Setiawan: Tiga Indikator Pertahankan Status PNS


By | 04.55 Leave a Comment
Deputi SDM Aparatur KemenPAN-RB

asncpns.com- Akibat dari beredarnya rumor rasionalisasi pegawai negeri sipil (PNS), yang mana kebijakannya masih dalam tahap pembahasan. Hal ini, membuat para PNS merasa harap-harap cemas dibuatnya bila sampai menimpa dirinya. Meski begitu, jangan khawatir dengan adanya rencana tersebut. Sebab, ada langkah aman agar tetap dipertahankan sebagai PNS yaitu dengan benar-benar menguasai tiga kemampuan melalui serangkaian tes

Setiawan Wangsaatmaja selaku Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) mengemukakan bahwa ada beberapa cara yang bisa ditempuh untuk terhindar dari daftar rasionalisasi PNS.

Dijelaskan Setiawan, pertama, harus lulus tes aplikasi komputer untuk mengolah data dan menulis dokumen. Kedua, lulus tes kemampuan berbahasa dan kemampuan memberikan pelayanan. Ketiga, lulus tes kompetensi teknis sesuai bidang jabatan fungsional umum (JFU) yang akan dipertahankan. “Jadi ada tiga indikator utama yang digunakan dalam menyaring PNS layak tidaknya dipertahankan, ditingkatkan kompetensi. Yaitu komputer, bahasa Inggris, dan bidang,” terang Setiawan kepada wartawan, hari Minggu (13/03/2016).

Dirinya menambahkan, tes yang memiliki bobot terbesar dalam rangkaian tes kemampuan ini ialah tes kompetensi bidang yaitu sebanyak 50 persen. Sedangkan, untuk komputer sebanyak 35 persen dan bahasa Inggris mendapatkan bobot  sebesar 15 persen. “Untuk masuk dalam kuadran aman, setiap PNS harus mendapatkan hasil skor 80-100,‎” ucapnya.

Dirinya menuturkan, karena zaman sudah semakin modern dan teknologi semakin canggih. Sehingga indikator penilaian menyesuaikan dengan era globalisasi. Indikator tersebut yakni kemampuan berbahasa dan pengusaan IT. Lanjutnya, ketiga tes kemampuan ini tidak sama seperti ujian masuk untuk calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: