Kemenkeu Butuh 10.000 PNS


By | 20.11 Leave a Comment
Kementerian Keuangan berencana akan membuka formasi 10.000 CPNS untuk tahun 2014. Hal ini sesuai dengan harapan Sekretaris Jenderal Keuangan, Kiagus Badaruddin yang mengatakan bahwa Kementerian Keuangan membutuhkan banyak pegawai yang akan ditempatkan di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC). Kedua direktorat ini dirasa masih butuh banyak Pegawai Negeri Sipil untuk memaksimalkan serta melaksanan rencana yang telah disusun. Penerimaan pegawai tentu akan disebarkan ke seluruh satuan kerja yang ada di Indonesia. Bahan pembelajaran resmi Kemenkeu silakan anda akses link berikut http://www.paketlkit.com/2014/05/paket-lkit-tkb-kemenkeu.html

Kementerian Keuangan menjadi Kementerian favorit untuk para pelamar CPNS, ini terbukti dari berjejalnya puluhan ribu para pelamar di tahun 2013 kemarin.

Kebutuhan pegawai yang banyak mengingat kepada tugas Kementerian Keuangan sebagai pengatur keuangan negara seluruhnya. Kedua direktorat merupakan satuan kerja yang memproses penerimaan negara dan membutuhkan individu yang memiliki potensi dan kemampuan yang baik. Usulan 10 ribu pegawai CPNS ini masih menjadi harapan, karena Menpan belum memberikan formasi untuk Kemenkeu.

Kemenkeu Butuh 10.000 PNS

Penerimaan CPNS 2014 akan dimulai pada bulan Juni ini, sedangkan formasi akan ditentukan antara penetapan dan rekrutmen yang membutuhkan waktu selama 3 bulan. Setelah formasi untuk Kementerian telah ditentukan, pihak Kemenkeu baru akan memberikan usulan formasi yaitu biasanya sekitar bulan Oktober. Jika diberikan formasi, kebutuhan 9-10 ribu pegawai tersebut sebagian besar akan ditempatkan untuk bagian pajak dan bea cukai.

Lulus CPNS Kementerian Keuangan
Image Source: Paket LKIT
Pemerintah membuka formasi sebanyak 100 ribu pegawai yang terbagi 60 ribu pegawai untuk PNS dan 40 ribu untuk Pegawai dengan Perjanjian Kerja. Penerimaan termasuk dalam jumlah yang besar jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Rekrutmen CPNS tahun ini dilakukan dengan cara yang ketat karena pemerintah ingin menghasilkan pegawai yang memiliki kemampuan serta potensi yang maksimal dan sesuai dengan jabatan yang akan ditempati. Seperti halnya Kementerian Keuangan yang membutuhkan banyak pegawai yang berkualitas dan mampu menangani setiap tugas yang menjadi kewajibannya. Seleksi tahun ini dilakukan dengan menggunakan sistem CAT (Computer Assisted Test) CPNS. Sistem ini memang sudah dilakukan pada tahun 2013 namun baru beberapa instansi saja. Sedangkan untuk tahun ini penggunaan sistem CAT menjadi kewajiban bagi seluruh pemerintah pusat dan daerah.


Terhitung sampai saat ini, Kementerian Keuangan memiliki 64 ribu pegawai yang tersebar di 1.060 satuan kerja serta empat unit kerja yang memiliki instansi vertikal di daerah. Pengajuan usulan pegawai tersebut disesuaikan dengan beban kerja dan kebutuhan pegawai, serta anggaran yang dimiliki untuk memberikan gaji dan tunjangan pegawai.

Contoh Soal Ujian Kemenkeu 2014

1. Pergolakan politik di Indonesia menjelang Pilpres tahun 2014 sangat berdampak terhadap besar kecilnya inflasi. Berikut adalah Kebijakan untuk mengatasi inflasi
1. Kebijakan penetapan persediaan kas
2. Kebijakan pasar terbuka
3. Kebijakan menaikkan tarif pajak
4. Kebijakan menaikkan produksi
5. Kebijakan menghemat pengeluaran pemerintah

Dari point diatas. yang termasuk kebijakan moneter adalah
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 2 dan 3
D. 2 dan 5
E. 3 dan 4

2. Berikut di bawah ini merupakan fungsi pajak, kecuali…
A. Budgetair
B. Regulerend
C. Mencegah “Ups and Down” yang terlalu besar dalam konjunktur.
D. Bukti ketaatan warga Negara terhadap Negara.
E. Membiayai Negara


Bahan Materi Ujian dan pemahaman karakter soal ujian cpns kemenkeu 2014 kami rekomendasikan anda untuk segera mempelajari dan memahami sebua bahan di dalam Paket LKIT Kemenkeu.

Jumlah 10 ribu kebutuhan pegawai juga harus disesuaikan dengan kebutuhan pegawai yang berasal dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) yang setiap tahunnya memiliki porsi tersendiri. Juga dengan pelamar umum seperti lulusan sarjana, diploma (I,II,III) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Penerimaan untuk jalur umum akan dilakukan untuk semua jurusan seperti ekonomi pembangunan, akuntansi, manajemen, kimia analisis dan jurusan lainnya.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: