Dinsosnakertrans akan Dorong Kaum Disabilitas Ikut CPNS Bogor


By | 23.30 Leave a Comment
Kaum Disabilitas Ikut CPNS Bogor

asncpns.com - Mendengar kata disabilitas, langsung terbayang orang yang tidak memiliki tubuh yang sempurna yang ada pada manusia umumnya. Disabilitas merupakan orang yang memiliki keterbatasan dari segi fisik untuk melakukan suatu aktifitas seperti manusia normal lainnya yang disebabkan oleh kondisi ketidakmampuan dalam hal fisiologis, psikologis dan kelainan struktur atau fungsi anatomi. Disabilitas, pada umumnya masyarakat menyebutnya dengan penyandang cacat

Meski demikian, pemerintah membuka peluang untuk kaum disabilitas menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Seperti yang dilakukan oleh Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transimgrasi (Dinsosnakertrans) Kota Bogor lewat UPTD Pembinaan Mental dan Kesejahteraan Sosial akan mendorong kaum disabilitas bisa mengikuti seleksi PNS di Kota Bogor.

Hal ini diperkuat oleh Siti Nursarah selaku Kepala UPTD Pembinaan Mental dan Kesejahteraan Sosial (PMKS) pada Dinsosnakertrans Kota Bogor. "Ada memang yang disabilitas. Tetapi sudah diangkat dari dulu atau karena kecelakaan. Kami akan berjuang mengupayakan kaum disabilitas agar bisa ikut ujian CPNS," kata Nursarah kepada wartawan di Bogor, hari Senin (08/02/2016).

Hingga saat ini, pemerintah daerah (pemda) diseluruh Indonesia belum pernah ada yang menerima kaum disabilitas untuk menjadi honorer atau langsung menjadi PNS. Namun, Pemkot Bogor menilai kaum disabilitas bisa bekerja menjadi PNS Kota Bogor. Selain itu, akan ada aturan bahwa satu sari 50 lowongan kerja di perusahaan disiapkan untuk kaum disabilitas.

Seperti kita ketahui bahwa dalam setiap perekrutan pegawai dari kaum disabilitas dalam sebuah perusahaan ada tahapan pembinaan oleh UPTD PMKS, diantaranya adalah:
  • Motivation rekruitment, 
  • Lokabina karya, 
  • Balai pemulihan sosial penyandang cacat
Menurut data di Kota Bogor saat ini tercatat ada sekitar 2230 penyandang cacat diantaranya terdiri dari cacat fisik, tuna rungu, tuna wicara, tuna netra dan sikotik mental atau gangguan jiwa yang memiliki hak sama dalam mencari pekerjaan

Tahun ini, dana pelatihan PMKS di Kota Bogor sebesar Rp 300 juta. Jika melihat tahun sebelumnya, dana pelatihan PMKS di Kota Bogor adalah sebesar Rp 150 juta, dengan demikian dana tersebut mengalami peningkatan. Anggaran tersebut belum termasuk bantuan dari pemerintah pusat yang langsung diterima sasaran. Kaum disabilitas memang membutuhkan dukungan mental, pembinaan, dan modal. "Sejauh ini disabilitas di Kota Bogor banyak kemajuan. Bahkan sampai ada olimpiade kaum disabilitas. Banyak kaum disabilitas yang diterima bekerja. Mudah-mudahan lebih maju lagi dan ada yang bisa ikut tes CPNS," katanya.

Bagi anda yang ingin mengetahui seputar pertanyaan tentang CPNS, bisa dilihat di sini

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: