Menteri Asman: Penerimaan CPNS Jangan Tolong Menolong


By | 01.32 Leave a Comment
Menteri PANRB
asncpns.com - Menanggapi tak kunjung selesainya persoalan honorer kategori 1 (K1) dan honorer kategori (K2) semenjak tahun 2005, Asman Abnur selaku Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menyatakan bahwa hal ini tidak boleh terjadi kembali.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Asman dalam sambutannya saat acara Pemantauan Tata Kelola Pemerintah Provinsi Jawa Barat Terkait e-performance dan e-budgeting, yang diselenggarakan di Bandung pada hari Jumat (26/08/2016).

Menteri Asman menegaskan bahwa penerimaan Calon Pegawai Sipil Negara (CPNS) di perekrutan kedepannya harus dilaksanakan dengan transparan untuk menjaring aparatur sipil negara yang mempunyai integrasi, berkualitas sesuai dengan kualifikasi dan kompetensi yang telah ditentukan dalam pengadaan formasi.

Menurutnya, ASN yang mempunyai berintegritas, profesional dan berkualitas sesuai dengan kualifikasi dan kompetensi yang telah ditentukan dalam pengadaan formasi merupakan kunci dari penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang baik

Hingga saat ini pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil masih menjadi celah yang disalah gunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mengambil keuntungan untuk diri sendiri masupun golongan. "Ternyata formasi juga menentukan, tidak boleh lagi terjadi pembukaan formasi hanya karena saudaranya ingin jadi PNS. Kalau kebutuhannya riil, baru saya teken," tambahnya.

Oleh karena itulah, celah-celah itu harus ditutup rapat dan diawasi dengan ketat untuk meminimalisir KKN. "Tidak boleh lagi terjadi tolong menolong dalam penerimaan PNS. Ini sudah bukan lagi jamannya seperti itu," tegas dirinya.

Menurut Menteri Asman, sejak pengangkatan honorer K-1 dan K-2, 60% ASN diantaranya hanya memiliki kemampuan di bidang administrasi. Sementara sisanya tidak lebih dari 40% yang memiliki kemampuan secara spesifik.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: