Terwujudnya Reformasi Birokrasi, Tergantung Aparatur!


By | 18.23 Leave a Comment
asncpns.com - Jika menilik masa lalu, sistem birokrasi di indonesia sangat "ribet" dan terkesan negatif, coba anda bayangkan untuk mengurus surat pindah saja harus melewati beberapa tahap baik itu di tempat tinggal sekarang maupun tempat tinggal asal. Sistem birokrasi yang sangat tidak efisien dan sangat menyita waktu serta tenaga.

Belum lagi para birokrat yang hanya mementingkan diri sendiri untuk memperkaya diri, tanpa menyadari bahwa masih banyak rakyatnya yang kesusahan. Namun saat ini pemerintah tengah menggadang-gadangkan program Reformasi Birokrasi yang berati merupakan perubahan mendasar dalam paradigma dan tata kelola pemerintah yang bertujuan untuk mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani.

Reformasi birokrasi tertuang dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia No 81 Tahun 2010 mengenai Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025, dengan visi untuk mewujudkan pemerintahan kelas dunia. Selain itu juga ada Peraturan Menteri PAN-RB nomor 11 tahun 2015 yang memayungi "road map" atau peta jalan untuk melaksanakan reformasi untuk lima tahun ke depan dengan tujuan untuk mewujudkan birokrasi yang bersih dan akuntabel, efisien dan efektif serta birokrasi yang memiliki pelayanan publik yang berkualitas.

 Untuk mewujudkan cita-cita mulia tersebut, butuh dukungan dan peran dari para aparatur yang sangat besar. Sudah bukan zamannya aparatur jadi seorang priyayi, yang ada haruslah melayani sepenuh hati. Aparatur zaman sekarang dituntut untuk lebih inovatif dan produktif dan di era birokrasi ini tak ada namanya birokrat memperkaya diri sendiri.

Masalah "akut" dalam reformasi birokrasi adalah perilaku negatif yang ditunjukan oleh para birokrat yang secara langsung mempengaruhi kesan birokrasi yang ada. Birokrat yang yang dipandang berbelit-belit, tidak inovatif, tidak peka, inkonsisten, malas dan feodal ini haruslah dirubah dengan Revolusi Mental Birokrasi untuk mewujudkan pola pikir dan budaya kerja yang positif sehingga akan menciptakan birokrasi yang bersih dan akuntabel, efektif dan efisien, serta mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: