Kadisdik Oku Timur Memaksimalkan Honorer Atasi Kekurangan Guru PNS


By | 21.41 Leave a Comment
Honorer sebagai Upaya Atasi Kekurangan PNS di OKU

asncpns.com - Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur Provinsi Sumatera Selatan mulai dari jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA) sampai sekolah menengah kejuruan (SMK) mengalami kekurangan pegawai negeri sipil (PNS) sebanyak 1665.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten OKU Timur Drs Ali Pasyai menjelaskan bahwa daerahnya kekurangan guru tersebut untuk semua mata pelajaran di seluruh sekolah yang ada di Kabupaten OKU Timur. Lanjutnya, jumlah kekurangan guru PNS secara detailnya yaitu untuk guru SD sebanyak 278 orang guru kelas, 43 orang guru agama dan 271 orang guru penjas. "Banyak guru SD pensiun pada tahun 2013 lalu sebanyak 92 tenaga pengajar tingkat SD pensiun ditambah lagi tahun 2014 sebanyak 102 guru pensiun dan tahun 2015 sebanyak 54 guru. Sedangkan tahun 2016 guru yang pensiun sebanyak 78 guru," kata Ali kepada wartawan di Martapura, hari Minggu (31/01/2016).

Sama halnya dengan Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Lanjutan (Diklan) Sudarman mengatakan, untuk OKU Timur yang sekolahnya berjumlah 50 buah idealnya jumlah guru PNS sebanyak 1.459 orang. Namun, pada saat ini tercatat hanya berjumlah 926 orang guru. Hal ini terjadi di jenjang SMP, SMA dan SMK yang mengalami kekurangan guru sebanyak 533 orang. "Untuk tingkat SMA dari 20 SMA Negeri se-Kabupaten OKU Timur dibutuhkan sebanyak 346 guru PNS. Saat ini jumlah guru PNS sebanyak 366 guru karena idealnya untuk 20 sekolah jumlah guru sebanyak 712 orang," katanya.

Sudirman menambahkan bahwa selain SMA, SMK saat ini memiliki guru sebanyak 86 orang guru PNS yang seharusnya memiliki 280 guru. Tambahnya, dari jumlah 33 SMK yang ada hanya memiliki 9 SMK negeri dan 24 SMK swasta. "Ada kekurangan guru sebanyak 194 orang. Kekurangan tersebut terdiri dari seluruh mata pelajaran yang ada," Jelasnya.

Kadisdik OKU Timur Ali Pasyai menyebutkan, dengan memaksimalkan tenaga honorer yang belum diangkat dan para tenaga tenaga kerja sukarela (TKS) dengan insentif yang sangat kecil Rp 500.000 setiap bulan kemudian ditambah honor dari komite hingga pengangkatan dilaksanakan, merupakan salah satu cara menyiasati kekurangan jumlah guru di OKU Timur tersebut.

Memberdayakan para honorer untuk mengatasi kekurangan pegawai PNS tentunya sangat membantu sekali dalam menjalankan tugas PNS yang sudah pensiun. Dengan adanya masalah kekurangan pegawai tentunya akan menciptakan peluang pembukaan penerimaan CPNS. Bagi anda yang menginginkan menjadi bagian dari PNS pengganti, alangkah baiknya segera sedia payung sebelum hujan, segera persiapkan diri sebelum tes CPNS mendatang bisa dibantu dengan Paket LKIT sebagai bahan pembelajaran CPNS Terbaik.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: