93.721 PNS Tidak Bisa Naik Pangkat!


By | 22.51 1 comment

ASN
asncpns.com - Sebanyak 93.721 Pegawai Negeri Sipil (PNS) ditutup layanan kepegawaiannya oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dikarenakan hingga 31 Januari 2016 yang merupakan batas perpanjangan registrasi PUPNS. 93.721 PNS tersebut tidak melakukan registrasi dalam Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil (PUPNS) yang merupakan sebuah program nasional menuju terwujudnya database kepegawaian yang update, akurat dan terpercaya.

Dengan demikian 93.721 PNS tersebut mendapatkan konsekwensi atas tidak responsnya mereka terhadap imbauan melakukan registrasi PUPNS. Mereka tidak dapat menerima pemrosesan kenaikan pangkat, mutasi dan hal-hal lain yang menyangkut urusan kepegawaian.

Tumpak Hutabarat selaku Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) BKN menyatakan bahwa,
"Kebijakan blocking layanan kepegawaian juga ditujukan kepada PNS yang pada periode hingga 31 Januari 2016 telah mengajukan permohonan pemrosesan layanan kepegawaian ke BKN, namun tidak melakukan registrasi PUPNS," ujarnya, Jumat (12/1).

Menurut Tumpak, 31 Januari 2016 adalah batas perpanjangan registrasi PUPNS, setelah sebelumnya ditetapkan bahwa pendaftaran PUPNS ditutup pada 31 Desember 2015 yang tertuang dalam Surat Edaran Kepala BKN dengan nomor : K 26-30/V 2-1/99 perihal Tindak Lanjut e-PUPNS yang diterbitkan pada pada 5 Januari 2015 BKN.

Hingga penutupan per 1 Februari 2016, data yang terkumpul sebanyak 4.460.126 PNS atau sebanyak 97,9 persen dari total PNS di Indonesia yang berjumlah 4.553.847 orang yang telah melakukan registrasi PUPNS. Namun bagi PNS yang belum menyelesaikan pengisian e-PUPNS/belum menyampaikan berkas (dokumen) untuk diverifikasi tapi sudah melakukan registrasi akan diberikan kesempatan hingga 17 Januari 2016 dan bagi instansi yang belum menyelesaikan verifikasi level 1 dan 2 diberi kesempatan perpanjangan hingga 31 Januari 2016.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

1 komentar: