Menpan: BKN Harus Buktikan Tes CPNS 2015 Tanpa Uang!


By | 19.14 Leave a Comment
Suap CPNS
asncpns.com - Yuddy Chrisnandi selaku Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB),  pada hari Jumat kemarin (15-5-2015) melantik Bima Haria Wibisana menjadi Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) baru yang diselenggarakan di Aula BKN Pusat. Pemilihan Kepala BKN baru ini sesuai dengan UU Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN dimana pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) harus dilakukan secara terbuka dan diawasi oleh Komisi ASN melalui seleksi Open Bidding ketat dan transparan.

Proses seleksi obyektif serta transparan dalam pemilihan seseorang untuk menduduki JPT bisa berimplikasi positif terhadap instansi pemerintah dengan menjadikan atmosfer lingkungan kerja yang baik, membangun budaya dan etos kerja tinggi, serta menjadi teladan terhadap segenap pegawai.

Pelantikan ini juga dihadiri para pejabat dari KemenPAN-RB, BKN, LAN, BPKP, Komisioner ASN, serta para pejabat dari sejumlah kementerian. Dalam sambutannya, Yuddy meminta agar orang nomor satu di BKN ini menjadi teladan dan mampu mengubah pola pikir pejabat maupun pegawai BKN “Dengan demikian, BKN dapat lebih meningkatkan kualitas pelayanan kepegawaian kepada masyarakat,”tuturnya.

Yuddy juga berharap Bima bisa membenahi lembaga ini agar tidak terjadi penyimpangan-penyimpangan. Selain itu juga Bima diminta tegas dalam memberikan sanksi tanpa membeda-bedakan baik itu pegawai maupun pejabat yang bermasalah.

Menyinggung masalah CPNS, Yuddy secara khusus meminta Kepala BKN baru ini untuk bisa membuktikan bahwa pelaksanaan tes CPNS tahun ini tidak memakai uang. Karena meskipun sudah menggunakan Computer Assisted Test (CAT) masih ada saja calo-calo CPNS yang meminta uang mahar agar bisa lulus CPNS. "Saya ingin kepala BKN yang baru mampu membuktikan ke masyarakat bahwa seleksi CPNS tidak pakai duit lagi. Jangan sampai masyarakat masih berpikir, kalau tidak punya uang tak bisa jadi PNS," tambahnya.

Masih terdapatnya calo-calo ini tidak terlepas dari tingkat kepercayaan masyarakat yang masih rendah terhadap sistem rekrumen CPNS ini. Hal ini tentunya menjadi tantangan terbesar BKN dalam mewujudkan tes CPNS yang bersih dan akuntabel. Padahal seperti kita ketahui, pelaksanaan tes dengan menggunakan sistem CAT ini sudah terbilang cukup baik. "Sistem CAT sudah sangat baik, namun ke depan harus lebih ditingkatkan agar masyarakat makin percaya dan tidak mau lagi mendekati calo CPNS," tutupnya.

Untuk tahun ini, pemeritah juga akan menyelenggarakan tes seleksi CPNS dengan menggunakan sistem CAT CPNS. Rencananya pemerintah mengusulkan 134 ribu formasi yang masih menunggu lampu hijau dari Kemenkeu. Bagi anda yang akan mengikuti tes CPNS jalur umum, kami rekomendasikan untuk mempelajari materi terbaik dari  Paket LKIT 2015 sedangkan untuk jalur honorer kami rekomendasikan untuk mempelajari Paket  Paket LKIT PPPK/Honorer.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: