Pemerintah Tetap Perhatian Kok...


By | 01.54 Leave a Comment
Sekolah SLB


asncpns.com - Sekolah merupakan tempat seseorang mengenyam pendidikan yang bukan hanya untuk anak normal saja, melainkan juga untuk anak berkebutuhan khusus (ABK). Sekolah khusus untuk ABK ini kita kenal sebagai sekolah luar biasa (SLB). Saat ini, kebanyakan sekolah yang menyelenggarakan pendidikan bagi para ABK adalah sekolah swasta. Adapun alasan banyaknya pendirian sekolah SLB swasta, menurut Andriyastuti sebagai Kepala Sekolah (Kepsek) SLB B-C Islam As-Syafi'iyah Jakarta, karena disebabkan biaya besar untuk mendirikan sekolah tersebut.


"Pemerintah berat mendirikan SLB karena biaya tinggi, maka masyarakat seperti lewat swasta tergerak mendirikan SLB," ungkapnya saat di kementerian pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud), seperti dikutip dari Okezone, hari Jumat (11/12/2015).

Mengenai pembangunan SLB, pemerintah seperti kurang terketuk hatinya untuk mendirikan sekolah SLB. Berbeda halnya dengan masyarakat, yang tak hanya tinggal diam dan malah tergerak untuk mendirikan SLB meskipun bersatus sekolah swasta. Perempuan yang akrab disapa Andri, menyebutkan bahwa dalam hal ini walaupun pemerintah tidak mendirikan SLB, tetapi bentuk perhatian pemerintah tetap sama kepada SLB swasta dan SLB negeri dari segi pendanaan. "Perhatian pemerintah tinggi, pendanaan SLB swasta maupun negeri tidak dibedakan," jelasnya.

Sementara itu, Andri mengungkapkan bahwa dibalik perhatian pemerintah ada hal yang menjadi jurang pemisah diantara SLB negeri dengan swasta. Hal itu adalah guru-guru pegawai negeri sipil (PNS) hanya dipekerjakan di SLB negeri saja, sehingga mengakibatkan SLB Swasta mengalami kesulitan dalam menggaji guru swasta. "Kalau kondisinya terus-menerus seperti ini, SLB swasta yang tak kuat menggaji guru bisa gulung tikar. Oleh karena itu, perlu pemerataan bahwa guru PNS jangan di SLB negeri saja," ujarnya.

Disamping itu, pemerintah mulai membangun sekolah-sekolah inklusi atau sekolah reguler (biasa) yang bisa menerima ABK dan dibantu oleh pembimbing khusus. Mendengar hal ini Andri merasa senang, pasalnya sekolah inklusi mampu meringankan beban SLB sebagai sarana mendidik ABK. 



Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: