Ahok: PNS DKI Dilarang Terima Parsel & Mudik Mobil Dinas


By | 01.38 Leave a Comment
Ahok
asncpns.com - Tak lelah-lelahnya Gubernur DKI Jakarta, Basuki Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengingatkan para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta untuk tidak menerima Parsel maupun bingkisan dari pihak manapun dan dalam bentuk apapun, karena termasuk ke dalam gratifikasi. Hal ini dikarenakan menjelang hari raya Idul Fitri 1436 Hijriah.

Gubernur DKI Jakarta ini menyatakan bahwa, "Kami sudah tegaskan, PNS tidak boleh terima parsel. Kalau kirim bunga masih okelah. Kalau parsel isinya kan bisa macam-macam, ada emas. Susah," di Balai Kota, Jumat (3/7/2015). Dia juga menegaskan, semua PNS yang mendapatkan kiriman parsel harus segera melaporkan serta mengembalikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selain itu juga pria yang akrab dipanggil Ahok ini menghibau untuk seluruh PNS DKI untuk tidak menggunakan kendaraan dinas untuk mudik. Ahok memilih berpatokan pada aturan KPK mengenai mobil dinas ketimbang aturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB) Yuddy Chrisnandi. Meskipun MenPAN-RB mengizinkan penggunaan kendaraan dinas untuk mudik,

PNS DKI disarankan untuk mudik dengan menggunakan transportasi umum, seperti kereta api, pesawat, maupun bus. Karena, kendaraan dinas hanya dipergunakan ketika pegawai bekerja atau untuk melayani warga, apalagi biaya perawatan, seperti pengisian bahan bakar minyak (BBM), menggunakan APBD, bukan uang pribadi.  

"Malahan kami setiap awal minggu hari Jumat pertama, kami tidak boleh bawa kendaraan dinas ke kantor. Saya juga harus naik taksi, nih. Naik taksi pun, saya enggak boleh masuk dalam kompleks Balai Kota, harus jalan kaki dari depan pagar," kata Basuki.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: