Anggaran THR 1,3 Triliun


By | 02.46 Leave a Comment
0
asncpns.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Yuddy Chrisnandi menyatakan bahwa, kebijakan pemberian Tunjangan Hari Raya untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) seuluruh Indonesia tidak akan membebani keuangan negara maupun daerah karena kebijakan ini tidak terlalu signifikan. "Anggarannya sangat kecil sekitar Rp 1,3 triliun (di RAPBN 2016)," ujar Menteri Yuddy di kantornya, Jakarta, Senin (24/8).

Menurut Menpan-RB, kebijakan ini sebagai bentuk perhatian pemerintah akan kesejahteraan PNS. "Kita berniat untuk terus lanjutkan. Ya masak kesejahteraan menurun. Itu kan kesejahteraan harus ditingkatkan," katanya. Sebelumnya, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan para PNS, pemerintah menaikan gaji terhitung mulai Januari 2015.

Pemberian THR ini terhitung mulai tahun depan atau 2016. Yuddy sadar bahwa, kebijakan ini lebih baik dan berharga bagi PNS dibandingkan dengan kenaikan gaji pada tahun 2016 nanti. "Jadi kalau diakumulasikan ke gaji 14 itu akan lebih bermanfaat, dalam bentuk THR, semuanya yang merayakan hari raya," ucapnya.

Kebijakan pemberian THR ini tertuang dalam nota keuangan RAPBN (Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara). Sedangkan dalam Pidato nota keuangan RAPBN yang disampaikan pada hari Jumat (14/08/2015), Pemerintah fokus belanja terhadap delapan hal, salah satunya adalah mempertahankan tingkat kesejahteraan aparatur negara dengan memperhatikan tingkat inflasi untuk memacu produktivitas dan peningkatan pelayanan publik.

Dalam pidato tersebut, Presiden hanya menyampaikan pokok-pokok Nota Keuangan RAPBN 2016 saja dan tidak menjelaskan secara rinci bagaimana bentuk mempertahankan tingkat kesejahteraan ASN tersebut, tapi jika kita menelisik Nota Keuangan beserta RAPBN 2016, maka kebijakan tersebut dengan memberikan Tunjangan Hari Raya.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: