Menpan: Jumlah Honorer K2 Sekitar 300 Ribu


By | 01.15 Leave a Comment
Honorer
asncpns.com - Menurut Yuddy Chrisnandi selaku Menteri Pendayagunaan‎ Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), dari jumlah honorer K2 yang ada yaitu sekitar 439.956 honorer kategori dua (K2), hanya 70 persen yang asli. Data tersebut berdasarkan data yang telah masuk ke database Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Menurut Yuddy, dirinya telah melihat sendiri data tersebut dan kemungkinan besar jumlah honorer kategori 2 yang aseli hanya berkisar sekitar 300ribuan. "Saya sudah lihat data-datanya, sebagian besar sudah berkurang dari angka 439 ribuan itu. Jadi kemungkinan besar angka akhirnya maksimum 300 ribuan," kata Yuddy, Selasa (29/9).

Berkurangnya jumlah tersebut, menurut Yuddy disebabkan bermacam-macam hal, contohnya sudah banyak honorer K2 yang dicoret dari daftar karena berbagai alasan sebelum dilakukan verifikasi. Di antaranya karena meninggal, alih profesi, dan bukan K2 asli.

Yuddy juga memastikan bahwa pihaknya telah mempersiapkan mekanisme perekrutan CPNS dari honorer K2, sehingga tenaga bodong tidak akan lolos. Sebab, telahan datanya lebih detail. "Mau lolos bagaimana kalau celah untuk bocor kami tutupi semua. Makanya honorer K2 jangan percaya kalau ada oknum yang mencoba merayu bisa meloloskan menjadi CPNS. Saya pastikan lagi, tidak akan bisa tenaga bodong lolos jadi CPNS," tegas Yuddy.

Sebelumnya Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi menyatakan bahwa akan mengangkat seluruh honorer K2. Namun, proses pengangkatan tenaga honorer kategori dua menjadi pegawai negeri sipil (PNS) akan dilakukan secara bertahap hingga tahun 2019

Proses ini diawali dengan verifikasi 440 ribu tenaga honorer yang diharapkan bisa selesai tahun ini sehingga sudah bisa masuk anggaran pengangkatan PNS pada tahun 2016. "Sebelum proses pengangkatan PNS, kami akan lakukan proses verifikasi karena ada 440 ribu tenaga honorer untuk memastikan siapa yang berhak dan bisa menjadi PNS," ungkap Yuddy beberapa waktu lalu.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: