IPDN Harus Cetak SDM Berkualitas!


By | 19.46 Leave a Comment
IPDN


asncpns.com -  Salah satu lembaga pendidikan tinggi kedinasan di Indonesia, yang berlokasi di Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat yaitu Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mendapat kunjungan mendadak dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi sebelum memenuhi undangan Universitas Padjajaran (UNPAD) untuk menjadi keynote speech dalam acara 2015 International Conference Public Administration (ICPA).

MenPAN Yuddy menyempatkan diri berkunjung ke IPDN untuk melihat kapabilitas dan kapasitas praja-praja serta sistem pelatihan yang diberikan. ''Begitu menyimpang, pecat, hati-hati. Bersyukur dengan bekerja yang baik, rezeki akan mengikuti, jabatan akan mengikuti, pasti akan dicari," ungkap Menteri Yuddy seraya memberikan perhatian dan peringatan kepada praja IPDN, saat kunjungan ke IPDN, diungkapkan kepada wartawan di Jatinangor, hari Kamis (10/12/2015).


Sementara itu, usai MenPAN Yuddy memberikan arahan khusus kepada para praja IPDN, dirinya juga melihat kemampuan, keterampilan (skills), pemahaman penguasaan diri serta cara menangani kelemahan diri serta kapabilitas praja-praja IPDN yang sedang melakukan latihan fisik.

Yuddy menyampaikan, saat ini sumber daya manusia (SDM) di Indonesia masih lemah, sedangkan saat ini dunia membutuhkan SDM yang berkompetensi. Sekarang IPDN diberikan kuota penempatan sebanyak 900 orang, namun baru 720 orang praja IPDN yang berkualitas, "Secara nasional, kalau resources-nya begitu, mendapatkan yang berkualitas pun jumlahnya terbatas," jelas Yuddy.

IPDN sebagai lembaga pendidikan yang mencetak tenaga kader pemerintah, diharapkan agar sumber daya manusianya diberikan pendidikan yang berkualitas agar bisa menyesuaikan kemampuan dengan perkembangan dunia jaman ini, yang mana perkembangan dunia sudah masuk pada era birokrasi yang kompetitif. "Pasca recruitment, mereka harus digembleng untuk menjadi aparatur yang tangguh, serta responsif terhadap perkembangan jaman yang kompetitif. Harus diberikan wawasan internasional," ujarnya.


Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: