Laporan dan Pengaduan Kejanggalan Seleksi CPNS


By | 19.13 Leave a Comment
asncpns.com - Laporan dan pengaduan kejanggalan seleksi CPNS tidak hanya ditemukan pada satu atau dua daerah saja. Setiap tahunnya selalu ada kejanggalan dalam penerimaan CPNS yang melibatkan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Padahal untuk tahun ini pemerintah telah merubah sistem seleksi dengan lebih ketat dan transaparan, salah satunya adalah penggunaan sistem CAT yang bersifat akuntabel, obektif, transparan dan para peserta bisa langsung melihat hasil tes secara langsung setelah proses tes selesai sehingga hasil tidak bisa dipengaruhi atau diubah oleh pihak-pihak terkait.

Laporan dan Pengaduan Kejanggalan Seleksi CPNS

Namun meskipun telah menggunakan sistem yang lebih ketat tetap saja selalu ada kejanggalan dari setiap pelaksanaan CPNS. Salah satunya adalah pungutan liar atau percaloan dengan iming-iming bisa meloloskan peserta yang banyak terjadi di daerah. Masyarakat atau peserta yang merasa dirugikan oleh oknum-oknum tersebut bisa langsung melapor kepada http://www.bpkp.go.id/pengaduancpns.bpkp. Kejanggalan dari hasil laporan masyarakat tentunya akan di tindaklanjuti agar tidak terus merebak dan terus terjadi.

Contoh kasus yang terjadi adalah pungutan liar yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab di Kendari yang mengharuskan setiap peserta menyerahkan sejumlah uang kepada pihak terkait agar bisa lulus pada penerimaan CPNS 2014.


Masyarakat harus lebih waspada dan hati-hati serta membuka mata karena penerimaan CPNS setiap tahunnya adalah gratis tidak memerlukan biaya. Yang perlu dipenuhi hanyalah kelengkapan persyaratan serta persiapan pengetahuan dan kemampuan dari masing-masing peserta. Karena penerimaan CPNS murni hasil dari kemampuan peserta, jika masyarakat masih percaya terhadap pungutan liar dan janji-janji dari oknum yang akan meluluskan berarti peserta tersebut tidak percaya diri terhadap kemampuannya sendiri.

Selain dari pungutan liar, kejanggalan yang terjadi pada penerimaan CPNS adalah masalah pengumuman kelulusan. Masing-masing instansi memiliki kewenangan untuk mengumumkan hasil kelulusan peserta, namun panselnas dan pemerintah pusat tetap mengawasi pengumuman tersebut, jika memang terjadi kecurangan pada pengumuman hasil tes tersebut maka hasilnya akan dicabut, karena panselnas memiliki rekapan asli dari hasil tes.

Penggunaan sistem CAT, pendaftaran secara online adalah cara untuk mempermudah sekaligus memperkecil terjadinya kecurangan. Namun nyatanya selalu ada celah untuk oknum yang tidak bertanggung jawab melakukan aksinya. Disaat menemukan kejanggalan pada penerimaan CPNS masyarakat bisa langsung melapor seperti yang telah disebutkan sebelumnya, selain itu jika memang terjadi sertakan juga bukti dalam laporan tersebut.

Modus terbaru dari penipuan penerimaan CPNS adalah dengan menerbitkan surat yang mengatasnamakan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Isi dari surat tersebut adalah Jalur Kebijakan Penerimaan CPNS Daerah 2014, padahal seperti yang telah diketahui bahwa penerimaan CPNS hanya terdiri dari dua jalur saja yaitu jalur umum dan jalur khusus. Oleh karena itu masyarakat agar tetap hati-hati dan waspada, disaat menemukan kejanggalan maka laporkan kepada pihak yang berwajib.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: