Tes CPNS Untuk Guru Bantu


By | 06.56 Leave a Comment

Tes Calon Pegawai Negeri Sipil untuk guru bantu di sekolah negeri maupun swasta bisa diikuti bila guru tersebut ingin menjadi CPNS. Ketentuan pengangkatan tersebut berada pada setiap instansi pemerintah daerah. Jika ada yang menyebutkan ketentuan ada di Kementrian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi merupakan hal yang harus diluruskan, karena kewenangan pengangkatan guru tersebut berada di masing-masing pemerintah daerah.

Tes CPNS Untuk Guru Bantu

Keterangan tersebut telah dijelaskan langsung oleh Azwar Abubakar pada saat menerima ratusan para guru bantu yang tergabung dalam organisasi Forum Komunikasi Indonesia se Provinsi DKI Jakarta yang bertempat di Kemenpan-RB. Beliau juga mengatakan bagi siapa saja yang ingin masuk CPNS khususnya guru bantu harus mengikuti tes seperti pelamar lainnya, dengan begitu bisa ditemukan kemampuan dari masing-masing pelamar yang memang tepat dan berkualitas untuk menempati jabatan tersebut.

Azwar juga menambahkan pembicaraannya, setiap guru bantu harus mempunyai pikiran yang bersifat rasional, karena tidak mungkin pemerintah akan mengangkat semuanya menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil, karena yang menentukannya bukan dari pihak Kemenpan. Setiap guru bantu yang berada di provinsi DKI Jakarta merupakan tanggung jawab dari pemerintah daerah tersebut. Guru bantu yang akan mengikuti tes harus mempersiapkan segala hal yang diperlukan yaitu seperti kesiapan mental, penguasaan materi yang akan di keluar pada saat tes, bersifat konsekuen atau tidak melakukan tindak kecurangan maupun manipulasi selama pelaksanaan tes tersebut berlangsung.

Semua proses yang berkaitan dengan kebutuhan dalam tes akan dipersiapkan oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta baik dalam segi anggaran maupun yang lainnya. Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil bagi para masing-masing guru bantu di setiap sekolah negeri maupun swasta diperkirakan akan dilaksanakan pada bulan Juni tahun 2014 mendatang. Guru bantu yang berada di ruang lingkup provinsi DKI Jakarta otomatis harus menyiapkan segala hal yang diperlukan untuk pelaksanaan tes nanti.

Berkaitan dengan seleksi CPNS di Indonesia, banyak kasus-kasus negatif yang tak patut dicontoh oleh masyarakat ataupun khalayak umum. Seperti pemalsuan data, dokumen serta sampai sogok menyogok dalam proses masuknya menjadi Pegawai Negeri Sipil. Di tahun 2014 ini sering terjadi di setiap instansi, baik pusat maupun daerah. Oleh karena itu ada pepatah “Lebih baik mencegah sebelum terjadi”. Isi kandungan kata tersebut bermaksud sebelum pelaksanaan tes CPNS, pemerintah  harus lebih waspada dan harus bersifat murni bagi peserta yang akan mengikuti tes CPNS khususnya bagi kalangan guru bantu yang ada di provinsi DKI Jakarta. Namun kata waspada ini berlaku bagi instansi pemerintah daerah yang menentukan kelulusan para guru bantu tersebut, karena hal ini telah dijelaskan dan ditegaskan oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: