Kolaborasi BKN dan The World Bank!


By | 17.15 Leave a Comment
BKN
asncpns.com - Dalam era Pemerintah Jokowi-JK, salah satu ambisi pemerintah adalah mewujudkan dan memperbaiki tata kelola pemerintahan yang baik. Oleh karena itu Badan Kepegawaian Negara (BKN) mempunyai kewajiban untuk memperbaiki tata kelola dan akuntabilitas sektor publik, serta pembangunan sistem internal yang akuntabel, efisien, dan efektif yang mana hal ini juga tercantum dalam Renstra BKN.

Kali ini BKN melakukan kolaborasi dengan World Bank Social Development yang ditandai dengan kunjungan dan penawaran dari World Bank Social Development melalui agenda analisis perbaikan Aparatur Sipil Negara (ASN), pada hari Rabu, (27/01) di Kantor Pusat BKN.

Mengingat peran penting BKN dalam pembangunan Sumber Daya Manusia ASN, database kepegawaian yang dikelola BKN berpotensi menjadi piranti manajemen yang ampuh dalam ketersediaan specific information of civil servant, dan menghasilkan analisis yang mendukung penyusunan kebijakan, maka kolaborasi ini fokus terhadap perbaikan pengelolaan internal Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan karakteristik pegawai negeri dalam mempengaruhi layanan dan keluaran kebijakan lainnya.

World Bank Social Development yang diwakili oleh Mr. Adrian selaku World Bank Representative menerangkan bahwa jika Pemerintah ingin mengidentifikasi potensi perubahan, baik dari sisi kebijakan maupun organisasi, serta mendukung aparatur negara meningkatkan kualitas penyediaan layanan utama, maka hal ini bisa diketahui dengan melakukan analisis empiris terkait database kepegawaian yang dikelola BKN seperti sebaran spasial Pegawai Negeri Sipil per kapita, dll.

Menanggapi hal tersebut, Bima Haria Wibisana selaku Kepala Badan Kepegawaian Negara menjelaskan bahwa saat ini pendataan PNS untuk memastikan data kepegawaian di Indonesia terupdate secara tepat melalui e-PUPNS sedang dalam tahap finalisasi oleh BKN. "Database yang dimiliki BKN sejauh ini perlu dioptimalkan, karena itu penawaran kerjasama ini nantinya diharapkan mampu memetakan data kepegawaian sesuai kebutuhan Pemerintah,” ungkapnya.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: