Kota Pangkal Pinang Cairkan TPP Honorer


By | 06.32 Leave a Comment
TPP Honorer Kota Pangkal Pinang

asncpns.com - Kabar menggembirakan bagi seluruh guru non Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Tata Usaha yang berada di Kota Pangkal Pinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pasalnya Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pangkal Pinang sudah mencairkan tunjangan perbaikan penghasilan (TPP).

Seperti yang telah diketahui bahwa TPP merupakan tunjangan yang diberikan kepada pegawai di jangka waktu tertentu dalam rangka upaya meningkatkan prestasi kerja untuk mencapai dayaguna dan hasil guna yang sebesar-besarnya.

Besaran total dana yang telah dicairkan untuk membayar TPP guru Non-PNS adalah sebesar Rp 2.986.2 miliar, sedangkan total dana untuk Pegawai Tata Usaha sebesar Rp 1.068 miliar.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Pangkal Pinang, Ubaidi menuturkan bahwa gaji TPP yang diperoleh masing-masing tenaga guru honor dan pegawai tata usaha berbeda besaran uangnya. "Setiap guru honorer mendapatkan Rp 4.200.000 per orang, dan untuk pegawai tata usaha juga telah dicairkan, mereka mendapatkan Rp 2.400.000 per orang," ujar dirinya kepada wartawan di Gedung Tujung Saji Pangkal Pinang, hari Rabu (30/12/2015).

Ubaidi menambahkan bahwa biaya yang dikeluarkan untuk membiayai TPP guru honorer dari semua jenjang dimulai Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (Mts) sampai Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/Madrasah Aliyah (MA) sebesar Rp 2.986.2 miliar.

"Total yang mendapatkan sebanyak 711 guru non PNS dari semua jenjang. Semoga ini bisa memberikan motivasi. Mudah-mudahan ada insentif ini menambah semangat dalam melaksanakan tugas," jelasnya.

Namun, saat ditanya mengenai TPP para guru honorer akan mengalami kenaikan atau tidak di tahun 2016, dirinya belum bisa memastikan hal tersebut. "Tahun depan masih, dalam bahas itu bersama tim TAPD (tim anggaran pemerintah daerah), baik nominal jumlah penerimanya, dan syarat penerima. Belum bisa disampaikan," tutupnya.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: