Kinerja Baik, PNS Lulusan SMA Aman Dari Rasionalisasi


By | 19.17 Leave a Comment
PNS Lulusan SMA Aman Rasionalisasi Bila...
asncpns.com -  Beberapa waktu lalu muncul wacana rasionalisasi pegawai negeri sipil (PNS) yang akan dilaksanakan pada tahun 2017. Rasionalisasi ini ditujukan kepada para PNS yang mempunyai kinerja buruk, tidak memenuhi kualifikasi dan tidak memiliki kompetensi. PNS yang mempunyai ijazah sekolah menengah atas (SMA) atau dengan kata lain PNS lulusan SMA tidak perlu khawatir dengan rasionalisasi tersebut, karena selama kinerja baik dan mempunyai kompetensi baik pasti akan "aman" dari rasionalisasi.

Setiawan Wangsaatmadja selaku Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) dalam acara Forum Komunikasi Pendayagunaan Aparatur Negara di Daerah (Forkompanda) yang diselenggarakan di Bukit Tinggi, Jumat (08/04/2016) menyatakan bahwa rasionalisasi ASN akan didasarkan pada kajian mendalam yang menekankan pentingnya aspek kinerja, kualifikasi, dan kompetensi. “Jadi tidak perlu khawatir bagi pegawai berijazah SMA yang berkinerja. Masih bisa diberikan kesempatan untuk pendidikan," ujarnya.

Hal ini menanggapi merebaknya kabar yang beredar di media mengenai pensiun dini ASN yang hanya memiliki ijazah SMA yang disampaikan oleh Ali Asmar  selaku Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam acara tersebut. Kabar tersebut membuat sejumlah PNS di lingkungan Provinsi Sumatera Barat merasa resah.

Menurut Ali Asmar, berdasarkan data yang dimiliki, jumlah PNS yang ada dilingkungan Provinsi Sumatera Barat berjumlah 8.025 personel. Namun sekitar 38,7 persen  atau sekitar 3.156 PNS hanya lulusan SMA yang dahulunya berasal dari honorer K1 dan K2. "Itupun memang dahulunya berasal dari tenaga honorer K1 maupun K2," paparnya.

Dalam acara tersebut juga Setiawan mengatakan bahwa kebijakan yang serupa akan dilakukan dalam rekrutmen CPNS. Nantinya Rekruitmen PNS akan berdasarkan kepada orientasi pada program wajib dan prioritas yang di dalamnya termasuk delapan program pokok pemerintah, yang rencanakan akan mulai diberlakukan 2 tahun lagi atau pada tahun 2018. "Oleh karena itu moratorium kami kecualikan bagi tenaga kesehatan dan pendidikan," katanya.

Setiawan juga memberikan "wejangan" kepada seluruh SDM ASN untuk meningkatkan kompetensi diri supaya bisa berkompetensi di era global seperti sekarang ini. "Kami sudah mencanangkan bahwa tahun 2019, kita harus mewujudkan smart ASN, yaitu ASN yang berwawasan global, menguasai IT/digital dan bahasa asing, serta berdaya networking tinggi (memiliki poin bekerja sama)," ujarnya.

Bagi anda yang ingin mengatahui seputar CPNS 2016, bisa dibaca di artikel ini
Sedangkan  bagi anda yang membutuhkan referensi sumber materi CPNS terbaik, Kami rekomendasikan menggunakan PAKET LKIT tuk menguasai materi CPNS

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: