Tenaga Medis dan Pendidik Sangat Diperlukan


By | 00.46 Leave a Comment
asncpns.com - Tenaga medis dan tenaga pendidik adalah formasi yang paling utama dan tidak dikenakan moratorium CPNS. Kedua formasi tersebut sangat membutuhkan jumlah pegawai yang banyak, dan rencananya moratorium tersebut akan mulai dilaksanakan pada tanggal 1 Januari 2015 mendatang. Formasi yang di moratorium adalah kebanyakan formasi yang tiap tahunnya di rekrut oleh instansi seperti untuk sekretaris, akuntan dan jabatan sejenisnya tetap diberlakukan moratorium. Sebagaimana yang di amanatkan oleh Presiden Joko Widodo terutama untuk masalah kepegawaian. Apalagi jumlah pegawai yang tinggi membutuhkan belanja pegawai yang tinggi pula.

Tenaga Pendidik dan Medis Masih Sangat Dibutuhkan

Meskipun penerimaan CPNS tetap di buka namun sistemnya akan lebih ketat lagi dibandingkan dari tahun-tahun sebelumnya, untuk tes kompetensi dasar akan tetap menggunakan CAT CPNS yang telah digunakan pada seleksi CPNS tahun 2014 ini. Dan hasilnya memberikan dampak yang sangat positif yaitu untuk meningkatkan transparansi dan meminimalisir terjadinya KKN. Tenaga medis seperti dokter dan perawat adalah formasi yang paling utama dilakukan rekrutmen karena ditujukan untuk membangun sanitasi lingkungan yang baik di Indonesia.

Meski sudah di pastikan bahwa moratorium akan dilaksanakan awal tahun nanti, instansi daerah seperti Cilegon merasa keberatan mengingat kebutuhan pegawai di daerah tersebut masih mencapai angka yang tinggi yaitu sekitar 1.500 pegawai. Namun begitu Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Cilegon, Mahmudin menjelaskan akan menggunakan kesempatan penerimaan beberapa formasi yang tidak terkena moratorium tersebut sebaik mungkin.

Saat ini tugas instansi adalah melakukan review terhadap kebutuhan pegawai di masa yang akan datang dengan menghitung berapa jumlah pegawai yang ada saat ini dan jumlah pegawai yang akan pensiun. Paling lambat untuk memasukkan data ini adalah sampai bulan April mendatang. Jabatan-jabatan umum yang banyak di rekrut akan diberhentikan/di moratorium mulai tahun depan. Selain tenaga pendidik dan tenaga medis formasi lain yang tidak mengalami moratorium adalah jabatan fungsional khusus yang langka.

“Moratorium ini merupakan bagian upaya dari pemerintah untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap sistem kepegawaian nasional dan evaluasi kebutuhan aparatur sipil negara, baik itu PNS maupun aparatur TNI dan Polri. Jadi kita akan melakukan penelaahan aparatur termasuk TNI dan Polri mulai 1 Januari mendatang,” jelas Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi.

Sedangkan untuk penerimaan CPNS tahun 2014 sebagian besar instansi telah mengumumkan peserta yang dinyatakan lulus tes TKD. Jumlah penerimaan tahun ini cukup banyak yaitu 100.000 lowongan yang terbagi atas 65 ribu untuk CPNS dan sisanya untuk PPPK. Jumlah tersebut terbagi lagi untuk instansi daerah dan instansi pusat, dan sebagian formasi di beberapa instansi tidak terisi karena tidak ada yang mendaftar atau karena peserta yang bersangkutan tidak lulus dalam tahap seleksi.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: