Bolos Kok Berjamaah !?


By | 19.23 Leave a Comment
PNS Bolos
asncpns.com - Prihatin memang jika melihat para Pegawai Negeri Sipil (PNS) banyak yang masih tidak bisa disiplin. Entah itu sudah menjadi kebiasaan atau "budaya", bahwa kebiasaan para PNS yang bolos saat bulan ramadhan masih banyak terjadi.

Contohnya kemarin (19/06/2015), sejumlah 344 pegawai lingkungan Pemerintah Kota Bogor tidak masuk kerja. Alasan para PNS ini beragam, mulai dari ada yang cuti, sakit, tugas dinas,tugas belajar bahkan ada yang sampai dengan tanpa keterangan sama sekali alias bolos.

Dari 344 pegawai ini nampaknya paling banyak adalah tanpa keterangan sebanyak 141 orang,  61 orang dinas keluar ,10 orang tugas belajar, 14 orang cuti, 47 orang sakit dan 71 orang izin.

Usmar Hariman selaku Wakil Walikota Bogor menyatakan bahwa pihaknya akan melihat dulu alasan para PNS ini dan akan memberikan teguran jika alasannya ngaco. “Kami akan lihat dulu alasannya apa. Kalau tidak jelas, kami beri teguran. Ini kan baru satu hari. Tapi kalau yang bersangkutan jarang masuk, bisa saja kami beri sangsi tertulis." Ujar Usman.

Para PNS ini tetap membolos meski jauh sebelumnya sudah diwanti-wanti untuk jangan membolos dan diancam akan dipotong tunjangan mereka. Tapi nampaknya ancaman saja tidak mempan, mereka tetap membolos. PNS pada bulan ramadhan bukan hanya menahan lapar dan haus saja, namun juga mengasah kemampuan bekerja.

Usman juga menjelaskan bahwa dalam bulan penuh hikmah ini tidak ada alasan untuk PNS malas bekerja apalagi sampai membolos. “Jadi puasa jangan dijadikan alasan. Hari ini saja (kemarin,red) saya saja sudah rapat beberapa kali dan sangat bersemangat,” tutup Usmar.

Sementara itu, Ida Priatni selaku Sekretaris Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bogor, menjelaskan bahwa hasil rekapan kehadiran pegawai dari 47 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada di Kota Bogor, akan ditindak lanjuti secara berkala. “PNS yang tidak hadir ini akan dibina dan diberi sangsi oleh atasannya, sesuai PP 53 tahun 2010. ini demi meningkatkan disiplin pegawai,” jelasnya.

Jika dilihat dari sisi lain, PNS di Indonesia pada bulan puasa tahun ini "sangat dimanja" dengan dipotongnya jam kerja PNS dan selain itu pemerintah juga mengeluarkan kebijakan untuk PNS bisa mudik menggunakan mobil dinas. Ditambah lagi bulan puasa ini juga rapelan kenaikan dan gaji ke 13 akan cair. Seharusnya privilege yang telah diberikan harus sebanding dengan kinerja.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: