Menpan Yuddy: Anggaran Belanja Pegawai Jangan Lebih 50 Persen!


By | 02.23 Leave a Comment
Anggaran Belanja Pegawai

asncpns.com- Dalam menyelenggarakan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tentunya harus mempersiapkan anggaran belanja pegawai dengan matang. Terkait hal itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) mencatat ada 244 kabupaten/kota yang mengalokasikan belanja pegawai di atas 50 persen per Desember 2015. Jika anggaran belanja aparatur melebihi 50 persen, maka menpan tidak akan memberikan kuota bagi pemerintah daerah untuk menambah jumlah Pegawai Negeri Sipilnya (PNS) .

Yuddi Chrisnandi selaku MenPAN-RB mengatakan bahwa saat ini terdapat sejumlah daerah dengan belanja pegawai hingga mencapai 70 persen dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Dengan begitu, daerah tersebut akan mengalami kesulitan dalam mendanai kebutuhan pembangunan karena sudah masuk ke dalam kategori darurat pegawai negeri sipil (PNS) atau tidak aman. "Pasti untuk mengangkut sampah saja tidak mampu, pasti carut-marut kotanya," kata Yuddy, seperti dikutip dari liputan6, hari Rabu (9/3/2016).

Sementara, Setiawan Wangsaatmaja sebagai Deputi bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian PANRB menyebutkan bahwa agar pemerintah daerah memetakan kualifikasi, kompetensi dan kinerja SDM di masing-masing daerahnya, maka pihaknya akan mengeluarkan aturan secara teknis.

Setiawan menuturkan, di dalam penataan SDM ASN ada beberapa hal yang harus dilakukan yaitu pertama, mempertahankan dan mendorong SDM yang kompeten, qualified dan berkinerja. Kedua, diklat/ mutasi/ redistribusi untuk SDM yang masih potensial dikembangkan. Ketiga, penanganan SDM kuadran IV, seperti pensiun sebelum usia 60 tahun atau pensiun dini. “Namun hal ini sangat tergantung dari keuangan negara. Terakhir, rekrutmen SDM aparatur harus tepat sasaran sesuai dengan arah pembangunan nasional dan potensi daerah. Semua ini ada tahapan-tahapannya dan dilakukan verifikasi dan validasi,” tutupnya.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: