Tasikmalaya Ajukan 1.860 Formasi


By | 00.57 Leave a Comment
asncpnc.com - Pemerintah Kota Tasikmalaya saat ini tengah kekurangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungannya terutama adalah tenaga guru. Oleh karena itulah, tahun ini Pemerintah Kota Tasikmalaya mengajukan tambahan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB) sebanyak 1.860 formasi.

Kuswa Wardana selaku Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Tasikmalaya menyatakan bahwa sejak tahun 2014 pihaknya telah melakukan tes untuk mengisi kekurangan guru tersebut, namun tes tersebut hanya sebatas mengisi kekosongan saja sehingga belum bisa memenuhi semua kebutuhan sekolah yang masih belum miliki guru PAI.

”Maka kita akan usulkan kembali tahun ini, tidak hanya untuk guru pendidikan agama Islam (PAI) saja. Tetapi guru bimbingan konseling (BK) pun masih kekurangan tenaga pengajar berstatus PNS (Pegawai Negeri Sipil),” ungkapnya saat ditemui usai mengikuti upacara HUT RI ke-71 di Lapangan Dadaha, kemarin (17/8/2016).

Untuk memenuhi kebutuhan itulah setiap tahun pihaknya mengajukan penambahan pegawai terus menerus guna memenuhi tenaga guru PAI dan mata pelajaran lainnya yang saat ini hanya mengandalkan tenaga honorer. “Idealnya itu sesuai dengan pelayan pendidikan, setiap sekolah harus memiliki guru PAI. Maka instansi terkait harus terus berkoordinasi dengan pihak Kemenag maupun sekolah,” tambahnya.

Namun pihaknya tahu bahwa yang memegang kewenangan adala Kementerian-PANRB, sehingga hingga saat ini hanya menunggu saja. Dia pun berharap Pemerintah Pusat bisa segera membuka kembali CPNS,  agar setiap kebutuhan pegawai di daerah bisa tertutupi.

“Kita terus ajukan penambahan pegawai, sebab kita tidak tahu setiap tahun ada saja guru yang pensiun, pindah bahkan meninggal. Maka dari itu, kita ajukan penambahan terus menerus. Ya harapan kita pusat kembali membuka lowongan CPNS baru. Karena kebutuhannya sudah mendesak,” pungkasnya.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: