1.700 Data Pendaftar Ditolak!


By | 21.04 Leave a Comment
e-PUPNS
asncpns.com - Untuk saat ini, sudah ada sekitar 3,7 juta PNS yang telah berhasil melakukan registrasi sistem e-PUPNS. Namun dari jumlah tersebut, ada sekitar 1.7000 pendaftar ditolak. Saat ini Lembaga Badan Kepegawaian Negara (BKN) selaku lembaga yang berwenang, masih mengevaluasi apakah PNS tersebut fiktif alias bodong atau ada kesalahan saat pengisian e-PUPNS.

Bima Haria Wibisana selaku Kepala BKN mengungkapkan bahwa ribuan PNS tersebut belum disebut berstatus fiktif, melainkan ditolak atau reject paska daftar ulang lewat e-PUPNS 2015 hingga Oktober ini. “Belum pada status fiktif, masih status ditolak setelah melakukan registrasi. Nanti kita akan evaluasi, apakah data tersebut memang fiktif atau karena kesalahan input saja. Bisa jadi datanya fiktif,” ungkap Bima.

Dengan demikian, diduga adanya kebocoran anggaran yang disebabkan PNS fiktif tersebut, namun Bima menegaskan bahwa pihaknya belum bisa menghitung hal tersebut. “Kami belum hitung berapa kebocorannya. Kami hanya menghitung PNS fiktifnya. Ironisnya mereka setiap bulan menerima gaji,” kata Bima.

Sedangkan Herman Suryatman selaku Kepala Biro Hukum dan Humas Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, menyatakan bahwa proses registrasi ulang PNS lewat sistem e-PUPNS masih berlangsung hingga Desember 2015, sehingga itu belum menjadi data final dari BKN.

Dirinya mengaku tidak tahu adanya 1.700 PNS fiktif karena proses registrasi e-PUPNS akan masih berlangsung hingga bulan desember mendatang. “Kami belum tahu ada 1.700 PNS yang fiktif karena ini kan masih berproses sampai Desember. Masih harus dilakukan pendalaman,” ujar Herman.

Herman juga menjelaskan, bahwa nanti akan ada tindak lanjutnya setelah mendapatkan hasil yang pasti, seperti para PNS harus memiliki nomor induk yang berbeda. “Nanti akan ada tindak lanjutnya setelah ada hasil, misalnya setiap PNS wajib memiliki nomor induk pegawai dan tidak ada yang sama atau lainnya. BKN yang lebih paham. Tapi pasti sebelumnya akan di kroscek,” terangnya.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: