Idealnya Rekrutmen CPNS 3 Bulan Sekali


By | 19.17 Leave a Comment
CPNS
asncpns.com - Siklus yang selama ini berjalan dalam perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang diselenggarakan di Indonesia adalah tahunan. Jadi setiap tahun sudah dipastikan akan ada perekrutan CPNS untuk mengisi kekosongan kursi baik itu ditinggal pensiun, sanksi pemecatan maupun karena meninggal dunia.

Dengan diadakannya rekrutmen CPNS hanya sekali setiap tahun, maka setiap daerah harus menunggu untuk mengisi kekosongan kursi jika ternyata ada kursi yang kosong. Untuk mengisi kekosongan kursi itu, tidak sedikit daerah yang merekrut honorer.

Dalam perekrutan ini juga disinyalir menyita uang yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan nantinya pegawai honorer in akan meminta untuk diangkat menjadi CPNS yang jelas-jelas akan menambah kerumitan masalah penyelesaian honorer yang selama ini belum bisa teratasi.

Bambang Riyanto selaku anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), menyatakan bahwa,
"Kalau pemerintah ingin menghilangkan pegawai di luar PNS, harus diubah sistem rekruitmennya," seperti dikutip asncpns dari JPNN, Sabtu (6/6/2015).

Bambang bergagasan untuk melakukan rekrutmen CPNS dilakukan tiga bulan atau enam bulan sekali karena setiap bulan pasti ada PNS yang pensiun yang memberi dampak kepada instansi tersebut yang akan kesulitan menangani jabatan yang ditinggalkan PNS tersebut.

"Rangkap jabatan tidak bisa dihindarkan karena harus menunggu proses rekruitmennya kan. Belum lagi jabatan fungsional yang kosong terpaksa diisi dengan pegawai outsourching," tambahnya.

Bambang juga menyatakan bahwa inilah saat yang tepat untuk merevisi PP rekrutmen CPNS demi untuk mencegah rangkap jabatan atau pegawai di luar jalur resmi. "UU dan PP yang bikinkan manusia, jadi sistem rekruitmen juga harus bisa diubah," tutupnya.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: