Rencana Rasionalisasi PNS di Kabupaten Sekadau


By | 21.49 Leave a Comment
Rasionalisasi PNS

asncpns.com - Adanya rasionalisasi atau pensiun dini dimaksudkan sebagai solusi dari lubernya jumlah pegawai negeri sipil (PNS) yang saat ini sudah mencapai 4,5 juta, tanpa mengurangi kualitas pelayanan terhadap publik. Rasionalisasi PNS ini dilakukan dengan cara pengurangan pegawai secara terencana dan terukur, yang berarti pengadaan PNS baru untuk kedepannya dilakukan secara terbatas dan secara nasional jumlahnya tidak melebihi PNS yang pensiun. Kebijakan rasionalisasi PNS ini tentunya masih dalam tahap pengkajian.

Rasionalisasi PNS ini rencananya akan dilakukan kepada PNS yang ada di Kabupaten Sekadau Provinsi Kalimantan Barat. Hal ini dikatakan oleh Kasubid Pengadaan dan Mutasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sekadau yang berencana akan merasionalisasi PNS di daerahnya.

Andreas Sumarjan selaku Kasubid Pengadaan dan Mutasi Kabupaten Sekadau menyampaikan bahwa akan menjadi buah pemikiran bagi pegawai negeri sipil (PNS) tamatan sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah pertama (SMA) yang ada di Kabupaten Sekadau, jika pemerintah pusat sampai melakukan pensiun dini terhadap para PNS lulusan tersebut

PNS yang akan diefisiensi oleh pihak ‎Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), paling banyak pensiun dini terjadi di Instansi Pendidikan Kabupaten Sekadau “Tercatat PNS yang ada di Kabupaten Sekadau berjumlah 3.367 orang Desember 2015, jumlah PNS yang paling banyak berada di Dinas Pendidikan hingga 2 ribu orang,” ungkapnya, seperti dikutip dari Tribun, hari Rabu (09/03/2016).

Menurutnya, untuk memenuhi tuntutan negara dalam kompetisi global saat ini dan ke depan. Misalnya menghadapi MEA dan AFTA. Rencana rasionalisasi PNS bisa dijadikan dasar pertimbangan penerimaan Aparatur Sipil Negara (ASN) baru. Selain itu, dikatakannya, perlu adanya pertimbangan dari berbagai aspek dalam menjalankan program rasionalisasi PNS oleh pemerintah pusat. “Kalau untuk meningkatkan kompetensi tentu setuju-setuju saja, tapi kalau dilihat ekonomi kasihan juga,” katanya.

Dirimnya menjelaskan, terkait jumlah PNS yang lulusan SMA di Kabupaten Sekadau dia belum mengetahui secara jelas, intinya di Dinas pendidikan paling banyak. Selain itu, dipaparkannya di Pemkab Sekadau dilakukan pengangkatan dari SMA dan SLTA terakhir pada tahun 2006 lalu. “Banyak PNS tingkatan lulusan yang banyak adalah memasuki umur tua yakni angkatan 86 pengangkatan. Dan pada kisaran umur 50 tahun, dan kalau untuk yang muda terbilang sedikit karena tahun 2008 minimal D2 diterima,” imbuhnya.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: