13 Honorer K2 Bodong


By | 22.38 Leave a Comment
13 Honorer K2 Bodong ditemukan di pemerintahan Kota (Pemko) Medan. Untuk kota Medan ditemukan sebanyak 13 tenaga honorer K2 yang di duga kuat telah menggunakan data bodong. Dimana dari ke 13 tenaga honorer K2 tersebut yang menggunakan data bodong adalah, ada 9 orang yang berasal dari Dinas Pendidikan (Disdik) dan 4 orang yang lainnya dari Dinas Pertamanan. Namun hampir di setiap daerah di Indonesia ditemukan sejumlah tenaga honorer k2 yang telah lulus dalam pengadaan seleksi CPNS, tapi ternyata setelah di periksa mereka menggunakan data yang bodong atau data yang palsu.

13 honorer k2 bodong

Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Lahum, mengatakan bahwa pihaknya tidak akan mencoret tenaga honorer K2 walaupun telah terbukti mereka menggunakan data bodong. Karena pihak dari BKD tidak mempunyai kewenangan untuk mencoret data honorer K2 yang menggunakan data bodong, walaupun mereka telah lulus dari seleksi CPNS. Karena yang paling berhak dalam urusan ini adalah Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) memberikan alasan tersebut, karena pihak yang berhak melakukan pencoretan terhadap honorer K2 bodong adalah Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Karena instansi tersebutlah yang mengurusi semuanya. Di mulai dari peluncuran peserta ujian Kategori 2 (K2), kemudian mengumumkan peserta ujian yang telah lulus, serta mengurusi semua pelaksanaan dalam seleksi CPNS. Itu semua adalah kewenangan BKN.

Makanya pihak BKD tidak berani mencoret Honorer K2, walaupun sudah terbukti menggunakan data bodong. Karena ada yang lebih berhak lagi, yakni BKN. Kepala BKD Lahum mengimbau kepada seluruh tenaga honorer K2 yang tidak lulus agar bersikap hati-hati dan jangan mudah percaya kepada oknum-oknum yang menjanjikan untuk dapat menggantikan honorer K2 yang terbukti menggunakan data bodong.

Dengan ketahuan adanya honorer k2 yang terbukti menggunakan data bodong / data palsu, menyebabkan akan banyaknya oknum-oknum yang berkeliaran mencari mangsa. Karena menurut oknum, ini adalah kesempatan terbaik buat mereka. Kita harus berkaca dari kejadian-kejadian yang telah lewat, banyak sekali honorer yang tertipu oleh berbagai macam modus penipuan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Jangan juga percaya apabila ada oknum pejabat atau PNS di Pemerintahan Kota Medan, yang menjanjikan akan dapat mengurus dan menyisipkan daftar nama-nama honorer K2 yang tidak lulus untuk menggantikan nama peserta yang telah lulus dan yang di coret karena ketahuan menggunakan data bodong. Oknum-oknum beginilah yang harus diberantas.

Lahum juga mengungkapkan bahwa untuk sekarang ini, tim verifikasi dari Inspektorat sedang bekerja melakukan verifikasi yang lebih mendalam kepada honorer kategori 2 (K2) yang di duga kuat telah menggunakan data bodong. Dan Lahum juga mengatakan bahwa pihaknya tidak tahu secara pasti kapan pemeriksaan itu akan selesai, yang terpenting sebelum bulan Mei berakhir hasil verifikasi sudah bisa diserahkan kepada BKN.(ASN CPNS / TN)

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: