Pengecualian Moratorium Selain Pendidik dan Medis


By | 17.50 Leave a Comment
Pengecualian Moratorium Selain Pendidik dan Medis
asncpns.com - Formasi CPNS yang masuk dalam pengecualian moratorium tidak hanya berlaku untuk tenaga medis dan tenaga pendidik saja, formasi lainnya masih tetap dibuka seperti penegak hukum dan penyuluh. Hal ini menjadi kesempatan besar bagi lulusan sarjana yang memiliki minat tinggi untuk menjadi seorang CPNS. Meski telah diinformasikan bahwa tahun 2015 penerimaan CPNS mengalami pemberhentian sementara namun sifatnya tidak kaku dan memungkinkan untuk tetap membuka beberapa formasi yang masih membutuhkan banyak pegawai.

Seperti halnya yang diberlakukan untuk tenaga medis dan tenaga pendidik, penegak hukum dan tenaga penyuluh tidak terkena moratorium karena masih membutuhkan banyak pegawai atau jumlahnya masih terbatas. Selain itu tenaga fungsional tertentu seperti tenaga nuklir, penjaga mercusuar, anak buah kapal, pencatat aktivitas gunung berapi dan tenaga fungsional lainnya juga masih membutuhkan banyak pegawai.

“Moratorium tetap jalan, namun sifatnya terbatas. Jadi tidak semua formasi ditutup,” jelas Samsul Rizal, Kabid Perencanaan SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB). Setiap pemerintah daerah atau instansi masih tetap bisa mengajukan usulan kuota namun hal itu akan dipertimbangkan kembali oleh pemerintah apakah akan disetujui atau tidak dengan memerhatikan beberapa hal, mulai dari kebutuhan pegawai secara riil juga anggaran yang tersedia untuk CPNS itu sendiri.

Intinya adalah tujuan dari pemberlakuan moratorium adalah agar birokrasi semakin efisien dan berjalan secara maksimal dengan jumlah pegawai yang sudah ada saat ini. Selain itu, anggaran adalah tujuan utama dari moratorium yaitu menghemat anggaran yang harus dialokasikan untuk anggaran belanja pegawai.

Jabatan-jabatan yang tidak termasuk dalam moratorium adalah formasi yang masih minim pegawai, untuk penyuluh berlaku untuk semua formasi baik penyuluh pertanian, perikanan atau perhutanan. Sedangkan kebanyakan pada penerimaan CPNS sebelumnya adalah banyaknya peminat untuk jabatan fungsional umum dan jumlahnya tiap tahun selalu meningkat. Berbanding tebalik untuk jabatan-jabatan tertentu yang ditempatkan di daerah terpencil.

Seperti halnya guru dan tenaga medis, untuk penempatan di kota-kota besar banyak peminatnya sedangkan di daerah terpecil masih sepi peminat. Karena itu kebutuhan tenaga pendidik dan tenaga medis sangat diperlukan terutama di daerah-daerah terpencil.

Untuk saat ini belum diketahui berapa kuota yang akan disiapkan untuk formasi-formasi yang tidak terkena moratorium tersebut. Namun pemerintah telah meminta kepada instansi atau daerah untuk memasukkan data analisis jabatan dan kebutuhan pegawai dalam jangka waktu 5 lima tahun sekaligus menjadi syarat bagi instansi yang mengajukan formasi CPNS. Mengenai rekrutmen CPNS, anggaran tahun 2014 masih belum tuntas semua sebagian masih dalam tahap pengumuman. Jika semuanya telah selesai maka akan semakin dekat penerimaan CPNS 2015.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: