5 Aspek Utama Dalam Implementasi e-Government


By | 00.14 Leave a Comment
asncpns.com - Berkaca kepada kepada keberhasila Korea Selatan dalam implementasi e-government, Indonesia pun "berguru" untuk mengimplementasikan E-government. Kunci sukses dalam implementasi ini ada lima buah askpek penting yang harus diperhatikan, yaitu Visi dan Strategi, Regulasi, Bisnis Proses, Penguatan Kelembagaan dan Teknologi Informasi.

Untuk pertama, Visi dan Strategi memerlukan pemikiran luas dengan perencanaan jangka panjang dengan memulia hal yang paling sederhana terlebih dahulu supaya mampu menetapkan prioritas untuk menjamin keberhasilan. Selain itu, komitmen kuat sangat diperlukan dalam pelaksanaannya untuk mencapai keberhasilan. Strategi implementasi e-government lainnya adalah pendekatan “Whole of government".

Kedua, Regulasi atau kebijakan yang jelas dan tegas sangat diperlukan untuk mewujudkan e-government. Dalam pelaksanaan e government ini harus disertai dengan kerahasiaan informasi, tanda tangan digital, cyber security, serta arsitektur teknologi informasi dalam rangka integrasi.
Hal ketiga adalah penguatan kelembagaan yang berfungsi untuk memperkuat pemerintahan di setiap jenjang dalam pelaksanaan e-government, untuk membangun sinergi antar organisasi serta konsistensi dalam pelaksanaannya.
Untuk menunjang ketiga poin diatas dan merupakan aspek keempat adalah proses bisnis.Dengan mengembangkan inovasi melalui Business process Reengineering (BPR) dengan cara mendesain ulang teknologi yang digunakan dengan bantuan teknologi informasi, sehingga proses yang ada lebih efisien dan mengurangi atau menghilangkan proses kerja yang tidak efisien untuk menghasilkan outcomes.

Untuk terakhir yaitu Teknologi Informasi. Teknologi Informasi yang mencakup kebutuhan teknologi/aplikasi infrastruktur jaringan, interoperabilitas, standarisasi, serta kemampuan SDM harus diperhatikan dalam implementasinya.

Seperti kita ketahui, bahwa beberapa waktu lalu Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Korea Selatan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) mengenai pembentukan Komite Bersama untuk Kerjasama bidang E-Government dan Reformasi Birokrasi antara Menteri PANRB dengan Menteri MOGAHA Republik Korea, yang diselenggarakan di Busan, Korea, 11 Desember 2014

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: