Pensiun Dibayarkan Sekaligus? Hoax!


By | 20.36 1 comment
Pensiunan PNS
asncpns.com - Dengan merebaknya rumor yang tersebar luas di media sosial mengenai pensiun PNS yang akan dibayarkan secara langsung mulai tahun 2017, nampaknya membuat para petinggi di lingkungan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi gerah. Hal ini dikarenakan informasi yang menyatakan bahwa pembayaran pensiun dilakukan sekaligus, menurutnya hanya hoax yang tidak berdasar.

Setiawan Wangsaatmaja selakuk Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada kebijakan seperti itu. "Tidak benar itu. Sampai saat ini belum ada kebijakan seperti itu," ujarnya melalui pesan WA, Minggu (08/02/2015).

Dalam media sosial itu tertulis seolah-olah Menteri PANRB menyatakan bahwa mulai tahun 2017 pembayaran pensiun akan dilakukan sekaligus. Bahkan pengunggah juga menyertakan foto Menteri Yuddy yang tengah memberikan keterangan kepada pers. Sayangnya tidak dijelaskan, kapan dan di mana perbuataan itu disampaikan. Bahkan disebutkan besaran pensiun mulai dari Rp 500 juta sampai Rp 1,5 Miliar. Di bawah foto juga tercantum infopgri.tk

Setiawan meminta masyarakat diminta tidak terpengaruh dengan rumor di media sosial yang menyesatkan. Masyarakat diminta untuk waspada dan lebih jeli dalam menyaring informasi. Untuk sekedar informasi, pembayaran pensiun PNS masih dilakukan seperti saat ini, yang dibayarkan secara bulanan.

"Kalau mendapat informasi yang meragukan sebaiknya mengkonfirmasikan ke Kementerian PANRB," imbuhnya. Dikatakan, saat ini pemerintah masih melakukan finalisasi sejumlah Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) pelaksanaan Undang-Undang No. 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). "Salah satunya RPP tentang Manajemen ASN," tambahnya.

Iwan tidak mengetahui apa motif pihak pengunggah rumor tersebut. Tetapi rasanya tidak pada tempatnya kalau sekadar iseng karena kabar yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya tersebut meresahkan masyarakat. Kepada pihak yang mengunggah atau menyebarluaskan informasi hoax tersebut diminta utk segera menarik dan atau menghentikan aksinya, karena Kementerian PANRB tidak segan untuk mensomasi bahkan melaporkan tindakan melawan hukum tersebut kepada penegak hukum.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

1 komentar: