Pemerintah Yakin Panselnas Tidak Terkait KKN


By | 05.10 Leave a Comment
Pemerintah meyakini bahwa Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) tidak terkait dengan KKN masalah pengadaan CPNS tahun 2013. Memang saat ini banyak pihak yang mengira bahwa terjadi KKN di lingkungan Panselnas terkait pengelolaan kelulusan CPNS tahun 2013 baik dari jalur pelamar umum ataupun dari jalur honorer. Pemerintah juga membantah adanya manipulasi yang dilakukan Panselnas, karena kelulusan yang telah diumumkan beberapa waktu kemarin adalah murni dari hasil tes yang dilakukan oleh para pelamar.

Seperti yang dijelaskan oleh Setiawan Wangsaatmadja selaku Deputi SDM Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) "Hasil tes yang kita umumkan benar-benar murni. Tidak ada titip-titipan calon, tidak ada rekayasa, dan tidak ada permainan.”

Pemerintah Yakin Panselnas Tidak Terkait KKN

Selain itu, pengadaan CPNS tahun 2013 memang murni tanpa ada rekayasa. Salah satu anak pejabat dari KemenPAN RB yang mengkuti tes CPNS karena tidak memenuhi passing grade tetap tidak diluluskan. Padahal mungkin saja untuk Panselnas meluluskan anak tersebut dan nyatanya tidak. Dengan seperti ini sudah menjadi contoh bahwa rekrutmen pegawai negeri sipil ditentukan dengan kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki bukan dilihat dari kekaraban panitia dan jumlah uang.

Dalam pelaksanaan CPNS dan pengolahan hasil Tes Kompetensi Dasar pelamar tidak dilakukan secara langsung oleh KemenPAN RB atau Panselnas, tapi dilakukan menggunakan sistem computer dan diolah oleh konsorsium Perguruan Tinggi Negeri. Kegiatan ini juga diawasi oleh aparat kepolisian. Pengawasan dilakukan dengan ketat dan dilakukan sesuai dengan standar yang telah ditentukan.


Dengan adanya masalah seperti ini, masyarakat meminta pemerintah untuk menerapkan sistem computer pada tes CPNS tahun 2014 ini atau disebut dengan CAT (Computer Assisted Test) CPNS. Memang dengan menggunakan teknologi seperti ini akan memberikan hasil yang lebih transparan dan murni. Selain itu, sistem tidak membutuhkan waktu lama dalam menentukan hasil dan biaya yang murah. Tahun 2013, CAT CPNS memang sudah dipergunakan, namun belum maksimal dan baru beberapa instansi saja yang menerapkannya. Sedangkan tahun ini, penggunaan CAT menjadi hal yang wajib, jika pemerintah, lembaga/kementerian tidak menggunakan sistem ini maka tidak akan diberikan formasi.

Setiawan juga menambahkan, “Walaupun kelulusan yang tetapkan pejabat pembina kepegawai, namun peserta sudah bisa tahu kalau dia memenuhi passing grade atau tidak, sehingga lebih mudah untuk mengontrol hasil pengumuman."

Sehingga tidak ada lagi tuduhan adanya manipulasi atau KKN di lingkungan Panselnas. Semua sistem pengadaan CPNS dilakukan dengan ketat, namun untuk pengadaan CPNS dan persyaratan pemerintah lebih mempermudah yaitu dengan diterapkannya beberapa sistem komputer dalam pengadaan CPNS tahun ini. Diharapkan dengan seperti ini akan memberikan hasil yang maksimal dan menghasilkan pegawai yang pantas untuk jabatan yang tersedia.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: