Yuddy: ASN Menghadapi MEA Hanya Langkah Awal


By | 02.57 Leave a Comment
ASN Hadapi MEA

asncpns.com - Dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), produktivitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan internasionalisasi perguruan tinggi, merupakan dua aspek penting. Kedua aspek tersebut sangat diperlukan dari aspek-aspek lainnya karena kedua hal tersebut bisa meningkatkan daya saing bangsa Indonesia untuk berperan dan berinteraksi aktif dalam MEA.

Hal ini disampaikan oleh Yuddy Chrisnandi selaku Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) saat menghadiri sidang pleno ke 10 Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia yang diselenggarakan di Griya Agung, Istana Gubernur Sumatera Selatan, Selasa (22/03/2015). Seperti kami kutip dari halaman website Kemenpan

Menurut Yuddy MEA hanya langkah awal saja, kedepannya Indonesia juga dihadapkan dengan kaukus kerja sama lainnya diantaranya adalah Free Trade Agreement Free Trade Agreement (FTA), European Union (EU), Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), dan The Trans-Pacific Partnership (TPP). Maka dari itu Yuddy berharap, birokrasi di semua tingkatan pemerintahan dituntut untuk lebih adaptif dan antisipatif terhadap berbagai perubahan yang sedang dan akan terjadi.

Tentu saja kaukus kerja sama ini menuntut peran serta Aparatur Sipil Negara yang harus bisa mengikuti arus dan selalu mengasah kompetensi dirinya. Selain ASN, birokrasi juga harus mempunyai peran dalam mempengaruhi ekonomi ASEAN itu sendiri. “Untuk itu, peran birokrasi yang bersih, efisien dan melayani sangatlah penting sebab birokrasi harus mampu menjadi katalisator perubahan di masyarakat ke arah yang lebih baik “ ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Yuddy juga menyatakan bahwa saat ini Indonesia berada di peringkat 37 dari 140 negara dalam The Global Competitiveness Report 2015-2016 (World Economic Forum). Namun jika dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainya, Indonesia masih dibawah beberapa negara ASEAN. “Jika dibandingkan dengan anggota ASEAN lainnya peringkat kita masih berada di bawah Singapura, Malaysia, dan Thailand yang  masing- masing menduduki peringkat ke-2, ke-18 dan ke-32 “ tutupnya.

Bagi anda yang menginginkan menjadi PNS, segera persiapkan diri dengan meluangkan waktu mempelajari bahan materi CPNS. Kami rekomendasikan Paket LKIT tuk membantu menguasai materi CPNS

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: