Enaknya Jadi PNS!


By | 22.31 Leave a Comment
PNS
asncpns.com - Kebijakan-kebijakan pemerintah yang dikeluarkan baru-baru ini untuk para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Indonesia nampaknya menimbulkan berbagai pengaruh. Seperti kita ketahui bahwa, Pemerintah telah menaikkan gaji untuk Pegawai negeri sipil (PNS). Selain itu berbagai kebijakan seperti izin memakai mobil dinas saat mudik, jam kerja di diskon, hingga jumlah Tunjangan Hari Raya (THR) juga dinaikkan.

Syarif Hidayatullah Musni Umar selaku pakar sosiolog dari UIN menyatakan bahwa kebijakan untuk PNS tersebut bisa mempengaruhi perbelanjaan masyarakat, maka hal ini bisa mendorong meningkatnya kebutuhan ekonomi di Indonesia. "Keuntungan itu dari berbagai kemudahan ini memang akan ada pengaruh dalam perbelanjaan di masyarakat dan ini memberi keuntungan mendorong kebutuhan ekonomi. Tadinya lesu dan jangan lupa bahwa pertumbuhan ekonomi didorong dari rekonstruksi," ungkapnya, Kamis (11/6).

Namun selain itu, hal ini juga bisa menyebabkan kecemburuan sosial yang dikhawatirkan bisa memicu keributan. Musni menghimbau kepada pemerintah untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat bahwa keuntungan tersebut sudah memiliki aturannya sendiri dan payung hukum. Tidak hanya itu saja, Musni menghimbau pemerintah untuk menyeimbangkan hak para pekerja dengan berbagai strategi, terutama dalam pangan.

"Bukan berarti lebih diutamakan PNS, tapi aturan yang ada sudah biasa diberikan. Selain menjelaskan ke masyarakat, pemerintah juga harus memikirkan bagaimana sembako stabil dan murah. Saya kira ini akan mengobati perasaan tidak adil yang tidak ada. Kalau ini dilakukan berarti masyarakat akan sangat tertolong, karena terus terang walau PNS diberi kemudahan tapi masyarakat dilindungi dengan kemudahan dalam sembako," tambahnya.

Ibnu Chaldun, Wakil Rektor Universitas meminta para PNS bisa bekerja dengan baik karen harus diseimbangkan dengan penghasilan. Jangan samapi gaji besar tapi kinerja buruk. Sehingga rasa kecemburuan tersebut bisa hilang dan kepercayaan masyarakat bisa meningkat.

"PNS yang mendapat keuntungan juga harus meningkatkan pelayanan ke masyarakat. Juga berhenti melakukan pemungutan liar, sebab mereka sudah mendapatkan berbagai kelebihan. Pelayanan masyarakat harus semakin baik, tidak ada pungutan liar, musti ditanamkan di PNS bahwa fungsi mereka itu melayani mengayomi. Yang terpenting adalah mengurangi yang korupsi," ungkapnya.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: