DPRD Melawi Dukung Pengusulan Formasi CPNS 2016


By | 23.23 Leave a Comment
Perhatikan Guru

asncpns.com - Setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Melawi mengajukan 3500 formasi CPNS 2016 melalui sistem e-formasi beberapa waktu lalu, Mulyadi sebagai anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Melawi sangat mendukung adanya pengajuan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) daerahnya tersebut.

Mulyadi mengungkapkan bahwa Kabupaten Melawi kekurangan pegawai dari bidang tenaga pendidik atau guru, hal ini membuat tenaga guru menjadi prioritas utama dalam perekrutan di daerahnya. “Terutama di daerah pedalaman masih sangat kekurangan guru, seperi Nanga Engkilai, Desa Nusa Poring kecamatan Menukung, di sana hanya terdapat satu PN yang mengajar di satu SD, pada umumnya guru di sana hanya berstatus PNS,” jelasnya kepada wartawan di Melawi, hari Jumat (18/12/2015).

Tak hanya pegawai guru PNS, guru honorer pun harus mendapat perhatian khusus dari Pemkab Melawi. Perhatian tersebut bisa berupa tunjangan khusus seperti yang akan diberikan kepada para PNS tahun 2016 mendatang. "Kenaikan itu memang perlu untuk meningkatkan kualitas kerja mereka dalam mendidik anak murid. Saya sangat mendukung rencana tersebut," ungkap Mulyadi.

Selain Mulyadi, Malin yang menjabat sebagai ketua Komisi C DPRD Melawi mengatakan pemerintah harus memperhatikan masalah pemerataan penempatan guru, tidak hanya menumpuk di wilayah kota saja, tetapi di daerah juga harus sama banyak atau rata. “ Di desa rata-rata kekurangan guru sementara di kota menumpuk, persoalan seperti ini sebenarnya kan bisa diatasi dengan pemerataan pegawai di lingkungan Melawi, ataupun menambah jumlah guru honor yang dibiayai dari BOS,” jelasnya.

Sementara itu, Malin mengatakan dengan melakukan penambahan jumlah guru saja tidak akan menyelesaikan masalah. Pemkab juga harus ikut serta membangun infrastruktur sekolah-sekolah di Melawi, seperti perumahan guru yang banyak mengalami kerusakan. “Banyak guru yang tugas di pedalaman namun tidak ada rumah dinasnya, memang mereka ini mau tidur di bawah pohon, kan tidak, harusnya ada tempat tinggal yang lebih layak,” katanya.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: