Mengenal Government Public Relation!


By | 01.04 Leave a Comment
Humas Pemerintah
asncpns.com - Untuk penyampaian program pemerintah demi kepentingan nasional, saat ini pemerintah mengandalkan government public relation (GPR) atau dikenal dengan humas pemerintah. pemerintah. Saat ini pemerintah membutuhkan humas pemerintah yang mampu mensosialisasikan serta menyebarluaskan visi dan misi pemerintah kepada masyarakat, yang pada akhirnya membentuk replikasi dan dukungan masyarakat terhadap program-program pemerintah.

Yuddy Chrisnandi selaku Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) menyatakan bahwa seorang GPR harus mempunyai jiwa patriotisme yang tinggi. Dalam pengarahan kepada 47 THP di Pusdiklat Lembaga Administrasi Negara (LAN) Jakarta, Rabu (23/12) petang, Menteri Yuddy menyatakan bahwa, "Menjadi humas pemerintah adalah tugas patriotik. Anda adalah patriot-patriot untuk membela kepentingan pemerintah. Yang kita perlukan adalah seorang patriot," ungkapnya.

Selain hal tersebut, kemampuan analitis dan diagnosis yang kritis terhadap setiap program pemerintah wajib dimiliki oleh setiap humas pemerintah. Hal ini diperlukan untuk mengetahui latar belakang terbentuknya suatu kebijakan yang mencakup banyak program pemerintah. "Kami bukan mencari orang yang sekedar ada, tapi kami mencari orang yang luar biasa, bukan yang biasa-biasa saja," ujarnya.

Agar personel Humas Pemerintahan ini bekerja secara maksimal dalam memberikan penyampaian informasi yang terstruktur, cepat dan tepat sasaran, maka personel humas pemerintahan harus mengenal dan mengetahui seluruh tujuan program dan kebijakan pemerintah. GPR ini nantinya akan ditempatkan diseluruh Kementerian ataupun Lembaga Pemerintah tertentu.

Oleh karena itu mengerti landasan penting pemerintah saat ini, yaitu Nawacita dan Trisakti merupakan kewajiban seluruh personel humas pemerintah demi mendukung program serta kebijakan pemerintah. Seorang humas pemerintah juga dituntut untuk mencari penyebab terjadinya kendala dalam melaksanakan suatu kebijakan.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: