Kabupaten Bulungan Butuhkan PNS Pengganti


By | 18.28 Leave a Comment

Kekurangan Pegawai di kabupaten Bulungan

asncpns.com - Moratorium atau penghentian sementara penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) masih diberlakukan pemerintah pusat. Jumlah pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan Provinsi Kalimantan Utara Ibukota Tanjung Selor kembali berkurang di tahun 2016 ini.

Seperti yang diketahui moratorium berlaku hingga jabatan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla berakhir. Peluang penerimaan CPNS tahun 2016 ini hanya untuk formasi terbatas yaitu untuk tenaga pendidik, tenaga kesehatan, penegak hukum bahkan sekolah ikatan dinas. Hal ini tentunya sudah disampaikan menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi.

Kepala Bidang Pengadaan Pensiun dan Mutasi Badan Kepegawaian Daerah Bulungan Suyanto, menyampaikan bahwa akan ada sekitar 51 pegawai yang pensiun di Kabupaten Bulungan tahun ini. “Di 2016 ini ada sekitar 51 pegawai yang masuk daftar pensiun,” ungkap Suyanto kepada wartawan di Tanjung Selor beberapa hari lalu.

Selain itu, dirinya melanjutkan bahwa hanya ada 19 orang pegawainya yang pensiun pada tahun 2015. Dengan demikian bisa diartikan, jumlah pegawai yang pensiun pada tahun 2016 ini terjadi peningkatan. “Tapi mereka yang pensiun itu memang sudah waktunya,” katanya.

Dirinya juga mengatakan, berbeda dengan tahun 2015 lalu yang mana pegawainya mengajukan pensiun dini, sehingga PNS yang pensiun di daerahnya tidak disebabkan karena sudah memasuki usia purnabakti atau pensiun yaitu 58 tahun tetapi juga karena pensiun dini. “Jumlahnya 4 orang yang mengajukan pensiun dini,” ungkapnya.

Pegawai yang mengajukan pensiun dini pada tahun 2015 itu adalah PNS yang sudah lama mengabdi di instansi tempatnya bekerja selama 20 tahun dan usianya sudah menginjak 50 tahun, dengan begitu PNS tersebut dianggap sudah memenuhi persyaratan dan bisa pensiun dini. Meski tenaga pegawai yang akan pensiun dini masih diperlukan, pihaknya tetap akan memproses pengajuan pegawai yang benar-benar ingin pensiun dini jika sesuai dengan persyaratan dan ketentuan yang berlaku.

Dirinya menyebutkan, tahun ini jumlah PNS  Bulungan semakin berkurang yang disebabkan ada pegawai yang mengajukan pensiun dini dan ditambah pegawai yang pensiun karena telah memasuki masa purnabakti. “Tapi tidak berpengaruh besar, karena jumlahnya tidak sampai ratusan. Selain itu, untuk mereka yang mengajukan pensiun dini rata-rata dikarenakan sakit atau sudah tidak mampu bekerja,” katanya.

Perlu diketahui bahwa PNS yang pensiun atau purnabakti adalah PNS yang sudah berakhir masa tugasnya atau bakti menjadi abdi negara sebagai pelayan masyarakat, dengan batas umur dan waktu pengabdian yang sudah ditentukan.pusat.

Banyaknya PNS yang pensiun di Kabupaten Bulungan, menjadikan sebuah kesempatan bagi masyarakat yang ingin menjadi seorang PNS sebagai pengganti tugas PNS yang pensiun itu. Dengan demikian, pihak Pemkab Bulungan akan mengajukan penerimaan CPNS di Bulungan dengan kuota dan formasi yang sedang dibutuhkan daerahnya untuk mengatasi jumlah kekurangan pegawainya kepada pemerintah pusat melalui KemenPAN-RB menggunakan sistem elektronik formasi (e-formasi)

Penghitungan jumlah kebutuhan pegawainya dan untuk pemetaan jabatannya itu tentunya menjadi kewajiban setiap daerah yang ingin mengajukan pelaksanaan penerimaan CPNS di daerahnya, yaitu dengan menganalisis jabatan (Anjab) dan menganalisis beban kerja (ABK) yang disusun untuk jangka lima tahun dan diperinci setiap tahunnya sesuai dengan kebutuhan pegawai yang sangat diperlukan, menggunakan aplikasi e-formasi yang dibuat oleh Tim KemenPAN-RB. Kegiatan pengisian sampai pengiriman Anjab dan ABK ini dilakukan oleh pihak BKD setempat.

Setelah pengajuan tersebut, pihaknya tinggal menunggu informasi lanjut terkait pelaksanaan penerimaan CPNS daerahnya dari pihak KemenPAN-RB. Sementara, untuk soal yang akan digunakan tes seleksi CPNS itu bisa dilihat di artikel ini.

Selain itu, materi untuk sumber bahan pembelajaran CPNS 2016 bisa dipelajari dan dimiliki di Paket LKIT

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: