Terus Molor, Panselnas Bergerak!


By | 21.50 Leave a Comment
Panselnas CPNS 2015
asncpns.com - Instruksi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi untuk menindak tegas daerah yang terlambat mengumumkan hasil tes kompetensi (TKB) CPNS benar-benar membuat ketar-ketir sejumlah pihak.

Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) langsung bergerak dengan mengambil alih kewenangan untuk mengumumkan hasil TKB dari pemerintah daerah yang molor dari deadline. Batas akhir waktu pengumuman kelulusan CPNS itu sendiri sebenarnya sudah ditetapkan dari awal yaitu tanggal 28 Februari 2015 dan juga dikarenakan belum juga diumumkan, Kempan RB memberikan tambahan kebijakan kelonggaran waktu 2 minggu dari batas waktu. Namun nampaknya kebijakan pemberian batas waktu 2 minggu setelah deadline tersebut masih belum bisa membuat sejumlah daerah mengumumkan hasil tes.

Jika diamati lebih lanjut, beberapa waktu lalu sejumlah daerah di seluruh indonesia mengalami beberapa kendala, seperti Kabupaten Ambon terhambat karena menunggu perbaikan formasi, Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kabupaten Mandailing Natal menunggu hasil TKB yang akan diintegrasikan terlebih dahulu dengan hasil TKD sebelum diumumkan kepada publik. Sedangkan Sibolga terhambat karena masalah kelengkapan dokumen dan berita acara pelaksanaan TKB yang tidak lengkap.

Sibolga sendiri sebenarnya sudah melakukan pelaksanaan TKB dan melaporkannya ke pusat, tapi Panselnas mengembalikannya karena alasan kelengkapan administrasi. Namun beberapa dari daerah ini sudah mengumumkan hasilnya. Kendala teknis seperti ini memang menjadi penghambat, akan tetapi jika terus berlarut-larut seperti ini persepsi dan pandangan masyarakat khususnya peserta tes akan memburuk dan curiga akan adanya permainan.

Untuk meminimalisir hal tersebut Panselnas mengambil alih kewenangan untuk mengumumkan hasil tes dari sejumlah daerah yang sengaja memperlambat mempublikasikan hasil tes ini. Panselnas juga tidak mau tidak ingin ada persepsi buruk dan menginginkan proses seleksi ini bersih tak ada penyelewengan maupun pelanggaran. "Panselnas mengambil alih pengumuman hasil TKD dua daerah, yaitu Kotawaringin Barat dan Kabupaten Toba Samosir," Tegas Asisten Deputi Perumusan Kebijakan Pengadaan SDM Aparatur KemenPAN-RB Arizal.

Ditambah lagi Panselnas juga mengumumkan ulang hasil TKD di Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), hal ini disebabkan banyak masyarakat yang merasa tidak puas dengan hasil pengumuman yang dipublikasikan pemerintah daerah Gorontalo Utara.

Tampaknya tugas Panselnas memang tidak mudah, saat ini juga panselnas sedang mengkaji sanksi untuk daerah yang terlambat mengumumkan hasil tes, jika alasannya tidak bisa dipertanggungjawabkan dan keterlambatan itu ada pelanggaran sudah pasti akan diberikan sanksi -  pejabat terkait bisa diberikan sanksi kedisiplinan bahkan hingga tidak mendapatkan formasi untuk tahun ini.

Panselnas akan menunggu hingga hari Jum'at (13/3) untuk daerah yang masih belum mempublikasikan pengumuman hasil tes. Jika lebih dari itu Panselnas dan pemerintah pusat akan mengambil alih sesuai dengan instruksi MenPAN-RB.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: