Yuddy: PNS Boleh Cari Tambahan Jadi Gojek


By | 18.49 Leave a Comment
PNS
asncpns.com -  Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandy, memberikan izin kepada kepada para Pegawai Negeri Sipil yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan dengan menjadi tukang ojek ataupun pekerjaan lainnya jika merasa pedapatan mereka masih tidak mencukupi kebutuhan hidup.

Seperti kita ketahui bahwa, sistem transportasi berbasis aplikasi, seperti GO-JEK atau Grab Bike yang saat ini sedang ramai gunakan oleh masyarakat ini, kerap dijadikan pekerjaan sampingan oleh beberapa orang. Pegawai Negeri Sipil (PNS) pun tidak dilarang untuk mencari penghasilan tambahan dari menjadi driver GO-JEK maupun Grab Bike.

Menurut Yuddy, tidak ada larangan bagi abdi negara untuk mencari uang tambahan asalkan tidak dengan melakukan tindakan korupsi. Walaupun sesungguhnya PNS sudah mendapat gaji layak. Pemerintah memberikan gaji di atas upah minimum regional (UMR). "Kalau memang merasa penghasilannya tidak cukup, itu sesuatu yang wajar, tidak dilarang," ungkap Yuddy di Lembang, Bandung, Sabtu (12/9).

Pendapatan PNS, telah disesuaikan dengan perhitungan skema gaji pokok, tunjangan kemahalan dan tunjangan kinerja. Sehingga dapat diyakini upah PNS tidak mungkin rendah. Untuk pendapatan PNS, Yuddy menjelaskan, posisi paling rendah minimal mengantongi gaji pokok sebesar Rp 1,5 juta, di luar tunjangan. Sedangkan bagi PNS bergelar sarjana strata satu (S1), minimal mendapat Rp 5 jutaan setelah ditambah tunjangan.

Menurut Yuddy, gaji PNS saat ini tidak terlalu kecil, berbeda dengan dulu, gaji PNS lebih kecil daripada buruh. Sedangkan untuk skema gaji tahun 2016 juga telah direncanakan. Nantinya PNS akan mendapat gaji ke 14 atau setara Tunjangan Hari Raya. Namun tidak ada kenaikan gaji selama itu.

Sedangkan menurut Herman Suryatman selaku Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PAN-RB menjelaskan, skema gaji PNS 2016 itu masih tengah pembahasan. Meski begitu, hal tersebut diyakini lebih layak dibandingkan tahun sebelumnya. "Ini kan baru rencana. Tapi kajiannya skema ini dianggap lebih baik dikit," terang Herman.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: