Guru Harus Berprestasi!


By | 19.30 Leave a Comment
Guru


asncpns.com - Mendengar kata "Anak Berprestasi" sekilas selalu didentikan dengan  kemampuan anak yang otaknya encer atau memiliki intelligence quotient (IQ) yang tinggi. Memiliki sebuah prestasi adalah sesuatu yang membanggakan, apalagi di sekolah, pada umumnya para orang tua ingin anak-anaknya pintar dan berprestasi. Disamping itu,  para guru selalu berusaha untuk mendidik anak didiknya untuk menjadi manusia unggul dengan cara terus belajar karena dengan belajar anak didik akan mendapatkan wawasan yang luas dan memiliki segudang prestasi. Ketika anak didik di sekolah tersebut menjadi unggul, maka nama sekolah pun akan ikut harum. 

Seorang praktisi pendidikan Itje Chodidjah menyebutkan bahwa, sekolah berprestasi terbentuk dari guru-guru berprestasi. "Kebanyakan murid didorong berprestasi supaya sekolahnya dianggap berprestasi. Padahal yang seharusnya dikembangkan supaya berprestasi justru gurunya" jelas Itje di kementerian pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud), seperti dikutip dari Okezone hari Kamis (10/12/2015)


Dirinya menambahkan, guru-guru yang berkualitas memiliki prestasi disekolahnya. Namun guru yang berprestasi di sekolah hanya terhitung jari, sedangkan yang lainnya biasa saja. Dirinya berharap semua guru yang ada di Indonesia, memiliki prestasi. "Guru yang berkualitas dan berprestasi akan melahirkan anak-anak yang berprestasi," ucapnya.

Di Indonesia banyak guru dan tenaga pendidik yang berprestasi dan telah berhasil menciptakan inovasi dan terobosan dalam proses belajar mengajar. Inovasi tersebut tidak hanya dihasilkan oleh guru pegawai negeri sipil (PNS) saja, tetapi juga dari guru honorer. Menurut Itje guru honorer yang berprestasi perlu diperhatikan oleh kepala sekolah, misalnya diberi penghargaan agar guru berprestasi bisa memotivasi guru lain supaya mampu berprestasi juga.

"Meski guru honorer tapi kalau mereka berprestasi kan juga memberikan warna yang baik bagi sekolah. Saya rasa saat ini masalah cara pikir saja. Sebab antara guru PNS dan non-PNS masih terus-menerus ada perbedaan yang berlawanan. Sebetulnya guru, mau honorer atau tidak kalau sudah punya pemikiran sebagai pendidik, dia akan fokus mendidik siswa dan jika berprestasi akan berbagi ilmu ke guru yang lain," tutupnya.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: