1500 PNS Gagal Registrasi


By | 17.48 1 comment
e-PUPNS
asncpns.com - Hingga saat ini, sudah ada 1.500 Pegawai Negeri Sipil (PNS)yang ditolak pendaftarannya saat melakukan registrasi e-PUPNS. Seperti kita ketahui bahwa Badan Kepegawaian Negara (BKN) melakukan pendataan ulang PNS secara elektronik, dengan harapan agar seluruh PNS di Indonesia masuk dalam database kepegawaian. Namun dalam perjalanannya,

Bima Harya Wibisana selaku Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) belum mengetahui penyebab hal tersebut. "Ada 1.500 yang ditolak. Mereka daftar tapi ditolak admin unit kami, karena namanya memang tidak ada," kata Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Harya Wibisana di Gedung Sate, Bandung, Selasa (27/10).

Namun, Bima pun tidak mau berspekulasi terlebih dahulu mengengenai ditolaknya registrasi 1500 PNS. Proses pemutakhiran data yang dilakukan BKN memang masih terus dalam penyempurnaan. Sehingga pihaknya masih melakukan evaluasi. "Ditolaknya mungkin ada orang lain ketika aplikasi masuknya ke tempat lain. Ini yang masih akan dievaluasi. Takut ada kesalahan teknis atau tidak eksis (PNS)," tambah Bima.

Apalagi data PNS melakukan registrasi ulang, yang tidak valid jumlahnya mencapai ribuan. Bima berharap, mudah-mudahan itu kesalahan teknis dan belum tentu kesalahan ada pada PNS. Bima mengungkapkan bahwa hal ini nantinya akan dilakukan evaluasi dan saat ini pendataan masih berlangsung karena belum selesai.

Hingga saat ini, menurut Bima telah ada sekitar 92 persen PNS yang telah melakukan registrasi ulang elektronik.Dan diharapakpan pada tanggal 31 Desember nanti, registrasi ini telah rampung dan dan BKN sudah memiliki data yang valid. "Deadline 31 Desember. Di Jakarta, Jawa target bisa selesai. Kalau Papua misalnya kan kasihan dong. Tapi Jawa tetap. Tapi Maluku Papua nanti kita pikirkan lagi," paparnya.

Pemutakhiran data melalui sistem online supaya lebih valid dan transparan. Sistem ini juga bisa meminimalisir kecurangan tentang ijazah palsu. "Kita ingin dapatkan data PNS lebih baik. Karena isinya bukan kepegawaian saja tapi mengenai kompetisi. Nah masalah ijazah palsu terdeteksi. Ini melengkapi, membuat akurasi dan menyisir yang curang," pungkasnya.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

1 komentar:

  1. Saya sudah mengisi data e-PUPNS dan mengirimkannya serta sudah saya cetak hasilnya untuk menunggu Verifikasi oleh pihak terkait, tetapi setelah saya cek kembali ada beberapa data yang berubah (misal data anak jadi menghilang, tidak sesuai dengan yang telah saya kirim), nah bagaimana mengatasi masalah ini ya ?, sedangkan kami tidak bisa merubah atau menambahkannya kembali sedangkan untuk melaksanakan info yang menyatakan kami bisa merubah data yang kurang lengkap/salah bisa menggunakan "Cara Edit Data PUPNS Salah dan Terlanjur" tidak terlalu paham dan tidak bisa kami lakukan, terima kasih.

    BalasHapus