Guru Honorer Manado Tagih Janji


By | 06.06 Leave a Comment
Guru Honorer Manado Menagih Janji
asncpns.com - Menyandang status sebagai  guru honorer terkadang tidak begitu diperhatikan. Padahal sama-sama mengabdi meluangkan waktu demi menyalurkan ilmu kepada para siswa, hanya memiliki perbedaan status saja dengan yang sudah menjadi  PNS.
 
Seperti yang terjadi di Manado. Sebanyak 193 guru honorer kategori dua menggelorakan aksinya kepada Pemerintah kota Manado. Mereka tidak serta merta menyuarakan aspirasinya tetapi menagih janji pemerintah untuk mengangkat status mereka menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

"Memang benar, perwakilan guru honorer daerah kategori dua menemui saya, menyampaikan perihal tersebut," kata Wali Kota Manado Harley Mangindaan.

Para guru honorer memang sudah dijanjikan akan masuk dalam gelombang untuk pengangkatan CPNS, dengan syarat mereka harus membuat perjanjian diatas kertas yang bermaterai 6000. Hal itu pun merupakan permintaan dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat dan sudah dilakukan, namun hingga saat ini belum juga ada realisasinya. Jika dilihat dari pengabdiannya mereka bahkan ada yang sudah mengabdikan diri  lebih dari lima tahun. Selama pengabdiannya itu mereka mengajar di Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menegah Kejuruan (SMK). Harley pun menghawatirkan nasib para guru honorer ini, dan ia pun tidak bisa berbuat banyak dalam hal ini, tetapi ia berjanji akan menanyakan perihal perjanjian yang telah diusulkan BKD.

Tetapi hal berbeda diungkapkan oleh salah seorang anggota DPRD Manado, Richard,  jangan memberi janji kosong apalagi sampai meminta mereka untuk  menandatangani surat perjanjian diatas kertas yang bermaterai jika memang mereka tidak bisa jadi CPNS, itu hanya akan memutuskan harapan mereka saja jelas-jelas para pendidik itu sangat berharap bisa menjadi abdi negara, tegasnya.

Ini bukan masalah sepele  bahkan dalam hal ini pihak yang harus bertanggungjawab adalah Badan Kepegawaian Daerah itu sendiri.

Dengan munculnya masalah ini  justru membuat situasi semakin sulit dan membingungkan para guru. Harus ada solusi yang tepat karena bisa berimbas pada dunia pendidikan khususnya di Kota Manado. Ibarat cita-cita yang diinginkan tetapi tidak terwujud, mungkin inilah yang ada di benak para guru honorer saat ini.

Semoga saja janji  itu bisa segera ditepati, dan BKD tidak lepas tangan dalam menuntaskannya.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: