PNS Wanita Bisa Pilih Kantor Terdekat


By | 23.28 Leave a Comment
asncpns.com - PNS wanita di Jakarta bisa memilih tempat kerja atau kantor yang berdekatan dengan rumah, aturan ini telah disampaikan oleh Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama. Hal ini dilakukan untuk memberikan waktu yang lebih banyak bagi PNS wanita untuk mengurus anak dan keluarganya. Jika tempat kerja jauh maka hanya akan menghabiskan waktu di jalan dan waktu untuk mengurusi keluarga sangat sedikit. Rencananya peraturan ini akan mulai berlaku pada tahun 2015 mendatang.

PNS Wanita Bisa Pilih Kantor Terdekat

“Jadi ibu-ibu boleh memilih mau bekerja di mana saja dekat dengan rumah. Tidak boleh ada alasan apa pun lagi. Atasan anda semua tidak mengizinkan mencari tempat paling dekat dengan rumah, nggak ada urusan,” jelas Ahok. Menindaklanjuti aturan ini, pemerintah akan menyiapkan jabatan fungsional yang bisa ditempati oleh PNS wanita yang tersebar di 267 kelurahan dan 44 kecamatan, serta kantor walikota di 5 wilayah yaitu kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Jarak yang semakin dekat dengan tempat tinggal bisa membuat kualitas waktu yang baik untuk anak dan keluarga.

Selain dampak terhadap keluarga, juga berdampak terhadap lingkungan sekitar dimana setiap PNS wanita bisa lebih mengetahui dan mengawasi kondisi keadaan masyarakat, sektor mana yang perlu dibantu. Misalkan melaporkan bahwa di daerah terjadi kekurangan layanan kesehatan, sarana pendidikan yang kurang, serta fasilitas masyarakat lainnya. Terkait hal itu, I Made Karmayoga, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta menjelaskan bahwa saat ini tengah dipersiapkan juga lokasi kerja untuk PNS wanita sesuai dengan domisili masing-masing. Dan para pegawai bisa menempati jabatan sesuai dengan kualifikasi dan keahlian yang dimiliki, salah satunya adalah dengan memperbanyak jabatan fungsional di PTSP.

Sebagai contoh adalah jika awalnya di bawah kepala Unit Pengelola Taksi (UPT) Museum terdapat jabatan kepala seksi maka jabatan tersebut akan dihapuskan dan diganti dengan jabatan fungsional seperti ahli geologi, ahli barang antik, dan ahli sejarah. Bukan sembarang ahli yang ditempatkan pada jabatan tersebut, tetapi pegawai yang telah memiliki sertifikat. Aturannya adalah pemerintah akan terlebih dahulu mendata domisili dari masing-masing pegawai, kemudian jika sudah jelas maka akan dicocokkan dengan lokasi PTSP yang paling dekat.

Latar belakang dari kebijakan ini adalah karena banyaknya PNS wanita yang harus bulak balik kantor dengan jarak yang lumayan jauh, selain lebih banyak menghabiskan waktu di jalan juga otomatis mengurangi energy. Dengan bekerja di kantor yang dekat dengan rumah maka pegawai bisa lebih memiliki waktu yang banyak untuk keluarga dan menghemat onkos perjalanan dari rumah ke kantor. Wacana lain mengenai PNS wanita di Ibukota Jakarta adalah pemerintah akan mengurangi waktu kerja selama 2 jam.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: