Penghasilan dan Tunjangan Polisi


By | 07.09 1 comment
Penghasilan dan tunjangan polisi dipandang besar oleh kebanyakan masyarakat sehingga tergiur untuk menjadi pegawai pertahanan ini. Polisi merupakan bentuk jabatan yang memiliki resiko dan tanggungjawab tinggi atas tugas yang dilakukannya. Maka dengan sepantasnya pemerintah memberikan gaji dan tunjangan yang sesuai. Tapi memang, menjadi polisi saat ini menjadi hal yang sangat diinginkan oleh kebanyakan orang. Penghasilan yang didapat oleh seorang polisi terdiri dari penghasilan teratur dan penghasilan tidak teratur. Penghasilan tidak teratur merupakan penghasilan yang tergantung kepada fungsi dan satuan kerja polisi tersebut.

Untuk pemberian gaji, seorang Polri telah diberikan dan ditentukan sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 24 Tahun 2013 tentang Peraturan Gaji Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. Namun gaji untuk Polri lebih besar dibandingkan dengan gaji PNS. Selain diberikan gaji, polisi diberikan tunjangan oleh pemerintah yaitu tunjangan keluarga yang terdiri dari tunjangan istri atau suami yang dihitung 10% dari Gaji Pokok dan 2% untuk anak. Tunjangan lain yang diberikan kepada seorang anggota polisi adalah tunjangan sandi, medis, Babinkamtibmas, tunjangan untuk Polwan sebesar Rp 50.000, tunjangan papua jika polisi ditugaskan di papua, tunjangan daerah jika polisi tersebut ditempatkan di daerah perbatasan dan diterapkan besaran sesuai dengan indeks daerah perbatasan. Tunjangan beras yang diberikan kepada PNS berbeda dengan tunjangan beras untuk polisi, yaitu diberikan 18 kg per orang pada setiap bulannya. Ditambah dengan tunjangan umum sebesar Rp 75.000 untuk polisi yang tidak termasuk pada jabatan struktural.

Daftar Penghasilan dan Tunjangan Polisi

Daftar Gaji Perwira Polisi

Uang Lauk Pauk

Uang lauk pauk diberikan kepada polisi menyatu dengan gaji, besaran untuk uang lauk pauk ini adalah Rp 45.000 per hari. Untuk total uang lauk pauk dihitung besaran tersebut dikali dengan 30 hari. Untuk pajak ULP sendiri dibayarkan langsng oleh pemerintah.

Selain itu, yang termasuk dalam penghasilan teratur adalah tunjangan fungsional yang diberikan kepada anggota yang menduduki jabatan struktural dan tunjangan kinerja.

Jika dijumlahkan saja penghasilan seorang polisi mencapai 4 juta lebih sampai 19 juta tergantung kepada posisi atau jabatan yang didudukinya. Tak sedikit masyarakat yang tergiur untuk mnjadi seorang PNS yang memang membutuhkan tenaga serta biaya yang cukup besar untuk bisa menduduki jabatan ini. Tergantung kepada masing-masing yang bersedia untuk melakukan tes secara jujur atau melaui jalan pintas yang lebih cepat. Namun, harapan yang paling banyak adalah dengan melalui tes yang jujur dan selamat, sehingga diperlukan kemampuan yang seimbang juga. Untuk bisa memahami standar yang digunakan untuk tes seleksi polisi bisa anda pahami di www.testpolri.com yang akan segera di launching sekitar bulan Juni mendatang.

Menurut perkiraan pada setiap tahun, penghasilan tidak teratur seorang anggota polisi berasal dari tugas yang diberikan disamping kegiatan atau tugas utamanya. Penghasilan tersebut diberikan sesuai dengan kegiatan operasional yang diberikan serta diberikan uang saku dan uang makan. Uang saku dan uang makan diberikan jika seorang anggota polisi melakukan perjalanan dinas atau melakukan kegiatan kemitraan untuk meningkatkan pelayanan dan keamanan masyarakat. Kegiatan pemberian ini juga tergantung kepada satuan kerja dan satuan fungsi ditempat polisi tersebut ditugaskan.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

1 komentar: