Wacana Pembagian Gaji ke-14 untuk PNS


By | 18.05 Leave a Comment
Gaji ke-14 PNS

asncpns.com - Pemerintah akan tetap memberikan pemasukan ekstra bagi pegawai negeri sipil (PNS) dengan memberikan gaji ke-13 dan ke-14. Meski begitu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan bahwa pemerintah belum bisa merealisasikan kenaikan gaji untuk PNS dari anggaran tahun 2016 ini, sebab pertumbuhan ekonomi belum meningkat.

Tjahjo menambahkan, bila pemerintah akan tetap memberikan gaji ke-13 mungkin akan diberikan saat lebaran, sedangkan gaji ke-13 akan dibagikan saat usai libur lebaran. "Jadi kok gaji ke-14. Kalau gaji ke-13 itu pada saat lebaran, mungkin gaji ke-14 ini pada masa jelang masuk sekolah. Itu kewenangannya Kementerian Keuangan," kata Tjahjo di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, seperti dikutip dari Detik, hari Senin (25/01/2015).

Tjahjo mengemukakan, meski pemerintah sempat merencanakan adanya kenaikan gaji, namun belum bisa direalisasikan, sebab pertumbuhan ekonomi yang belum mencapai 7%, sehingga harus bersabar  sampai meningkat menjadi 7 persen. Apabila sudah mencapai 7 persen, otomatis gaji ke-14 ini akan menjadi tambahan pemasukan bagi para PNS.

Sementara, Askolani yang menjabat sebagai Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan mengemukakan bahwa pemerintah sudah menganggarkan dana sebesar Rp 6 triliun dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBD) 2016. Sebelumnya, dirinya menyebutkan kalau pemberian gaji ke-14 sebagai pengganti kenaikan gaji PNS atau aparatur sipil negara (ASN) tahun 2016.

Dalam kesempatan itu, Tjahjo memaparkan bahwa regulasi mengenai dana taktis atau dana cadangan untuk kepala daerah merupakan salah satu upaya agar dalam menjalankan pemerintahan, tidak ada kendala yang berarti disaat ada kepentingan atau keperluan yang mendesak terkait urusan pemerintahan. Hal itu, tentunya sedang disiapkan oleh pemerintah saat ini. "Rp 100 miliar dana taktis kepala daerah mulai tahun ini sudah saya siapkan. Agar kepala daerah tidak lagi terkendala dalam melaksanakan pemerintahan," tegas Tjahjo.

Sungguh sangat menggiurkan bila sudah menjadi PNS mendapat berbagai gaji tunjangan yang dibayarkan setiap bulannya. Selain itu, bila pensiun dari PNS nanti pegawainya tetap akan mendapatkan gaji pensiunan. Namun, menjadi PNS tak semata-mata hanya untuk mendapatkan penghasilan besar saja tetapi harus diserta kinerja yang baik pula. Sebab, PNS merupakan abdi negara yang bertugas menjadi pelayan publik.

Seperti yang diketahui awal proses menjadi PNS itu harus mengikuti tes seleksi CPNS yang mana didalamnya terdapat soal-soal materi CPNS yang harus diisi semaksimal mungkin demi mendapatkan nilai sesuai passing grade yang telah ditentukan

Perlu diketahui soal tes CPNS yang akan di teskan dalam tes seleksi CPNS menggunakan sistem Computer Assisted Tes (CAT), yang terdiri dari 100 soal dengan waktu pengerjaan 90 menit. Soal itu terbagi atas 35 soal TKP (tes karakteristik pribadi) dengan passing grade 126 atau 72% dari nilai maksimal TKP, 30 soal TIU (tes intelegensi umum) dengan passing grade 75 atau 50% dari nilai maksimal TIU, 35 soal TWK (Tes Wawasan Kebangsaaan) dengan passing grade 70 atau 40% dari nilai maksimal TWK.

CAT CPNS
Sistem CAT CPNS merupakan suatu metode uji dengan alat bantu komputer yang digunakan untuk mendapatkan standar minimal kompetensi dasar maupun standar kompetesi kepegawaian

Tujuan dari penggunaan metode CAT CPNS di berbagai instansi adalah sbb:
1. Mempercepat proses pemeriksaan dan laporan hasil ujian
2. Menciptakan standarisasi hasil ujian secara nasional
3. Menetapkan standar nilai
4. Meningkatkan transparansi, obyektivitas, akuntabilitas dan efisiensi

Materi CPNS terbaik bisa dilihat selengkapnya di Paket LKIT

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: