Awas Modus Penipuan Pengangkatan CPNS


By | 01.10 Leave a Comment
Hati-hati Penipuan CPNS

asncpns.com- Banyaknya pegawai honorer yang tidak sabar ingin segera diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS), karena merasa sudah lama mengabdikan diri dan tak kunjung diangkat sampai saat ini. Hal ini membuat pegawai honorer frustasi sebab belum bisa menjadi PNS dalam waktu dekat, sehingga menimbulkan pemikiran bagi honorer untuk melakukan berbagai cara agar segera diangkat menjadi PNS. Salah satunya dengan jalan instant yaitu mempercayakan kepada orang dalam yang diyakini bisa membantu dalam penyelesaian masalah ini. Situasi seperti ini akhirnya dimanfaatkan oleh para oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab untuk mendapatkan sejumlah uang dari para honorer yang ingin diangkat secara instan itu. Adapun modus penipuan tersebut seperti yang terjadi di Kabupaten Bolmong Provinsi Sulawesi Utara baru-baru ini.

Sejumlah tenaga honorer di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong, berbondong-bondong mendatangi kantor Badan Kepagawaian Daerah (BKD) Bolmong untuk meminta penjelasan terkait penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Pada sebelumnya, ada oknum yang menghubungi para tenaga honorer melalui ponsel pribadi, dan oknum itu mengaku sebagai Kepala BKD dan Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Karir BKD.

Bagi honorer yang bersedia memenuhi permintaan oknum-oknum itu, dijanjikan akan diangkat menjadi CPNS melalui jalur verifikasi tenaga honorer. Selanjutnya, honorer yang berhasil dihubungi diminta untuk mentransferkan sejumlah uang ke rekening yang disebutkan sebesar Rp 2 juta. Akhirnya, sejumlah honorer itu pun menjadi korban atas penipuan tersebut.

Salah satunya menimpa Sandra, yang merupakan seorang tenaga honorer di Bolmong. Sandra mengaku akan mentransferkan uangnya ke rekening atas nama Muhammad Akbar. Namun, saat Sandra mencoba menelusuri nomor Ponsel tersebut dengan menanyakan nomor ponsel dua pejabat di BKD, ternyata berbeda dengan nomor kedua pejabat tersebut. “Memang ada sejumlah tenaga honorer yang datang, membawa fotocopy bukti transfer dan syarat yang harus dimasukkan ke BKD. Namun, kami mengaku tidak tahu menahu dengan persoalan tersebut’’ jelas Aldi Pudul selaku Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Karir BKD, kepada wartawan di Bolmong, hari Rabu (30/03/2016)

Semenjak kejadian itu, Sandra menghimbau kepada para tenaga honorer lainnya untuk tidak terjebak dengan modus pengangkatan CPNS dan diharuskan membayar sejumlah uang. “Jadi kalau ada lagi yang coba melakukan penipuan seperti itu, saya sarankan kepada para tenaga honorer supaya langsung melapor ke polisi,” ujarnya.

Lebih lanjut, dirinya menyatakan bahwa BKD Bolmong tidak akan melakukan praktek seperti itu dan dirinya menyarankan untuk melaporkan kasus seperti itu ke pihak berwenang. Sebab, sampai saat ini pemerintah pusat masih memberlakukan moratorium atau penghentian sementara pengangkatan honorer menjadi CPNS.

Daripada menginginkan menjadi CPNS instant, lebih baik menjadi CPNS murni. Seperti yang kita ketahui menjadi PNS itu gratis tidak ada pungutan liar seperti dalam artikel diatas. Lebih baik segera persiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi tes seleksi CPNS, salah satunya dengan meluangkan waktu mempelajari materi CPNS terbaik, disarankan menggunakan Paket LKIT. Adapun bahan pembelajaran untuk tes kompetensi bidangnya, bisa di klik disini

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: