Sebanyak 10389 Putra Putri Terbaik Indonesia akan diserap Sekolah Kedinasan


By | 17.26 Leave a Comment
Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2017
Cita cita menjadi seorang abdi negara seakan sudah mendarah daging bagi sebagian besar warga Indonesia - dan memang tidak salah, karena di lapangan sebagaian besar orang tua memang menginginkan anaknya untuk menjadi seorang PNS dan pelayan negara.

Dari survei yang dilakukan asncpns, dari 100 orang orang tua yang dilakukan wawancara mengenai cita cita dan keinginan orang tua terhadap masa depan anaknya, sebanyak 73% dari mereka mengungkapkan bahwa kelak anak mereka harus menjadi seorang abdi negara, dan sisanya menjawab menjadi dokter dan pengusaha.

Kenyataan ini memang bertolak belakang dengan keinginan pemerintah yang menginginkan warganya untuk bisa mandiri dan berusaha untuk menjadi wirausaha dan atau bekerja di sektor swasta.

Cita cita memang tidak pernah ada yang salah, yang menjadi pertanyaan apakah masih tersedia lapangan pekerjaan yang diinginkan dan apakah cita cita tersebut didukung dengan SDM yang berkualitas atau bahkan anggaran dari pemerintahnya itu sendiri.

Sekolah Pendidikan Kedinasan

Sekolah kedinasan adalah salah satu jalur yang bisa ditempuh bagi anda atau siapapun yang memiliki cita cita menjadi seorang pelayan negara.
Di dalam sekolah kedinasan ini, putra putri terbaik akan digembleng secara terarah dan mumpuni untuk menjadi seorang yang kompeten di bidangnya saat pendidikan selesai nanti - dan tentunya ditempatkan di dinas dinas terkait sesuai pendidikan yang telah ditempuhnya.

Tahun 2017 ini walaupun penerimaan cpns dari jalur umum masih samar dan belum jelas, pemerintah sudah membuka alokasi penerimaan yang dikhususkan untuk putra putri Indonesia di jalur sekolah kedinasan.

Total sebanyak 10.389 orang putra putri terbaik akan diterima dan diserap di lingkungan universitas milik pemerintah tersebut. Dari total tersebut, berikut adalah alokasi rincian masing masing penerimaannya:
  1. STAN 6961 orang
  2. IPDN 1689 orang
  3. STTD 165 orang
  4. POLTEKIP dan POLTEKIM 500 orang
  5. STIN 124 orang
  6. STIS 600 orang
  7. STMKG 250 orang
  8. STSN 100 orang

Detail Dokumen Pengumuman

Untuk lebih jelas anda bisa melihat pengumuman resmi yang telah ditandatangani oleh Dwi Wahyu Atmaji selaku Sekretaris Kementerian PAN RB pada tanggal 3 Maret 2017. Dalam surat yang bernomor: 132/S.SM.01.00/2017 tersebut tertera untuk pendaftaran bisa langsung mengakses www.panselnas.id. Pendaftaran mulai bisa dilakukan tanggal 9 Maret s/d 31 Maret 2017

Alur Pendaftaran Sekolah Kedinasan

Alur Pendaftaran Pendidikan Kedinasan

Setelah anda mengakses portal panselnas.id silakan anda baca secara detail setiap informasi yang tertera di website tersebut, mulai dari jadwal, formasi dan unduhan dokumen yang disediakan.


Tes Seleksi Gunakan CAT CPNS

Sebagaimana tertuang dalam pengumuman tersebut, seleksi dilakukan secara bertahap di masing-masing Kementerian/Lembaga. Salah satu tahapan seleksi bagi para peserta pendaftaran yang memenuhi syarat adalah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang menggunakan Sistem Computer Assisted Test (CAT).

Ujian Computer Assisted Test (CAT) yang akan dilewati peserta meliputi Tes Kompetensi Dasar (TKD) yang terdiri dari Tes Intelegensi Umum (TIU), Tes Karakteristik Pribadi (TWK), dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dimaksudkan untuk menggali pengetahuan, keterampilan, dan sikap/perilaku peserta ujian yang meliputi wawasan nasional, regional, dan internasional maupun kemampuan verbal, kemampuan kuantitatif, kemampuan penalaran, kemampuan beradaptasi, pengendalian diri, semangat berprestasi, integritas, dan inisiatif.

baca juga: Tes CAT CPNS, 1 soal bernilai kurang dari 54 detik

Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan nilai-nilai 4 (empat) Pilar Kebangsaan Indonesia yang meliputi Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika serta Negara Kesatuan Republik Indonesia yaitu mengenai sistem tata negara Indonesia, baik pada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, sejarah perjuangan bangsa, peranan Bangsa Indonesia dalam tatanan regional maupun global, kemampuan peserta dalam berbahasa Indonesia secara baik dan benar.

Pada Tes Intelegensi Umum, dimaksudkan untuk menilai kemampuan intelegensi peserta pada 4 (empat) area, yaitu kemampuan verbal yaitu kemampuan menyampaikan informasi secara lisan maupun tertulis, kemampuan numerik yaitu kemampuan melakukan operasi perhitungan angka dan melihat hubungan diantara angka-angka, kemampuan berpikir logis yaitu kemampuan melakukan penalaran secara runtut dan sistematis serta kemampuan berpikir analitis yaitu kemampuan mengurai suatu permasalahan secara sistematik.

Sedangkan pada Tes Karakteristik Pribadi dilakukan untuk mengetahui kepribadian peserta pada 11 (sebelas) karakteristik, yang terdiri dari integritas diri, semangat berprestasi, orientasi pada pelayanan, kemampuan beradaptasi, kemampuan mengendalikan diri, kemampuan bekerja mandiri dan tuntas, kemauan dan kemampuan belajar berkelanjutan, kemampuan bekerja sama dalam kelompok, kemampuan menggerakkan dan mengkoordinir orang lain, orientasi kepada orang lain serta kreativitas dan inovasi.

baca juga: Tes Karakteristik Pribadi dan rahasia penyelesainnya

Melalui Computer Assisted Test (CAT), peserta akan langsung mengetahui nilai atau grade yang diperolehnya usai peserta menyelesaikan tes tersebut. Untuk dapat melewati tahapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), peserta harus melewati passing grade atau ambang batas nilai untuk dapat melanjutkan kepada tahap seleksi penerimaan selanjutnya.

Penggunaan Computer Assisted System (CAT) dalam Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dijamin cepat, akuntabel, serta transparan. Karena CAT menjamin hasil yang diperoleh peserta ujian dapat diketahui secara langsung tanpa perlu menunggu lama. Nilai hasil ujian akan langsung keluar setelah selesai mengikuti ujian. Selain itu, hasil ujian dengan CAT dapat dipertanggungjawabkan. Aksi peserta pada setiap soal termonitor dalam sistem yang memudahkan dalam audit jika terjadi hal tak terduga selama ujian berlangsung. Ditambah lagi, proses ujian dengan CAT dapat dipantau oleh semua pihak. Pergerakan nilai dari awal pengerjaan sampai dengan selesai dapat diikuti dan jawaban peserta dapat dilacak.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: