Berita CPNS Terbaru

asncpns.com - Berkaca kepada kepada keberhasila Korea Selatan dalam implementasi e-government, Indonesia pun "berguru" untuk mengimplementasikan E-government. Kunci sukses dalam implementasi ini ada lima buah askpek penting yang harus diperhatikan, yaitu Visi dan Strategi, Regulasi, Bisnis Proses, Penguatan Kelembagaan dan Teknologi Informasi.

Untuk pertama, Visi dan Strategi memerlukan pemikiran luas dengan perencanaan jangka panjang dengan memulia hal yang paling sederhana terlebih dahulu supaya mampu menetapkan prioritas untuk menjamin keberhasilan. Selain itu, komitmen kuat sangat diperlukan dalam pelaksanaannya untuk mencapai keberhasilan. Strategi implementasi e-government lainnya adalah pendekatan “Whole of government".

Kedua, Regulasi atau kebijakan yang jelas dan tegas sangat diperlukan untuk mewujudkan e-government. Dalam pelaksanaan e government ini harus disertai dengan kerahasiaan informasi, tanda tangan digital, cyber security, serta arsitektur teknologi informasi dalam rangka integrasi.
Hal ketiga adalah penguatan kelembagaan yang berfungsi untuk memperkuat pemerintahan di setiap jenjang dalam pelaksanaan e-government, untuk membangun sinergi antar organisasi serta konsistensi dalam pelaksanaannya.
Untuk menunjang ketiga poin diatas dan merupakan aspek keempat adalah proses bisnis.Dengan mengembangkan inovasi melalui Business process Reengineering (BPR) dengan cara mendesain ulang teknologi yang digunakan dengan bantuan teknologi informasi, sehingga proses yang ada lebih efisien dan mengurangi atau menghilangkan proses kerja yang tidak efisien untuk menghasilkan outcomes.

Untuk terakhir yaitu Teknologi Informasi. Teknologi Informasi yang mencakup kebutuhan teknologi/aplikasi infrastruktur jaringan, interoperabilitas, standarisasi, serta kemampuan SDM harus diperhatikan dalam implementasinya.

Seperti kita ketahui, bahwa beberapa waktu lalu Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Korea Selatan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) mengenai pembentukan Komite Bersama untuk Kerjasama bidang E-Government dan Reformasi Birokrasi antara Menteri PANRB dengan Menteri MOGAHA Republik Korea, yang diselenggarakan di Busan, Korea, 11 Desember 2014
asncpns.com - Seperti kita ketahui bahwa Presiden Republik Indonesia pada hari Rabu, (27/072016) mengumumkan "Reshuffle kabinet Jilid II" di Jakarta. Salah satu posisi menteri yang mengalami perubahan adalah Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB), yang sebelumnya dijabat oleh Yuddy Chrisnandi dan digantikan oleh Asman Abnur.

Menteri PANRB Asman Abnur diketahui sebelumnya pernah menjabat Wali Kota Batam dan pernah menjadi anggota DPR selama 3 periode. Asman Abnur adalah seorang pengusaha yang diyakini memiliki beberapa toko emas, apotik, SPBU, bank hingga pusat kebugaran. Ayah dua orang anak ini mendapat gelar sarjana dari Universitas Andalas Padang pada 1990. Lalu melanjutkan ke Universitas Airlangga, Surabaya untuk gelar master. Di universitas yang sama, Asman kini sedang mengejar gelar doktor.

Karir Politik

Karir politik Asman dimulai pada Tahun 2001 dengan menjabat sebagai anggota DPRD Batam dan duduk dikomisi B, namun menjadi anggota DPRD hanya sebentar dan langsung menjadi Wali Kota Batam pada periode 2001-2004. Di partai Amanat Nasional (PAN) dia seringkali mengemban jabatan yang strategis, diantaranya adalah menjadi Bendahara Umum Partai (2005-2010). Dan pada tahun 2015, dirinya menjadi Wakil Ketua Umum DPP PAN.

Sebelum ditunjuk menjadi menteri, Amran terlebih dahulu menjadi anggota DPR RI dan duduk di komisi IX DPR yang membidangi kesehatan dan ketenagakerjaan. Saat duduk di Komisi XI, Asman pernah menjadi pimpinan Tim Teknis Pencalonan Anggota BPK (2009), Pimpinan Panja RUU Jaring Pengaman Sistem Keuangan (2009), Pimpinan Pansus Perpajakan Komisi (2008), Pimpinan Panja 3 PERPU Komisi XI DPR RI (2008), Wakil Ketua Pansus Perbankan Syariah (2008).

Prioritas Kerja

Dalam acara serah terima jabatan dengan Yuddy Chrisnandi di Kementerian PAN RB, Jl Sudirman, Jakarta, Rabu (27/7/2016) petang kemarin, amran mengungkapkan bahwa dirinya memiliki beberapa prioritas kerja dalam masa kepemimpinannya, diantaranya adalah Asman ingin merubah mind sikap kerja para PNS yang jika dibandingkan dengan pegawai swasta masih kalah jauh.

"Nah tadi disampaikan juga Pak Yuddy, mindset birokrasi ini yang selama ini dinilai lamban, kalah dari pegawai swasta. Nah, ini kita balikkan sekarang bahwa pegawai negeri itu tidak kalah dengan pegawai swasta. Saya pikir itu," ujar Asman

Selain itu, Menteri Asman mengungkapkan bahwa di era kepemimpinannya, dirinya akan mengurangi kebocoran anggaran dengan sistem e-budgeting di daerah-daerah serta pelayanan perizinan dari dua minggu menjadi dua hari.

Sambil melewati masa penyesuaian diri di lingkungan baru yang dijabatnya ini, Menteri Asman juga akan mendengar masukan dari Mantan Menteri sebelumnya yaitu Yuddy Chrisnandi. "Tentu saja dengan masukan Pak Yuddy yang luar biasa kita akan kerja terus,"ungkapnya. Dirinya juga berharap untuk bisa menyesuaikan diri dengan cepat.

"Ya sesuai yang Pak Yuddy katakan, kalau sudah di pemerintah kita milik publik. Partai yang berikutnya. Jadi kita menunjukkan kinerja yang baik. Dengan kinerja yang baik partai akan dikenal dengan baik karena kadernya bekerja dengan baik," tutup Asman. 
Kominfo
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (disingkat Kemkominfo RI) adalah kementerian dalam Pemerintah Indonesia yang membidangi urusan komunikasi dan informatika. Kementerian Komunikasi dan Informatika sebelumnya bernama "Departemen Penerangan" (1945-1999), "Kementerian Negara Komunikasi dan Informasi" (2001-2005), dan Departemen Komunikasi, dan Informatika (2005-2009).

Saat ini, Direktorat Pengolahan dan Penyediaan Informasi satah satu unit kerja di Kementerian Komunikasi dan Informatika, membutuhkan 3 (tiga) orang tenaga kerja baru untuk ditempatkan sebagai:

Junior Programmer
  • Minimal lulusan SMK/STM/SMA atau sederajat
  • Menguasai Bahasa Pemrograman PHP5
  • Menguasai Database PostgreSQL dan MySQL
  • Menguasai HTML + Javascript - Dapat bekerja sama dalam tim
  • Memiliki kemampuan analisis yang baik 
Jika berminat, anda dapat mengirimkan surat lamaran beserta curriculum vitae dan scan foto terbaru serta portofolio (jika ada) yang ditujukan kepada:

Direktur Pengolahan dan Penyediaan Informasi, Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika. Atau bisa juga mengirimkan via e-mail ke alamat: kontak@kominfo.go.id. Subject Surat Lamaran Programmer.
Lokasi kerja Kementerian Komunikasi dan Informatika Medan Merdeka Barat No. 9, Jakarta
Pengumuman
Image: Kementerian PANRB
asncpns.com - Pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Bandung berlangsung secara kondusif dan lancar. Pelaksanaan seleksi tersebut diselenggarakan di Gedung Poltekkes Bandung, Sabtu (23/07). Meskipun terbilang kondusif, raut wajah para bidan PTT tersebut terlihat jelas tegang dan gelisah sebelum dan saat pelaksanaan tes.

Pengamanan pelaksanaan tes di hari kelima ini semakin diperketan untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk pelaksanaan tes menggunakan sistem Computer Assisted Tes (CAT) di hari kelima ini diikuti dari beberapa peserta dari beberapa daerah di Jawa Barat seperti, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bekasi, Purwakarta, Karawang, Indramayu, Kota Cirebon dan kota Tasik.

Dalam tes tersebut, pada bidan PTT diwajibkan mengerjakan soal sebanyak 90 buah soal. Soal yang disediakan beragam dan lumayan menyulitkan para peserta. Menurut Nina, salah satu perserta bidan PTT yang berasal dari Kabupaten Bandung Barat menyatakan bahwa soal-soal yang disediakan tersebut lumayan sulit dan diluar prediksi.

Meskipun demikian, Nina mencoba sekuat mungkin dan mengerjakannya dengan sabar, karena impiannya untuk menjadi PNS hanya tinggal selangkah lagi di depan mata, dan jangan terus menjadi pegawai tidak tetap terus-menerus. "Saya sudah 11 tahun mengabdi di daerah Rajamandala. Saya ingin menjadi PNS, jangan menjadi pegawai tidak tetap terus menerus," ungkapnya.

Dengan adanya tes ini, Nina berharap para bidan PTT bisa menjadi PNS dan sekaligus mengajak rekan-rekanya untuk mengikuti prosedur yang ada. Lain dengan Nina lain dengan Umi Salamah yang berasal dari Kabupaten Bekasi dan sudah 10 tahun mengabdi. Dirinya berharap bisa lolos passing grade, "Saya berharap tidak ada passing grade, dan saya berharap kabar baik setelah tes ini," ungkapnya.

Indah selaku Kepala Sub Bagian Pengangkatan Pegawai dengan Penempatan Khusus Kementerian Kesehatan, menyatakan bahwa pelaksanaan di hari kelima ini cukup lancar dan tertib. "Saya pikir ini sudah sesuai dengan harapan, semua peraturan dapat diikuti oleh para bidan dengan baik. Semoga hari terakhir bisa berjalan dengan baik juga sesuai harapan," tuturnya.
Seleksi CPNS
asncpns.com - Pelaksanaan Tes seleksi CPNS untuk para bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) dilaksanakan pada 17 Juli hingga 24 Juli 2016. Meskipun pelaksanaan dibeberapa daerah di Indonesia dan tidak terpusat, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) terus memantau tes tersebut.

Suwardi selaku Kepala Bagian Komunikasi Publik Kemenpan-RB Suwardi menjelaskan bahwa, tes CPNS bidan masih berjalan di beberapa wilayah.  "Tanggal 17 sampai dengan 24 ini, ada tes untuk CPNS khusus untuk bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT). Bidan PTT ini bidan yang sudah mengabdi khusus di bidang ini dan sudah lama," ungkapnya di Kantor Kemenpan-RB, Jakarta.

Menurut Suwardi, tes ini adalah prosedur utama agar lulus menjadi seorang CPNS untuk para bidan PTT yang selama ini sudah mengabdi. "Ini sudah dikhususkan di beberapa daerah. Hampir semua ada di beberapa daerah provinsi. Jadi kebetulan DKI enggak ada. Itu ada di Bandung sampai besok ya, di Banten sampai besok juga," tambahnya.

Selain menjadi prosedur, tes ini untuk menentukan siapa terlebih dahulu yang akan diangkat terlebih dahulu menjadi PNS, karena pengangkatan sekitar 43 ribu bidan PTT ini tidak dilakukan sekaligus dan dibagi menjadi beberapa tahap. "Jadi kalau bidan PTT itu memang sudah akan diangkat, komitmennya begitu. Tapi peraturannya tetap harus mereka itu melalui tes. Ini untuk menentukan mana yang duluan diangkat. Karena dari sisi umur bisa saja mereka udah rawan. Karena umur maksimal 35 tahun untuk jadi PNS. Mereka sedang melakukan itu," tambahnya.

Para bidan yang nantinya diangkat dan menjadi PNS, dihimbau untuk bekerja lagi lebih giat dan meningkatkan kinerjanya untuk melayani masyarakat. "Mungkin gini, biasanya orang begitu setelah jadi PNS, jadi malas. Identik seperti itu. Jadi diharapkan begitu setelah mereka jadi PNS itu akan lebih giat lagi bekerja, karena kepastian dari sisi keuangan dari gaji. Kalau selama ini dari segi keuangan mereka bentuknya honor. Kalau sekarang gajinya sudah dijamin lalu masa depannya dijamin," tutur Suwardi.

Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi meminta para Bidan PTT yang akan mengikuti seleksi untuk tidak meremehkan seleksi ini, karena hasil seleksi CAT ini akan menentukan cepat tidaknya bidan PTT mendapatkan NIP CPNS. "Kalau bidannya ingin cepat diangkat PNS, ya harus belajar tekun. Isi semua tesnya dengan baik biar bisa lolos passing grade," ungkapnya di Jakarta, Rabu (20/7).
CPNS
asncpns,com - Berdasarkan analisis jabatan, sebanyak 1.540 Formasi untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) oleh Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB).

Syafaruddin selaku Kepala BKDD Kabupaten Nunukan menyatakan bahwa formasi tersebut telah diserahkan kepada Kementerian PANRB. “BKDD Kabupaten Nunukan telah menyerahkan kebutuhan pegawai yang diminta Kemenpan RB. Kami diminta serahkan data, ini hasil yang sudah kita kirim ke mereka," ungkapnya.

Pengajuan pengadaan CPNS untuk formasi tahun 2016 itu berdasarkan penghitungan kebutuhan di masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD), dan sudah disampaikan melalui e-formasi. “Kita meminta analisa jabatan dari setiap SKPD. Pengisian analisis jabatan didampingi staf BKDD,” ujarnya.

Selain itu, BKDD akan mengutamakan atau memprioritaskan formasi tenaga guru dan tenaga kesehatan kepada Dinas Pendiidkan dan Dinas Kesehatan, apabila pihaknya telah mendapatkan persetujuan jumlah formasi CPNS mendatang. 
 
Sebanyak 1540 formasi kuota CPNS yang diajukan, diantaranya adalah tenaga pendidik sebanyak 845 orang, dokter 19 orang, 118 orang bidan dan 153 orang perawat.  "Jadi usulan formasi CPNS yang kami masukan ini sudah berdasarkan analisis jabatan dengan mempertimbangkan keuangan daerah," katanya.

Dirinya menambahkan, jumlah formasi yang diperoleh Kabupaten Nunukan itu tergantung pada persetujuan pemerintah pusat. Usulan dari tiap-tiap SKPD ini diakomodir untuk diusulkan kepada pemerintah pusat. Namun, dirinya juga memastikan bahwa tidak semua formasi yang telah diajukan bakal disetujui.


Meskipun jumlah yang diajukan tersebut belum tentu semua diakomodasi oleh Kementerian PANRB, Syafaruddin mengaku bahwa ada indikasi jika daerah ini akan diberikan kesempatan. “Ini sudah mengarah ke sana. Yang pasti kami telah diminta Kemenpan RB memasukkan formasi. Kapan penerimaan atau pelaksanaannya? Kita tunggu kabar dari sana," ujarnya.
Bidan PTT
asncpns.com - Para bidan PTT yang mencapai puluhan ribu, sejak tanggal 19 Juli 2016 lalu mulai menjalani seleksi pangangkatan Calon Pegawai Sipil Negara (CPNS). Menurut jadwal, seleksi CPNS untuk bidan PTT ini digelar hingga hari Jumat tanggal 22 Juli mendatang.

Seleksi ini menggunakan sistem computer assisted test (CAT) yang selamam ini digadang-gadangkan sistem selaksi yang akuntabel dan bersih dari penyalahgunaan pihak-pihak yang tidak berwenang karena hasil seleksi bisa langsung diketahui tepat setelah tes berlangsung.

Jika pada tes seleksi umum sistem CAT ini untuk mengetahui passing grade siapa yang diangkat dan siapa yag gugur, untuk pengangkatan bidan PTT ini tidak ada sistem gugur. Namun passing grade tersebut untuk menentukan siapa yang cepat diangkay jadi CPNS.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi meminta para Bidan PTT yang akan mengikutiseleksi untuk tidak meremehkan seleksi ini, karena hasil seleksi CAT ini akan menentukan cepat tidaknya bidan PTT mendapatkan NIP CPNS. "Kalau bidannya ingin cepat diangkat PNS, ya harus belajar tekun. Isi semua tesnya dengan baik biar bisa lolos passing grade," ungkapnya di Jakarta, Rabu (20/7).

Menteri Yuddy mencontohkan bahwa jika tahun ini kuota yang disediakan hanya 5000 maka yang akan diangkat terlebih dahulu adalah bidan PTT yang ikut tes dan mendapat ranking 1 hingga 5000. Sedangkan untuk rangking selanjutnya maka akan diangkat pada tahap berikutnya dan sesuai dengan kuota.

"Jadi pilihannya ada di bidan itu sendiri. Kalau mau cepat diangkat dan mengantongi NIP CPNS, ya harus lolos passing grade. Jangan berpikir biar tidak masuk passing grade tetap diangkat PNS juga," tambahnya.

Sebelumnya, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi berjanji akan mengangkat 43 ribu dokter dan bidan PTT (pegawai tidak tetap) untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Namun ada beberapa benturan dengan UU ASN mengenai batasan usia dalam mengikuti ujian CPNS. Seperti kita ketahui bahwa menurut UU ASN, batasan usia maksimal dalam mengikuti tes CPNS adalah 35 tahun.

Menurut Menteri PANRRB, sebanyak 95% dokter dan bidan PTT atau 39 ribu orang telah memenuhi syarat dan tidak melanggar UU ASN, salah satu hal tersebut adalah batas usia yang masih berada dibawah 35 tahun. Sedangkan sekitar 2 ribuan bidan PTT telah berusia 35 tahun lebih. "Sebanyak 95 persen dokter dan bidan PTT bisa ditangani, artinya bisa diproses menjadi CPNS," ungkap Menteri PANRB, Yuddy Chrisnandi di Jakarta, Minggu (29/5/2016).
PNS
asncpns.com - Dikarenakan beberapa tahun terakhir tidak ada penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi mengalami kekurangan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Tak tanggung-tanggung, jumlah kekurangan personil tersebut mencapai puluhan ribu pegawai, karena setiap tahunnya banyak PNS yang pensiun.

Hal ini dibenarkan oleh Risbandi AR selaku Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sukabumi yang mengatakan bahwa beberapa tahun ini tidak ada rekrutmen CPNS dan banyak PNS yang pensiun. "Padahal, setiap tahunnya PNS yang pensiun mencapai ratusan orang,"ungkapnya.

Untuk tahun 2016, PNS yang akan pensiun sebanyak 400 PNS. Hal ini belum lagi diperparah oleh PNS yang mengajukan pensiun dini atau pensiun atas permintaan sendiri. Sementara di sisi lain tidak ada penambahan PNS karena tidak adanya kuota rekrutmen CPNS dari pemerintah pusat.

Contohnya pada 2016 ini tercatat sebanyak 400 orang PNS yang pensiun. Jumlah itu, Risbandi menjelaskan belum ditambah dengan PNS yang mengajukan pensiun dini atau pensiun atas permintaan sendiri. Sementara di sisi lain tidak ada penambahan PNS karena tidak adanya kuota rekrutmen CPNS dari pemerintah pusat.

Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sukabumi, saat ini jumlah PNS aktif berjumlah 14.654 orang. Jumlah tersebut sangat kurang, karena idealnya jumlah PNS seharusnya adalah berjumlah sekitar 40 ribu orang. 40 Ribu adalah jumlah ideal karena penduduk Kabupaten Sukabumi berjumlah sekitar 2,3 juta jiwa.

PNS yang terdapat di Kabupaten Sukabumi di dominasi oleh tenaga guru yang mencapai 8.950 orang. Namun meskipun jumlah guru tersebut banyak, kenyataannya jumlah tenaga pendidik tersebut masih kurang dari kebutuhan. Oleh karena itu, masih ada sekolah yang kekurangan guru dan merekrut tenaga honorer

Selain guru, Risbandi menyebut bidang lainnya yang mengalami kekurangan PNS adalah sektor kesehatan atau tenaga medis. Ia berharap ke depan ada penambahan terkait dua bidang tersebut yakni pendidikan dan kesehatan. Hal tersebut untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.