata Syafruddin di Kementerian PAN-RB, Jakarta, Kamis (31/1/2019).

Saat ini, kata Syafruddin pihak pejabat teknis di Kementerian PAN-RB dan Kementerian Keuangan tengah membahas detail anggaran yang benar-benar dibutuhkan dalam rekrutmen CPNS di 2019, sehingga dia belum bisa memastikan besaran anggaran.

"Besarannya sudah dihitung rinci, soalnya nanti eselonnya nggak bisa ngomong langsung sekian, tidak. Tapi kalau proses rekrutmennya ada anggarannya, sudah,"

Sebelumnya, kabar gembira buat masyarakat Indonesia, karena pemerintah kembali membuka rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) di tahun 2019.

Rekrutmen ini pun sebagai upaya pemerintah menambal 52.000 pegawai yang pensiun pada tahun 2019. Kuota lowongan CPNS yang dibuka sebanyak 100.000.

Hanya saja, kata Syafruddin, jumlah lowongan yang dibuka tak sebanyak tahun 2018 lalu.

"Seperti 2018 tapi jumlahnya tidak sebanyak 2018. (Tahun) 2018 238.000, kalau 2019 100.000," jelasnya.

Sebagai persiapan pembelajaran terbaik seleksi CPNS tahun 2019, silakan pelajari Paket LKIT

Untuk Jadwal seleksi silakan baca dalam ancar ancar jadwal penerimaan CPNS dan PPPK 2019


Rabu, 30 Januari 2019

0

Ancar Ancar Jadwal Penerimaan CPNS dan PPPK 2019

Jadwal CPNS PPPK 2019

Ancar Ancar Jadwal Penerimaan CPNS 2019

Bagi kamu yang merasa bingung dengan kabar simpang siur tentang rekrutmen penerimaan CPNS tahun 2019, berikut adalah penjelasan detailnya.

Bulan Maret 2019

Penerimaan CPNS yang rencana akan digelar pada bulan Maret 2019 adalah rekrutmen CPNS khusus daerah daerah yang batal menggelar seleksi CPNS karena alasan bencana alam dan kendala teknis. Rencananya seleksi akan digelar di 48 daerah.

"Bulan Maret untuk (daerah) yang tertunda" - Mudzakir (Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PAN RB)

Pada seleksi CPNS tahun 2018 terdapat beberapa daerah yang  gagal melaksanakan rekrutmen CPNS, diantaranya adalah pemerintah daerah di wilayah Provinsi Papua dan Papua Barat, Provinsi Sulawesi Tengah, Kota Palu, Kabupaten Sigi, Kabupaten Donggala, serta Kabupaten Parigi Moutong.

Rencana pelaksanaan seleksi CPNS bagi ke-48 daerah yang tertunda tersebut, lanjut Mudzakir, akan dilaksanakan pada Maret 2019.

"Bulan Maret tersebut merupakan ancar-ancar. Pelaksanaan hal tersebut sedang dipersiapkan," jelas dia.

Akhir Tahun 2019

Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan pembukaan lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 bukan dibuka pada bulan Maret, melainkan di akhir tahun 2019.

Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan menjelaskan pada Maret mendatang pemerintah mencari cara untuk bisa mengisi kekurangan posisi di seleksi CPNS 2018. Artinya, pemerintah bukan membuka lowongan CPNS baru di 2019.

Namun begitu, bukan berarti pemerintah tidak membuka seleksi CPNS 2019. Pemerintah, kata Ridwan, akan tetap membuka seleksi CPNS 2019 pada akhir tahun ini, bukan pada bulan Maret. Ridwan mengatakan, hal itu telah dibahas oleh Menteri PAN-RB Syahruddin.

"Di keterangan RDP (Rapat Dengar Pendapat) kemarin, Pak Menpan (Syafruddin) menjelaskan, di 2019 itu akan ada tiga event penerimaan," kata Ridwan kepada detik, Jakarta, Rabu (23/1/2019)

"Satu, di Februari PPPK khusus untuk tenaga honorer K2 di tiga bidang, yaitu guru, kesehatan, dan penyuluh pertanian. Terus setelah Pilpres, akan ada event penerimaan PPPK untuk jalur umum. Setelah itu, mungkin di akhir tahun entah kapan baru CPNS 2019." sambungnya.

Ridwan mengatakan, pemerintah tak akan membuka lowongan CPNS menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) April mendatang. Menurutnya, hal itu bisa mengganggu jalannya pesta demokrasi yang akan digelar.

"Prinsipnya kita nggak akan ada ramai-ramai menjelang Pilpres. Nanti mengganggu dan bisa disalahartikan oleh siapa pun," kata Ridwan.

Lebih dari itu, Ridwan sendiri mengaku belum mengetahui bagaimana skema pembukaan lowongan CPNS di akhir 2019 nanti, termasuk soal formasi yang akan dibuka. Dia mengatakan belum mendapatkan informasi secara rinci terkait rencana tersebut.

"Cuma saya belum dapat (informasi) bagaimana-bagaimana tentang (lowongan CPNS) itu," tuturnya.

Pelajari Paket LKIT sebagai bahan pembelajaran seleksi CAT CPNS terbaik


Jadwal Penerimaan PPPK 2019 

Menurut rencana, rekrutmen P3K tahun 2019 ini sebanyak 150.000 formasi dan akan dibagi menjadi 2x gelombang penerimaan

Tahap Pertama

Pemerintah akan melakukan rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) pada tahun 2019. Pada tahap pertama dikhususkan untuk eks Tenaga Honorer K2 (THK2) pada posisi guru/dosen, tenaga kesehatan, dan penyuluh pertanian yang memenuhi syarat.

Penerimaan PPPK tahap ke 1 ini rencananya akan dilakukan pada bulan Februari 2019

"Proses rekrutmen dan seleksi PPPK rencananya dimulai bulan Februari 2019" - Syafruddin - Menpan RB

Tahap Kedua

Rekrutmen PPPK tahap ke 2 adalah diperuntukan untuk kalangan pelamar umum. Syarat batas usia minimal peserta PPPK adalah 20 tahun dan maksimal satu tahun sebelum batas usia pensiun untuk jabatan yang dilamar. Misalnya, untuk tenaga guru yang batas usia pensiunnya 60 tahun, bisa dilamar oleh warga negara Indonesia yang berusia 59 tahun.

Pelajari Paket LKIT mulai sekarang dan gapailah masa depan !!

baca juga: Kuota Rekrutmen 2019 - 60% PPPK dan 40% CPNS Umum


Kamis, 24 Januari 2019

0

Seleksi CPNS dan PPPK 2019 Dilakukan Bertahap

Rekrutmen CPNS Menpan 2019
Pemerintah sudah secara resmi menyampaikan bahwa tahun 2019 akan melakukan rekrutmen PPPK dan CPNS. Walaupun tahun ini bertepatan dengan pileg dan pilpres, perekrutan ini akan tetap dilaksanakan secara bertahap tanpa mengganggu acara demokrasi rakyat tersebut.

Penerimaan PPPK

Penerimaan PPPK akan dibagi 2 tahap rekrutmen. Tahap pertama adalah dialokasikan untuk eks Tenaga Honorer K2 (THK2) pada posisi guru/dosen, tenaga kesehatan, dan penyuluh pertanian yang memenuhi syarat. Sedangkan tahap kedua, rekrutmen PPPK untuk formasi umum. Total alokasi formasi yang disediakan untuk PPPK adalah sebanyak 150 ribu formasi.

Hal itu disampaikan Menteri PANRB Syafruddin, saat memberi arahan pada acara Sosialisasi PP 49/2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan Rencana Pengadaan P3K Tahap I, di Batam, Rabu (23/01). "Proses rekrutmen dan seleksi PPPK rencananya dimulai bulan Februari 2019," ujarnya.

Rekrutmen PPPK bertujuan untuk akselerasi kapasitas organisasi serta mencapai tujuan strategis nasional. Dengan rekrutmen ini, pemerintah akan mendapat pegawai yang memiliki kompetensi teknis tertentu dan bersertifikasi profesional. Tujuan lainnya adalah, mendapatkan pegawai yang langsung didayagunakan dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya, serta mendukung dinamika organisasi. Dengan skema ini, pemerintah juga hendak 'memulangkan' para diaspora untuk berkarya di tanah air.

Syarat batas usia minimal peserta PPPK adalah 20 tahun dan maksimal satu tahun sebelum batas usia pensiun untuk jabatan yang dilamar. Misalnya, untuk tenaga guru yang batas usia pensiunnya 60 tahun, bisa dilamar oleh warga negara Indonesia yang berusia 59 tahun.

Sementara pengadaan PPPK untuk mengisi JPT utama dan JPT madya tertentu yang lowong dilakukan sesuai dengan ketentuan mengenai tata cara pengisian JPT dalam peraturan perundang-undangan, dan berkoordinasi dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Sedangkan pengadaan PPPK untuk mengisi Jabatan Fungsional (JF) dapat dilakukan secara nasional atau tingkat instansi.

Rekrutmen CPNS

Selain penerimaan PPPK yang telah dijelaskan diatas, pemerintah juga akan melakukan rekrutmen CPNS tahun 2019. Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil ini terutama ditujukan untuk mengisi formasi - formasi kosong di berbagai daerah, terutama Papua, Papua Barat serta daerah yang terdampak bencana, yaitu di Palu, Sigi, Donggala, dan Parigi Moutong. Tahun 2018 lalu terdapat 48 pemda yang mengalami penundaan seleksi CPNS 2018.

Menteri Syafruddin menekankan aspek perencanaan, pengembangan kompetensi, penilaian kinerja, promosi jabatan dan rotasi sebagai acuan dalam mempertimbangkan ide dan gagasan yang mendukung regulasi nasional. Selain itu, dalam rekrutmen para abdi negara, pemerintah berpegang pada enam prinsip, yakni kompetitif, adil, objektif, transparan, bersih dari KKN, serta tidak dipungut biaya. "Janganlah berpikir parsial dan terkotak, namun harus berorientasi untuk menghadirkan solusi bersama sebagai satu bangsa dan dalam konteks negara," tutupnya

Sebagai referensi bahan pembelajaran tes ASN terbaik, silakan pelajari Paket LKIT - saat ini isinya sudah dilengkapi juga dengan soal dan metode cara menyelesaikan TKP sulit seperti soal soal TKP yang diberikan dalam seleksi CAT CPNS 2018.


Sosmed Kita

Facebook
Like Us
Google Plus
Follow Us
Twitter
Follow Us
Pinterest
Follow Us

Subscribe dapetin info asncpns

(Kamu dapetin kabar Fresh dari kita, aman dari HOAX)