Honorer K2 di Riau Antusias Pelaksanaan Aksi Jihad Akbar


By | 18.22 Leave a Comment

asncpns.com - Para tenaga honorer kategori dua (K2) tidak sepakat dengan pernyataan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi soal tidak adanya anggaran serta regulasi pengangkatan K2 menjadi calon aparatur sipil negara (CASN). Honorer K2 di Riau dan sekitarnya yang berjumlah ribuan itu menolak pembatalan mereka menjadi CASN.

Koordinator Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Pekanbaru, Said Samsul Bahri mengatakan bahwa pihaknya tidak ingin para honorer selamanya menjadi honorer dan tidak bisa diangkat statusnya menjadi CASN, seharusnya pemerintah bisa mengusahakan. "Kami menolak pernyataan Menteri Yuddy. Bagi kami, tidak ada yang tidak bisa. Semuanya bisa kalau ada kemauan," kata Said seperti dikutip dari JPNN, hari Selasa (26/01/2016).

Saat ini, seluruh honorer K2 di Riau termasuk Pekanbaru tengah mengumpulkan dana untuk mendukung aksi unjuk rasa besar-besaran yang akan dilaksanakan di depan Istana Presiden pada tanggal 10-12 Februari mendatang atau disebut dengan aksi jihad akbar. Hal itu dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap sikap pemerintah.

Samsul menambahkan bahwa seluruh honorer K2 sangat antusias terhadap pelaksanaan aksi jihad akbar ini. Aksi jihad akbar yang merupakan upaya perjuangan hidup dan mati dari seorang honorer K2. "Kami tidak akan berdiam diri dan ongkang kaki di rumah. Kami akan datang ke Jakarta, walau untuk ke sana membutuhkan biaya tidak sedikit," tegas Samsul.

Dirinya menjelaskan, yang akan datang nanti hanya perwakilan-perwakilan dari honorer K2 yang ada di setiap daerah wilayah Indonesia. Namun, dirinya melanjutkan bahwa kedatangan dari perwakilan tersebut merupakan bukti komitmen honorer K2 untuk mendukung perjuangan aksi jihad akbar.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: