BKD: Honorer Harap Sabar


By | 19.38 Leave a Comment
0
asncpns.com - Para honorer K2 yang tidak lulus seleksi melakukan aksi pemalangan kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Manokwari, Papua Barat di Jalan Percetakan Sanggeng, Jumat (28/8). Menanggapi hal tersebut, Anton Renyaanselaku Kepala Badan Kepagawain Daerah berharap para tenaga honorer yang belum diangkat menjadi CPNS agar bersabar.

Aksi ini ynag menarik perhatian warga tersebutdilakukan dengan cara menutup pintu kantor dengan triplek dan bambu. Mereka meminta agar BKD memperjuangkan nasib mereka supaya mereka mendapatkan SK Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) seperti kawan seperjuangan mereka yang telah terlebih dahulu mendapatkan SK CPNS tersebut.

Salah satu honorer mengungkapka bahwa aksi para honorer tersebut untuk menarik perhatian pemerintah daerah agar bisa memperjuangkan nasib mereka yang selama ini sudah mengabdi tapi belum diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). "Kami yang belum lolos ini, nasib kami bagaimana sehingga kami mau kejelasan dari pihak BKD. Mereka harus perjuangkan nasib kami ke Menpan," kata Hengky Aronggear, koordinator aksi.

Hengky mengungkapkan bahwa pihak BKD selaku pemerintah daerah dan DPRD Manokwari agar dapat memfasilitasi perwakilan honorer menyampaikan tuntutan ini langung kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Yuddy Chrisnandi di Jakarta sehingga diperoleh kejelasan. "Kami sudah lama mengabdi tapi belum juga diangkat," katanya.

Sebelumnya, di Manokwari terdapat 770 tenaga kerja honorer yang mengikuti seleksi tes CPNS Kategori kedua (K2). Dari jumlah tersebut, yang dinyatakan lulus hanya 552, sehingga para tenaga kerja honorer yang dinyatakan tidak lulus tersebut meminta agar pihak pemerintah daerah, DPR dapat memfasilitasi mereka untuk bertemu dengan MenPAN-RB.

Aksi tersebut mendapatkan kawalan dari polisi dan diberikan pemahaman untuk tidak melakukan hal-hal yang merugikan. “Kami dari pihak kepolisian juga akan membantu untuk berkoordinasi bersama pihak terkait untuk menyelesaikan permasalahn ini,” ungkap Kapolsek.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: