Kalkulasi Ulang Pengangkatan Honorer K2 dan CPNS


By | 21.28 Leave a Comment
Honorer
asncpns.com - Proses pengangkatan honorer kategori dua (K2) lagi-lagi maju mundur. Hal ini dikarenakan berubah-ubahnya kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Presiden Jokowi kali ini memerintahkan untuk mengkalkulasi ulang kebutuhan pegawai baik dari pelamar umum maupun honorer.

Yuddy Chrisnandi selaku Menteri Pendayaginaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) menyatakan bahwa, "Mengenai masalah eks tenaga honorer K2, Presiden meminta agar ada kalkulasi ulang dengan solusi yang mantap yang sudah dihitung dari kebutuhan pegawai, kualitas pegawai sampai anggaran," di Jakarta, Jumat (23/10).

Menteri Yuddy mengaku telah melakukan konsultasi dan pembicaraan dengan Presiden bahwa dar segi aspek anggaran, kebutuhan untuk pengadaan CPNS daru honorer K2 ini tidak mempengaruhi kondisi ekonomi. "Namun, pemikiran Pak Presiden berbeda. Menurutnya, kalau anggaran K2 Rp 28 triliun (untuk gaji para honorer jika sudah jadi PNS, red) maka bisa membangun kurang lebih 48 waduk, seperti itu pemikirannya," tambahnya.

Menindaklanjuti perintah Presiden tersebut, Yuddy meminta Deputi Bidang SDM Aparatur KemenPAN-RB bersama dengan Bada Kepegawaian Negara untuk membuat kalkulasi dengan menyediakan empat opsi, sehingga Presiden bisa dengan mudah memilih mana yang bisa digunakan. "Yang terpenting opsinya yaitu mengikuti aturan dan juga adanya keadilan," ujar Yuddy.

Selain itu, BKN juga diminta untuk menutup celah ruang bagi penipuan dan percaloan dengan sosialisasi di media kementerian maupun eksternal. "Saya minta skenario berlapis dan bisa dirumuskan oleh beberapa orang saja menghasilkan opsi-opsi untuk Presiden. Dan yang penting kita bisa membuat brikade agar hal-hal yang tidak diinginkan dalam perekrutan ini tidak terjadi,"tutupnya.



Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: